alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Bermain Mini Basket, Belajar Pendidikan Karakter dan Menyenangkan

Mini basket tidak hanya berbicara soal perbedaan teknik. Ini berbeda dengan senior basket. Dalam mini basket, dasarnya adalah pendidikan karakter dan sifatnya menyenangkan.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Olahraga seperti bola basket penting untuk perkembangan anak. Seperti Klub Children Basketball di Jember yang selama ini fokus melatih anak usia dini sambil bermain. Di dalamnya, ada teknik-teknik mini yang khusus untuk anak. Secara tak langsung, anak bisa belajar, namun berpikirnya tetap bermain.

Baca Juga : Gangguan Pendengaran Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Pelatih klub Children Basketball, di Kabupaten Jember, Devita Putri Christanti, mengungkapkan, dalam pelatihan usia dini harus memiliki teknik khusus. “Mini basket ada tekniknya sendiri,” kata Devi, Jumat (18/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

Nah, perbedaan teknik inilah yang menjadi salah satu semangat permainan mini basket serta yang membedakan dengan senior basket. Jadi, anak tetap bisa bermain mulai bangun tidur sampai tidur kembali, dan yang ada dalam pikirannya adalah bermain.

Maka dari itu, wajar apabila bermain merupakan salah satu prinsip dasar dalam pendidikan anak usia dini. Salah satunya prinsip permainan yang tepat untuk mengajarkan anak, yakni dari aktivitas olahraga.

Bola basket sendiri merupakan olahraga yang dimainkan secara beregu dan membutuhkan teknik khusus ketika memainkannya. Mulai dari dribbling, passing, shooting, laying up, dan berbagai teknik lainnya. Teknik-teknik tersebut memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik siapa pun yang memainkannya. Maka dari itu, tak salah jika memperkenalkan olahraga ini kepada anak sejak usia dini.

Pada dasarnya usia dini merupakan masa bermain. Kendati demikian, pihaknya memodifikasi pelatihan dengan sistem bermain. Alhasil, anak-anak merasa enjoy dan bisa menyerap materi yang disampaikan.

Dalam mini basket, Devita menekankan pentingnya proses yang terjadi ketika anak bermain. Pendidikan bola basket untuk anak usia dini merupakan wadah untuk menanamkan fundamental permainan bola basket yang benar. Namun, tetap dengan peraturan yang lebih sederhana ketimbang senior basket.

“Prinsipnya, mini basket itu bermain, tidak melelahkan, kompetitif (bukan dalam pertandingan, Red), semua bermain, peraturan sederhana, mengedepankan etika dan fair play, serta menyenangkan,” kata Devi.

Teknik dasar yang dilakukan pada umumnya sama, yang membedakan yaitu dari porsi latihan. Bahkan bola yang digunakan juga berbeda. Untuk usia dini sekitar kelas satu sampai tiga SD menggunakan ukuran bola tiga. “Tentu saja agar genggaman bola lebih efektif,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Olahraga seperti bola basket penting untuk perkembangan anak. Seperti Klub Children Basketball di Jember yang selama ini fokus melatih anak usia dini sambil bermain. Di dalamnya, ada teknik-teknik mini yang khusus untuk anak. Secara tak langsung, anak bisa belajar, namun berpikirnya tetap bermain.

Baca Juga : Gangguan Pendengaran Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Pelatih klub Children Basketball, di Kabupaten Jember, Devita Putri Christanti, mengungkapkan, dalam pelatihan usia dini harus memiliki teknik khusus. “Mini basket ada tekniknya sendiri,” kata Devi, Jumat (18/3).

Nah, perbedaan teknik inilah yang menjadi salah satu semangat permainan mini basket serta yang membedakan dengan senior basket. Jadi, anak tetap bisa bermain mulai bangun tidur sampai tidur kembali, dan yang ada dalam pikirannya adalah bermain.

Maka dari itu, wajar apabila bermain merupakan salah satu prinsip dasar dalam pendidikan anak usia dini. Salah satunya prinsip permainan yang tepat untuk mengajarkan anak, yakni dari aktivitas olahraga.

Bola basket sendiri merupakan olahraga yang dimainkan secara beregu dan membutuhkan teknik khusus ketika memainkannya. Mulai dari dribbling, passing, shooting, laying up, dan berbagai teknik lainnya. Teknik-teknik tersebut memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik siapa pun yang memainkannya. Maka dari itu, tak salah jika memperkenalkan olahraga ini kepada anak sejak usia dini.

Pada dasarnya usia dini merupakan masa bermain. Kendati demikian, pihaknya memodifikasi pelatihan dengan sistem bermain. Alhasil, anak-anak merasa enjoy dan bisa menyerap materi yang disampaikan.

Dalam mini basket, Devita menekankan pentingnya proses yang terjadi ketika anak bermain. Pendidikan bola basket untuk anak usia dini merupakan wadah untuk menanamkan fundamental permainan bola basket yang benar. Namun, tetap dengan peraturan yang lebih sederhana ketimbang senior basket.

“Prinsipnya, mini basket itu bermain, tidak melelahkan, kompetitif (bukan dalam pertandingan, Red), semua bermain, peraturan sederhana, mengedepankan etika dan fair play, serta menyenangkan,” kata Devi.

Teknik dasar yang dilakukan pada umumnya sama, yang membedakan yaitu dari porsi latihan. Bahkan bola yang digunakan juga berbeda. Untuk usia dini sekitar kelas satu sampai tiga SD menggunakan ukuran bola tiga. “Tentu saja agar genggaman bola lebih efektif,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Olahraga seperti bola basket penting untuk perkembangan anak. Seperti Klub Children Basketball di Jember yang selama ini fokus melatih anak usia dini sambil bermain. Di dalamnya, ada teknik-teknik mini yang khusus untuk anak. Secara tak langsung, anak bisa belajar, namun berpikirnya tetap bermain.

Baca Juga : Gangguan Pendengaran Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Pelatih klub Children Basketball, di Kabupaten Jember, Devita Putri Christanti, mengungkapkan, dalam pelatihan usia dini harus memiliki teknik khusus. “Mini basket ada tekniknya sendiri,” kata Devi, Jumat (18/3).

Nah, perbedaan teknik inilah yang menjadi salah satu semangat permainan mini basket serta yang membedakan dengan senior basket. Jadi, anak tetap bisa bermain mulai bangun tidur sampai tidur kembali, dan yang ada dalam pikirannya adalah bermain.

Maka dari itu, wajar apabila bermain merupakan salah satu prinsip dasar dalam pendidikan anak usia dini. Salah satunya prinsip permainan yang tepat untuk mengajarkan anak, yakni dari aktivitas olahraga.

Bola basket sendiri merupakan olahraga yang dimainkan secara beregu dan membutuhkan teknik khusus ketika memainkannya. Mulai dari dribbling, passing, shooting, laying up, dan berbagai teknik lainnya. Teknik-teknik tersebut memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik siapa pun yang memainkannya. Maka dari itu, tak salah jika memperkenalkan olahraga ini kepada anak sejak usia dini.

Pada dasarnya usia dini merupakan masa bermain. Kendati demikian, pihaknya memodifikasi pelatihan dengan sistem bermain. Alhasil, anak-anak merasa enjoy dan bisa menyerap materi yang disampaikan.

Dalam mini basket, Devita menekankan pentingnya proses yang terjadi ketika anak bermain. Pendidikan bola basket untuk anak usia dini merupakan wadah untuk menanamkan fundamental permainan bola basket yang benar. Namun, tetap dengan peraturan yang lebih sederhana ketimbang senior basket.

“Prinsipnya, mini basket itu bermain, tidak melelahkan, kompetitif (bukan dalam pertandingan, Red), semua bermain, peraturan sederhana, mengedepankan etika dan fair play, serta menyenangkan,” kata Devi.

Teknik dasar yang dilakukan pada umumnya sama, yang membedakan yaitu dari porsi latihan. Bahkan bola yang digunakan juga berbeda. Untuk usia dini sekitar kelas satu sampai tiga SD menggunakan ukuran bola tiga. “Tentu saja agar genggaman bola lebih efektif,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/