alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Soal Perawatan Venue Pasca Porprov, Ini Kata Bupati Hendy

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Renovasi venue untuk Porprov Jatim VII telah menggelontorkan dana miliaran rupiah. Begitu pun dengan anggaran yang dibutuhkan untuk perawatannya. Akan sangat disayangkan apabila tidak ada keberlanjutan penggunaan semua venue semaksimal mungkin.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan bahwa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemkab untuk perbaikan sangatlah tinggi. Seperti venue Stadion Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, GOR PKPSP, GOR Argopuro, hingga kolam renang Kebonagung. Akan sangat rentan mengalami kerusakan, baik dipakai maupun tidak dipakai.

BACA JUGA: Nasib Venue di Jember Pasca Porprov, Bangunannya Megah Perawatannya Lemah

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebagai fasilitas olahraga yang telah diberikan, sudah sepatutnya dipergunakan sesuai fungsinya. Menurutnya, biaya yang tidak sedikit juga dibutuhkan untuk keperluan perawatan venue. “Akan bermasalah jika tidak ada kegiatan apa pun yang dilangsungkan di sana, karena biayanya besar,” terang Bupati Hendy di Pendapa Wahyawibawagraha, beberapa waktu lalu.

Dia menginstruksikan kepada KONI juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember agar tetap menghidupkan venue yang ada. Kegiatan-kegiatan bisa dipusatkan di sana. Misalnya saja membuat kompetisi atau mengagendakan latihan rutin. “Kompetisi sepak bola atau atletik bisa digelar di Stadion JSG,” tambahnya.

Seluruh kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional, kata dia, bisa diselenggarakan di Jember. Peran KONI dan Dispora sebagai pihak yang mengoordinasi adanya aktivitas di setiap venue. Siapa saja yang berpotensi untuk bisa diundang dari luar, tambah dia, bisa dilakukan. Komunitas yang ada di Jember juga bisa ditarik untuk melakukan aktivitasnya di sana.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Renovasi venue untuk Porprov Jatim VII telah menggelontorkan dana miliaran rupiah. Begitu pun dengan anggaran yang dibutuhkan untuk perawatannya. Akan sangat disayangkan apabila tidak ada keberlanjutan penggunaan semua venue semaksimal mungkin.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan bahwa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemkab untuk perbaikan sangatlah tinggi. Seperti venue Stadion Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, GOR PKPSP, GOR Argopuro, hingga kolam renang Kebonagung. Akan sangat rentan mengalami kerusakan, baik dipakai maupun tidak dipakai.

BACA JUGA: Nasib Venue di Jember Pasca Porprov, Bangunannya Megah Perawatannya Lemah

Sebagai fasilitas olahraga yang telah diberikan, sudah sepatutnya dipergunakan sesuai fungsinya. Menurutnya, biaya yang tidak sedikit juga dibutuhkan untuk keperluan perawatan venue. “Akan bermasalah jika tidak ada kegiatan apa pun yang dilangsungkan di sana, karena biayanya besar,” terang Bupati Hendy di Pendapa Wahyawibawagraha, beberapa waktu lalu.

Dia menginstruksikan kepada KONI juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember agar tetap menghidupkan venue yang ada. Kegiatan-kegiatan bisa dipusatkan di sana. Misalnya saja membuat kompetisi atau mengagendakan latihan rutin. “Kompetisi sepak bola atau atletik bisa digelar di Stadion JSG,” tambahnya.

Seluruh kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional, kata dia, bisa diselenggarakan di Jember. Peran KONI dan Dispora sebagai pihak yang mengoordinasi adanya aktivitas di setiap venue. Siapa saja yang berpotensi untuk bisa diundang dari luar, tambah dia, bisa dilakukan. Komunitas yang ada di Jember juga bisa ditarik untuk melakukan aktivitasnya di sana.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Renovasi venue untuk Porprov Jatim VII telah menggelontorkan dana miliaran rupiah. Begitu pun dengan anggaran yang dibutuhkan untuk perawatannya. Akan sangat disayangkan apabila tidak ada keberlanjutan penggunaan semua venue semaksimal mungkin.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan bahwa biaya yang telah dikeluarkan oleh pemkab untuk perbaikan sangatlah tinggi. Seperti venue Stadion Jember Sport Garden (JSG), Stadion Notohadinegoro, GOR PKPSP, GOR Argopuro, hingga kolam renang Kebonagung. Akan sangat rentan mengalami kerusakan, baik dipakai maupun tidak dipakai.

BACA JUGA: Nasib Venue di Jember Pasca Porprov, Bangunannya Megah Perawatannya Lemah

Sebagai fasilitas olahraga yang telah diberikan, sudah sepatutnya dipergunakan sesuai fungsinya. Menurutnya, biaya yang tidak sedikit juga dibutuhkan untuk keperluan perawatan venue. “Akan bermasalah jika tidak ada kegiatan apa pun yang dilangsungkan di sana, karena biayanya besar,” terang Bupati Hendy di Pendapa Wahyawibawagraha, beberapa waktu lalu.

Dia menginstruksikan kepada KONI juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember agar tetap menghidupkan venue yang ada. Kegiatan-kegiatan bisa dipusatkan di sana. Misalnya saja membuat kompetisi atau mengagendakan latihan rutin. “Kompetisi sepak bola atau atletik bisa digelar di Stadion JSG,” tambahnya.

Seluruh kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional, kata dia, bisa diselenggarakan di Jember. Peran KONI dan Dispora sebagai pihak yang mengoordinasi adanya aktivitas di setiap venue. Siapa saja yang berpotensi untuk bisa diundang dari luar, tambah dia, bisa dilakukan. Komunitas yang ada di Jember juga bisa ditarik untuk melakukan aktivitasnya di sana.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/