alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Terapkan Pengawasan Berkala

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lambatnya pekerjaan perbaikan sejumlah venue, terutama venue lintasan atletik di JSG, diketahui lantaran bahan sintesis yang berstandar nasional harus diimpor dari luar negeri. Kondisi tersebut lagi-lagi disayangkan. Seharusnya kontraktor sudah menyiapkan sejak awal ketika kontrak sudah diteken. Bukan justru masih tahap proses pemesanan ketika pekerjaan sudah berjalan. “Ketika rekanan menang lelang, seharusnya mereka sudah siap dengan konsekuensinya. Itu adalah kewajiban kontraktor meskipun bahan lintasan itu harus impor dari luar negeri,” tambah Tabroni.

BACA JUGA : Lebih Ramai Libur Waisak Ketimbang Lebaran

Terlebih, dalam kontrak kerja sama yang ditandatangani kontraktor dengan pemerintah daerah, tertuang beragam kesepakatan. Termasuk dengan nominal atau nilai kontraknya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya Jember Rahman Anda mengakui bahwa lintasan atletik menjadi hal yang perlu mendapat atensinya, di antara venue Porprov lain yang juga perlu diperhatikan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, selain bahan sintetis yang harus didatangkan dari luar negeri, dalam pekerjaannya juga membutuhkan tenaga khusus atau teknisi khusus. Tak heran ketika dewan melawat ke JSG, banyak teknisi dan tenaga kasar yang diborong kontraktor, yang hampir semuanya bukan berasal dari warga Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lambatnya pekerjaan perbaikan sejumlah venue, terutama venue lintasan atletik di JSG, diketahui lantaran bahan sintesis yang berstandar nasional harus diimpor dari luar negeri. Kondisi tersebut lagi-lagi disayangkan. Seharusnya kontraktor sudah menyiapkan sejak awal ketika kontrak sudah diteken. Bukan justru masih tahap proses pemesanan ketika pekerjaan sudah berjalan. “Ketika rekanan menang lelang, seharusnya mereka sudah siap dengan konsekuensinya. Itu adalah kewajiban kontraktor meskipun bahan lintasan itu harus impor dari luar negeri,” tambah Tabroni.

BACA JUGA : Lebih Ramai Libur Waisak Ketimbang Lebaran

Terlebih, dalam kontrak kerja sama yang ditandatangani kontraktor dengan pemerintah daerah, tertuang beragam kesepakatan. Termasuk dengan nominal atau nilai kontraknya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya Jember Rahman Anda mengakui bahwa lintasan atletik menjadi hal yang perlu mendapat atensinya, di antara venue Porprov lain yang juga perlu diperhatikan.

Menurut dia, selain bahan sintetis yang harus didatangkan dari luar negeri, dalam pekerjaannya juga membutuhkan tenaga khusus atau teknisi khusus. Tak heran ketika dewan melawat ke JSG, banyak teknisi dan tenaga kasar yang diborong kontraktor, yang hampir semuanya bukan berasal dari warga Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lambatnya pekerjaan perbaikan sejumlah venue, terutama venue lintasan atletik di JSG, diketahui lantaran bahan sintesis yang berstandar nasional harus diimpor dari luar negeri. Kondisi tersebut lagi-lagi disayangkan. Seharusnya kontraktor sudah menyiapkan sejak awal ketika kontrak sudah diteken. Bukan justru masih tahap proses pemesanan ketika pekerjaan sudah berjalan. “Ketika rekanan menang lelang, seharusnya mereka sudah siap dengan konsekuensinya. Itu adalah kewajiban kontraktor meskipun bahan lintasan itu harus impor dari luar negeri,” tambah Tabroni.

BACA JUGA : Lebih Ramai Libur Waisak Ketimbang Lebaran

Terlebih, dalam kontrak kerja sama yang ditandatangani kontraktor dengan pemerintah daerah, tertuang beragam kesepakatan. Termasuk dengan nominal atau nilai kontraknya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya Jember Rahman Anda mengakui bahwa lintasan atletik menjadi hal yang perlu mendapat atensinya, di antara venue Porprov lain yang juga perlu diperhatikan.

Menurut dia, selain bahan sintetis yang harus didatangkan dari luar negeri, dalam pekerjaannya juga membutuhkan tenaga khusus atau teknisi khusus. Tak heran ketika dewan melawat ke JSG, banyak teknisi dan tenaga kasar yang diborong kontraktor, yang hampir semuanya bukan berasal dari warga Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/