alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Bangkitkan Tidur Panjang MU

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Klub Sepak bola MU telah dikenal luas sebagai kesebelasan asal Inggris, yaitu Manchester United. Namun, di Jember MU bukan asal Manchester. Melainkan Mlokorejo United. Disingkat MU juga. Klub yang berdiri pada 1988 itu mulai dibangkitkan kembali setelah meredup cukup lama.

Baca Juga : Tim Sepak Bola Porprov Masih Saja Otak- Atik Pemain 

Mlokorejo United adalah sebuah klub lokal yang berasal dari Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger. Berdiri sejak 1998, tim asal pelosok desa ini jadi wadah mengasah kemampuan anak muda mengolah si kulit bundar. “MU (Mlokorejo United, Red) itu berdiri pada 1988 dan didirikan oleh almarhum Subali,” ucap Aan Kalila.

Mobile_AP_Rectangle 2

Aan, yang kini tetap bergelut di dunia sepak bola dengan menjadi pelatih, mengaku, MU sempat mengalami vakum karena para pemain muda sibuk bekerja di luar kota. Saat ini MU mulai membangun namanya lagi dan tampak menunjukkan eksistensinya kembali. Formasinya didominasi pemain senior.  “Indonesia merupakan salah satu negara yang fanatik sepak bola. Terbukti, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga bola begitu luar biasa,” jelasnya.

Agar MU kembali bangun dari tidur panjangnya, maka eks pemain MU yang sudah senior melakukan berbagai cara untuk mengajak pesepak bola usia dini dan remaja kembali berlatih sepak bola bersama MU. Salah satunya diawali dengan laga untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Klub Sepak bola MU telah dikenal luas sebagai kesebelasan asal Inggris, yaitu Manchester United. Namun, di Jember MU bukan asal Manchester. Melainkan Mlokorejo United. Disingkat MU juga. Klub yang berdiri pada 1988 itu mulai dibangkitkan kembali setelah meredup cukup lama.

Baca Juga : Tim Sepak Bola Porprov Masih Saja Otak- Atik Pemain 

Mlokorejo United adalah sebuah klub lokal yang berasal dari Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger. Berdiri sejak 1998, tim asal pelosok desa ini jadi wadah mengasah kemampuan anak muda mengolah si kulit bundar. “MU (Mlokorejo United, Red) itu berdiri pada 1988 dan didirikan oleh almarhum Subali,” ucap Aan Kalila.

Aan, yang kini tetap bergelut di dunia sepak bola dengan menjadi pelatih, mengaku, MU sempat mengalami vakum karena para pemain muda sibuk bekerja di luar kota. Saat ini MU mulai membangun namanya lagi dan tampak menunjukkan eksistensinya kembali. Formasinya didominasi pemain senior.  “Indonesia merupakan salah satu negara yang fanatik sepak bola. Terbukti, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga bola begitu luar biasa,” jelasnya.

Agar MU kembali bangun dari tidur panjangnya, maka eks pemain MU yang sudah senior melakukan berbagai cara untuk mengajak pesepak bola usia dini dan remaja kembali berlatih sepak bola bersama MU. Salah satunya diawali dengan laga untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Klub Sepak bola MU telah dikenal luas sebagai kesebelasan asal Inggris, yaitu Manchester United. Namun, di Jember MU bukan asal Manchester. Melainkan Mlokorejo United. Disingkat MU juga. Klub yang berdiri pada 1988 itu mulai dibangkitkan kembali setelah meredup cukup lama.

Baca Juga : Tim Sepak Bola Porprov Masih Saja Otak- Atik Pemain 

Mlokorejo United adalah sebuah klub lokal yang berasal dari Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger. Berdiri sejak 1998, tim asal pelosok desa ini jadi wadah mengasah kemampuan anak muda mengolah si kulit bundar. “MU (Mlokorejo United, Red) itu berdiri pada 1988 dan didirikan oleh almarhum Subali,” ucap Aan Kalila.

Aan, yang kini tetap bergelut di dunia sepak bola dengan menjadi pelatih, mengaku, MU sempat mengalami vakum karena para pemain muda sibuk bekerja di luar kota. Saat ini MU mulai membangun namanya lagi dan tampak menunjukkan eksistensinya kembali. Formasinya didominasi pemain senior.  “Indonesia merupakan salah satu negara yang fanatik sepak bola. Terbukti, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga bola begitu luar biasa,” jelasnya.

Agar MU kembali bangun dari tidur panjangnya, maka eks pemain MU yang sudah senior melakukan berbagai cara untuk mengajak pesepak bola usia dini dan remaja kembali berlatih sepak bola bersama MU. Salah satunya diawali dengan laga untuk menghibur masyarakat di tengah pandemi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/