alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Laga Perdana Sepak Bola Besok, Arena Pertandingan Belum Siap

JSG Gagal, Notohadinegoro Ketar-ketir

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Belum siapnya lapangan Jember Sport Garden (JSG) untuk menghelat sepak bola Porprov saat laga perdana nanti, membuat Stadion Notohadinegoro dipilih sebagai opsi lokasi. Namun, stadion lama di Patrang itu pun belum tuntas seratus persen hingga kemarin.

BACA JUGA : Sayangkan Lemahnya Perencanaan, Lapangan Notohadinegoro Jadi Alternatif

Sepak bola yang sejatinya menjadi salah satu cabor unggulan Jember, disayangkan sejumlah pihak lantaran persiapan venue belum beres. JSG tidak siap, pun demikian Notohadinegoro masih ada pekerjaan. Ada banyak hal yang menjadi penyebab mengapa pada detik-detik menjelang laga perdana sepak bola banyak pekerjaan yang belum selesai.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu penyebabnya jamak diketahui lantaran belum selesainya pekerjaan lintasan atletik di JSG. Rekanan yang mendapat proyek itu mengaku terdapat sejumlah kendala lain dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Kendala pekerjaan sebenarnya tidak ada, karena hampir tiap hari dikerjakan. Hanya saja, ada barang yang harus didatangkan dari luar negeri. Ini yang mengulur waktu,” kata Syaiful Rizal, Direktur CV Guna Bhakti, kontraktor penggarap lintasan atletik di JSG.

Lebih jauh, kendala itu tidak hanya sebatas pada pengadaan barang, namun juga terkait rentang waktu pekerjaan. Sebagaimana dalam kontrak, CV asal Pasuruan itu memulai pekerjaan dengan durasi kontrak sejak 12 April 2022 sampai 25 Juni 2022 dengan pagu anggaran Rp 3,8 miliar. “Dengan perhitungan rentang waktu itu, sebenarnya kurang. Biasanya pekerjaan yang nilai tersebut (Rp 3,8 miliar, Red), berjalan sampai empat bulan. Sementara kami hanya 2 bulan 15 hari,” aku Rizal.

Hingga petang kemarin, progres pekerjaan itu diakuinya tinggal pemasangan tahap akhir gravel merah dan marking yang sudah mencapai separuh lapangan lebih. Dia di awal juga mengetahui bahwa ketika JSG tidak selesai, Stadion Notohadinegoro bakal menjadi “juru selamatnya”. “Progres lintasan atletik sudah 75 persen. Kami upayakan tepat waktu atau sesuai kontrak,” harapnya.

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Belum siapnya lapangan Jember Sport Garden (JSG) untuk menghelat sepak bola Porprov saat laga perdana nanti, membuat Stadion Notohadinegoro dipilih sebagai opsi lokasi. Namun, stadion lama di Patrang itu pun belum tuntas seratus persen hingga kemarin.

BACA JUGA : Sayangkan Lemahnya Perencanaan, Lapangan Notohadinegoro Jadi Alternatif

Sepak bola yang sejatinya menjadi salah satu cabor unggulan Jember, disayangkan sejumlah pihak lantaran persiapan venue belum beres. JSG tidak siap, pun demikian Notohadinegoro masih ada pekerjaan. Ada banyak hal yang menjadi penyebab mengapa pada detik-detik menjelang laga perdana sepak bola banyak pekerjaan yang belum selesai.

Salah satu penyebabnya jamak diketahui lantaran belum selesainya pekerjaan lintasan atletik di JSG. Rekanan yang mendapat proyek itu mengaku terdapat sejumlah kendala lain dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Kendala pekerjaan sebenarnya tidak ada, karena hampir tiap hari dikerjakan. Hanya saja, ada barang yang harus didatangkan dari luar negeri. Ini yang mengulur waktu,” kata Syaiful Rizal, Direktur CV Guna Bhakti, kontraktor penggarap lintasan atletik di JSG.

Lebih jauh, kendala itu tidak hanya sebatas pada pengadaan barang, namun juga terkait rentang waktu pekerjaan. Sebagaimana dalam kontrak, CV asal Pasuruan itu memulai pekerjaan dengan durasi kontrak sejak 12 April 2022 sampai 25 Juni 2022 dengan pagu anggaran Rp 3,8 miliar. “Dengan perhitungan rentang waktu itu, sebenarnya kurang. Biasanya pekerjaan yang nilai tersebut (Rp 3,8 miliar, Red), berjalan sampai empat bulan. Sementara kami hanya 2 bulan 15 hari,” aku Rizal.

Hingga petang kemarin, progres pekerjaan itu diakuinya tinggal pemasangan tahap akhir gravel merah dan marking yang sudah mencapai separuh lapangan lebih. Dia di awal juga mengetahui bahwa ketika JSG tidak selesai, Stadion Notohadinegoro bakal menjadi “juru selamatnya”. “Progres lintasan atletik sudah 75 persen. Kami upayakan tepat waktu atau sesuai kontrak,” harapnya.

PATRANG, Radar Jember – Belum siapnya lapangan Jember Sport Garden (JSG) untuk menghelat sepak bola Porprov saat laga perdana nanti, membuat Stadion Notohadinegoro dipilih sebagai opsi lokasi. Namun, stadion lama di Patrang itu pun belum tuntas seratus persen hingga kemarin.

BACA JUGA : Sayangkan Lemahnya Perencanaan, Lapangan Notohadinegoro Jadi Alternatif

Sepak bola yang sejatinya menjadi salah satu cabor unggulan Jember, disayangkan sejumlah pihak lantaran persiapan venue belum beres. JSG tidak siap, pun demikian Notohadinegoro masih ada pekerjaan. Ada banyak hal yang menjadi penyebab mengapa pada detik-detik menjelang laga perdana sepak bola banyak pekerjaan yang belum selesai.

Salah satu penyebabnya jamak diketahui lantaran belum selesainya pekerjaan lintasan atletik di JSG. Rekanan yang mendapat proyek itu mengaku terdapat sejumlah kendala lain dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Kendala pekerjaan sebenarnya tidak ada, karena hampir tiap hari dikerjakan. Hanya saja, ada barang yang harus didatangkan dari luar negeri. Ini yang mengulur waktu,” kata Syaiful Rizal, Direktur CV Guna Bhakti, kontraktor penggarap lintasan atletik di JSG.

Lebih jauh, kendala itu tidak hanya sebatas pada pengadaan barang, namun juga terkait rentang waktu pekerjaan. Sebagaimana dalam kontrak, CV asal Pasuruan itu memulai pekerjaan dengan durasi kontrak sejak 12 April 2022 sampai 25 Juni 2022 dengan pagu anggaran Rp 3,8 miliar. “Dengan perhitungan rentang waktu itu, sebenarnya kurang. Biasanya pekerjaan yang nilai tersebut (Rp 3,8 miliar, Red), berjalan sampai empat bulan. Sementara kami hanya 2 bulan 15 hari,” aku Rizal.

Hingga petang kemarin, progres pekerjaan itu diakuinya tinggal pemasangan tahap akhir gravel merah dan marking yang sudah mencapai separuh lapangan lebih. Dia di awal juga mengetahui bahwa ketika JSG tidak selesai, Stadion Notohadinegoro bakal menjadi “juru selamatnya”. “Progres lintasan atletik sudah 75 persen. Kami upayakan tepat waktu atau sesuai kontrak,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/