alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Tim Indonesia Kalah dari India di Final Piala Thomas

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID –  Impian Tim Thomas Indonesia harus pupus setelah kalah dari  India di partai final Piala Thomas usai kalah 0-3 pada 15 Mei kemarin. Meski demikian, pelatih tunggal putra Irwansyah menuturkan bahwa ia tetap mensyukuri hasil ini meski dua anak didiknya, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, gagal menyumbang poin di laga puncak.

BACA JUGA : Sendang Tirto Gumitir, Warisan Kerajaan Majapahit

Ginting harus mengakui kehebatan Lakhsya Sen di pertandingan pertama, sementara Jojo gagal memperpanjang napas Indonesia usai dipecundangi Kidambi Srikanth di laga ketiga. “Dari babak awal sampai final sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki. Kita memang belum rejeki untuk bisa menang lagi di sini,” kata Irwansyah, Selasa (16/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Irwansyah menuturkan bahwa ia akan mendorong pemain-pemain pelapis Ginting dan Jojo seperti Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio. Syabda dan Tegar, kata Irwansyah, akan dikirim lebih banyak lagi ke kejuaraan internasional. Ini supaya pengalaman dan mental keduanya semakin tertempa baik. “Para pemain pelapis ke depan akan diberi kesempatan lebih banyak tampil ke kejuaraan internasional. Ini menjadi bagian dari proses regenerasi,” tambah Irwansyah.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID –  Impian Tim Thomas Indonesia harus pupus setelah kalah dari  India di partai final Piala Thomas usai kalah 0-3 pada 15 Mei kemarin. Meski demikian, pelatih tunggal putra Irwansyah menuturkan bahwa ia tetap mensyukuri hasil ini meski dua anak didiknya, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, gagal menyumbang poin di laga puncak.

BACA JUGA : Sendang Tirto Gumitir, Warisan Kerajaan Majapahit

Ginting harus mengakui kehebatan Lakhsya Sen di pertandingan pertama, sementara Jojo gagal memperpanjang napas Indonesia usai dipecundangi Kidambi Srikanth di laga ketiga. “Dari babak awal sampai final sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki. Kita memang belum rejeki untuk bisa menang lagi di sini,” kata Irwansyah, Selasa (16/5).

Irwansyah menuturkan bahwa ia akan mendorong pemain-pemain pelapis Ginting dan Jojo seperti Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio. Syabda dan Tegar, kata Irwansyah, akan dikirim lebih banyak lagi ke kejuaraan internasional. Ini supaya pengalaman dan mental keduanya semakin tertempa baik. “Para pemain pelapis ke depan akan diberi kesempatan lebih banyak tampil ke kejuaraan internasional. Ini menjadi bagian dari proses regenerasi,” tambah Irwansyah.

RADARJEMBER.ID –  Impian Tim Thomas Indonesia harus pupus setelah kalah dari  India di partai final Piala Thomas usai kalah 0-3 pada 15 Mei kemarin. Meski demikian, pelatih tunggal putra Irwansyah menuturkan bahwa ia tetap mensyukuri hasil ini meski dua anak didiknya, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, gagal menyumbang poin di laga puncak.

BACA JUGA : Sendang Tirto Gumitir, Warisan Kerajaan Majapahit

Ginting harus mengakui kehebatan Lakhsya Sen di pertandingan pertama, sementara Jojo gagal memperpanjang napas Indonesia usai dipecundangi Kidambi Srikanth di laga ketiga. “Dari babak awal sampai final sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik yang dimiliki. Kita memang belum rejeki untuk bisa menang lagi di sini,” kata Irwansyah, Selasa (16/5).

Irwansyah menuturkan bahwa ia akan mendorong pemain-pemain pelapis Ginting dan Jojo seperti Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio. Syabda dan Tegar, kata Irwansyah, akan dikirim lebih banyak lagi ke kejuaraan internasional. Ini supaya pengalaman dan mental keduanya semakin tertempa baik. “Para pemain pelapis ke depan akan diberi kesempatan lebih banyak tampil ke kejuaraan internasional. Ini menjadi bagian dari proses regenerasi,” tambah Irwansyah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/