alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Pamit Gantung Raket, Hendra Setiawan : My Last Thomas Cup  

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID –  Sembilan kali berpartisipasi di ajang Thomas Cup, Hendra Setiawan menjadi pemain yang paling sering tampil. Prestasi terbesar Hendra bersama tim Thomas Cup Indonesia terjadi pada edisi Thomas Cup 2020 dengan status juara.

BACA JUGA : Tidak Ada Monopoli Pasar

Tim Thomas Indonesia yang kalah 0-3 dari India di babak final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, tak membuat larut dalam kekecewaan. “Semua pemain telah berjuang dan memberikan penampilan terbaik. Kekalahan ini jangan membuat kita kehilangan semangat. Kita harus berjuang terus,” bebernya kepada tim Humas PBSI.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pebulutangkis binaan PB Jaya Raya itu akhirnya mengucapkan perpisahan dengan ajang beregu itu. Ucapan itu dia sampaikan melalui media sosial pribadinya. “My last Thomas Cup…Terimakasih teman2 untuk perjuangan yg luar biasa, tetap semangat & semoga bisa merebut kembali di tahun 2024. Terimakasih juga untuk semua masyarakat Indonesia untuk doa dan support nya,” tulis pemain dengan status kapten tim tersebut.

Namun, unggahan tersebut dinilai beragam oleh sesama pemain maupun netizen pecinta bulutangkis Indonesia . Mereka menilai Hendra bakal kembali tampil di Thomas Cup 2024. Sebab, bukan kali ini saja juara Olimpiade 2008 bersama mendiang Markis Kido itu mengingkapkan perpisahan. Sebelumnya di Thomas Cup 2018, Hendra juga pernah mengutarakan untuk bermain di ajang Thomas terakhirnya. “Tidak dong. Sekali lagi juara with bestie, semangat,” balas Fajar Alfian.

Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, kemungkinan besar ini memang menjadi Thomas Cup terakhirnya. Apalagi, regenerasi pemain ganda putra Indonesia terbilang berjalan lancar. Selain pemain ganda yang dibawa di Thomas Cup 2022, masih ada pemain lain seperti Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang kedua pasangan tampil di SEA Games. 

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID –  Sembilan kali berpartisipasi di ajang Thomas Cup, Hendra Setiawan menjadi pemain yang paling sering tampil. Prestasi terbesar Hendra bersama tim Thomas Cup Indonesia terjadi pada edisi Thomas Cup 2020 dengan status juara.

BACA JUGA : Tidak Ada Monopoli Pasar

Tim Thomas Indonesia yang kalah 0-3 dari India di babak final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, tak membuat larut dalam kekecewaan. “Semua pemain telah berjuang dan memberikan penampilan terbaik. Kekalahan ini jangan membuat kita kehilangan semangat. Kita harus berjuang terus,” bebernya kepada tim Humas PBSI.

Pebulutangkis binaan PB Jaya Raya itu akhirnya mengucapkan perpisahan dengan ajang beregu itu. Ucapan itu dia sampaikan melalui media sosial pribadinya. “My last Thomas Cup…Terimakasih teman2 untuk perjuangan yg luar biasa, tetap semangat & semoga bisa merebut kembali di tahun 2024. Terimakasih juga untuk semua masyarakat Indonesia untuk doa dan support nya,” tulis pemain dengan status kapten tim tersebut.

Namun, unggahan tersebut dinilai beragam oleh sesama pemain maupun netizen pecinta bulutangkis Indonesia . Mereka menilai Hendra bakal kembali tampil di Thomas Cup 2024. Sebab, bukan kali ini saja juara Olimpiade 2008 bersama mendiang Markis Kido itu mengingkapkan perpisahan. Sebelumnya di Thomas Cup 2018, Hendra juga pernah mengutarakan untuk bermain di ajang Thomas terakhirnya. “Tidak dong. Sekali lagi juara with bestie, semangat,” balas Fajar Alfian.

Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, kemungkinan besar ini memang menjadi Thomas Cup terakhirnya. Apalagi, regenerasi pemain ganda putra Indonesia terbilang berjalan lancar. Selain pemain ganda yang dibawa di Thomas Cup 2022, masih ada pemain lain seperti Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang kedua pasangan tampil di SEA Games. 

RADARJEMBER.ID –  Sembilan kali berpartisipasi di ajang Thomas Cup, Hendra Setiawan menjadi pemain yang paling sering tampil. Prestasi terbesar Hendra bersama tim Thomas Cup Indonesia terjadi pada edisi Thomas Cup 2020 dengan status juara.

BACA JUGA : Tidak Ada Monopoli Pasar

Tim Thomas Indonesia yang kalah 0-3 dari India di babak final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, tak membuat larut dalam kekecewaan. “Semua pemain telah berjuang dan memberikan penampilan terbaik. Kekalahan ini jangan membuat kita kehilangan semangat. Kita harus berjuang terus,” bebernya kepada tim Humas PBSI.

Pebulutangkis binaan PB Jaya Raya itu akhirnya mengucapkan perpisahan dengan ajang beregu itu. Ucapan itu dia sampaikan melalui media sosial pribadinya. “My last Thomas Cup…Terimakasih teman2 untuk perjuangan yg luar biasa, tetap semangat & semoga bisa merebut kembali di tahun 2024. Terimakasih juga untuk semua masyarakat Indonesia untuk doa dan support nya,” tulis pemain dengan status kapten tim tersebut.

Namun, unggahan tersebut dinilai beragam oleh sesama pemain maupun netizen pecinta bulutangkis Indonesia . Mereka menilai Hendra bakal kembali tampil di Thomas Cup 2024. Sebab, bukan kali ini saja juara Olimpiade 2008 bersama mendiang Markis Kido itu mengingkapkan perpisahan. Sebelumnya di Thomas Cup 2018, Hendra juga pernah mengutarakan untuk bermain di ajang Thomas terakhirnya. “Tidak dong. Sekali lagi juara with bestie, semangat,” balas Fajar Alfian.

Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, kemungkinan besar ini memang menjadi Thomas Cup terakhirnya. Apalagi, regenerasi pemain ganda putra Indonesia terbilang berjalan lancar. Selain pemain ganda yang dibawa di Thomas Cup 2022, masih ada pemain lain seperti Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang kedua pasangan tampil di SEA Games. 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/