alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Butuh Generasi Baru di Masa Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah hampir satu tahun vakum akibat pandemi, pertandingan sepak bola domestik kini kembali dilakukan oleh beberapa lembaga. Hal ini dilakukan agar para pemain sepak bola Indonesia, khususnya di Jember, tak kehilangan semangat.

Upaya ini juga berlaku bagi klub-klub sepak bola mahasiswa. Memasuki 2021 ini, jadwal pertandingan sepak bola mahasiswa mulai aktif kembali. Seperti tim kesebelasan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.

Namun, di tengah kabar gembira itu, para mahasiswa pemain sepak bola ini justru dilema. Sebab sebagian dari mereka sulit dikondisikan akibat peraturan WFH dan kuliah daring yang dilakukan di rumah masing-masing.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hilmi Hidayatullah, salah satu anggota tim IAIN Jember FC mengatakan, adanya peraturan kuliah daring membuat para anggota tidak bisa melakukan latihan secara bersama-sama seperti biasanya. Ditambah lagi, para pemain juga didominasi oleh mahasiswa dari kalangan semester atas. Sehingga, banyak dari mereka mulai terpecah konsetrasinya antara memilih latihan atau menyelesaikan tugas akhir masing-masing. “Sementara sekarang sudah mulai banyak jadwal pertandingan,” ungkapnya.

Dia mengakui, dirinya sendiripun sempat kebingungan membagi waktu untuk latihan. Namun undangan untuk mengikuti pertandingan masih menjadi peluang yang tak boleh ditinggalkan. “Sudah lama nggak main, eman kalau nggak diambil. Ini juga demi memunculkan nama klub lagi,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah hampir satu tahun vakum akibat pandemi, pertandingan sepak bola domestik kini kembali dilakukan oleh beberapa lembaga. Hal ini dilakukan agar para pemain sepak bola Indonesia, khususnya di Jember, tak kehilangan semangat.

Upaya ini juga berlaku bagi klub-klub sepak bola mahasiswa. Memasuki 2021 ini, jadwal pertandingan sepak bola mahasiswa mulai aktif kembali. Seperti tim kesebelasan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.

Namun, di tengah kabar gembira itu, para mahasiswa pemain sepak bola ini justru dilema. Sebab sebagian dari mereka sulit dikondisikan akibat peraturan WFH dan kuliah daring yang dilakukan di rumah masing-masing.

Hilmi Hidayatullah, salah satu anggota tim IAIN Jember FC mengatakan, adanya peraturan kuliah daring membuat para anggota tidak bisa melakukan latihan secara bersama-sama seperti biasanya. Ditambah lagi, para pemain juga didominasi oleh mahasiswa dari kalangan semester atas. Sehingga, banyak dari mereka mulai terpecah konsetrasinya antara memilih latihan atau menyelesaikan tugas akhir masing-masing. “Sementara sekarang sudah mulai banyak jadwal pertandingan,” ungkapnya.

Dia mengakui, dirinya sendiripun sempat kebingungan membagi waktu untuk latihan. Namun undangan untuk mengikuti pertandingan masih menjadi peluang yang tak boleh ditinggalkan. “Sudah lama nggak main, eman kalau nggak diambil. Ini juga demi memunculkan nama klub lagi,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah hampir satu tahun vakum akibat pandemi, pertandingan sepak bola domestik kini kembali dilakukan oleh beberapa lembaga. Hal ini dilakukan agar para pemain sepak bola Indonesia, khususnya di Jember, tak kehilangan semangat.

Upaya ini juga berlaku bagi klub-klub sepak bola mahasiswa. Memasuki 2021 ini, jadwal pertandingan sepak bola mahasiswa mulai aktif kembali. Seperti tim kesebelasan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.

Namun, di tengah kabar gembira itu, para mahasiswa pemain sepak bola ini justru dilema. Sebab sebagian dari mereka sulit dikondisikan akibat peraturan WFH dan kuliah daring yang dilakukan di rumah masing-masing.

Hilmi Hidayatullah, salah satu anggota tim IAIN Jember FC mengatakan, adanya peraturan kuliah daring membuat para anggota tidak bisa melakukan latihan secara bersama-sama seperti biasanya. Ditambah lagi, para pemain juga didominasi oleh mahasiswa dari kalangan semester atas. Sehingga, banyak dari mereka mulai terpecah konsetrasinya antara memilih latihan atau menyelesaikan tugas akhir masing-masing. “Sementara sekarang sudah mulai banyak jadwal pertandingan,” ungkapnya.

Dia mengakui, dirinya sendiripun sempat kebingungan membagi waktu untuk latihan. Namun undangan untuk mengikuti pertandingan masih menjadi peluang yang tak boleh ditinggalkan. “Sudah lama nggak main, eman kalau nggak diambil. Ini juga demi memunculkan nama klub lagi,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/