alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Liga 3 Resmi Tak Diputar

Persid Agendakan Laga Pelipur Lara

Mobile_AP_Rectangle 1

“Sekarang sudah Oktober, praktis hanya ada bulan November-Desember untuk menggelar pertandingan dan ini tidak mungkin selesai bila Liga 3 Jatim digelar. Selain itu, banyak klub Liga 3 di Jatim yang mengandalkan dana dari APBD. Pada masa pandemi, di mana APBD banyak yang dialihkan untuk Covid-19, tentunya akan menyulitkan bagi klub. Ini dari alasan teknik penyelenggaraan, yang mana membuat kompetisi Liga 3 Jatim akan sulit digelar,” beber Amir.

Sementara itu, Manajer Persid Jember Adi Setiawan mengungkapkan, Persid Jember sebenarnya sudah siap menggelar seleksi pemain dan merekrut jajaran pelatih. Namun, keputusan mutlak gelaran Liga 3 memang berada di tangan Asprov. “Kami tetap taat pada aturan liga jika kompetisi tidak digelar. Tetapi untuk tetap menjaga stamina, kami mengagendakan pertandingan internal. Tetap ada obat kekecewaan para pemain dan suporter,” ujar Adi.

Meski Liga 3 batal digelar tahun ini, dirinya mengaku tak merasa dirugikan dengan ketiadaan kompetisi ini. “Ya karena memang situasinya sekarang ini kan force majeure pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adi menambahkan, sebelum keputusan tersebut diambil, Persid belum mengeluarkan uang untuk DP pemain atau pelatih. “Masih belum untuk itu,” ungkap pria yang juga menjabat Direktur PDAM Jember ini.

- Advertisement -

“Sekarang sudah Oktober, praktis hanya ada bulan November-Desember untuk menggelar pertandingan dan ini tidak mungkin selesai bila Liga 3 Jatim digelar. Selain itu, banyak klub Liga 3 di Jatim yang mengandalkan dana dari APBD. Pada masa pandemi, di mana APBD banyak yang dialihkan untuk Covid-19, tentunya akan menyulitkan bagi klub. Ini dari alasan teknik penyelenggaraan, yang mana membuat kompetisi Liga 3 Jatim akan sulit digelar,” beber Amir.

Sementara itu, Manajer Persid Jember Adi Setiawan mengungkapkan, Persid Jember sebenarnya sudah siap menggelar seleksi pemain dan merekrut jajaran pelatih. Namun, keputusan mutlak gelaran Liga 3 memang berada di tangan Asprov. “Kami tetap taat pada aturan liga jika kompetisi tidak digelar. Tetapi untuk tetap menjaga stamina, kami mengagendakan pertandingan internal. Tetap ada obat kekecewaan para pemain dan suporter,” ujar Adi.

Meski Liga 3 batal digelar tahun ini, dirinya mengaku tak merasa dirugikan dengan ketiadaan kompetisi ini. “Ya karena memang situasinya sekarang ini kan force majeure pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Adi menambahkan, sebelum keputusan tersebut diambil, Persid belum mengeluarkan uang untuk DP pemain atau pelatih. “Masih belum untuk itu,” ungkap pria yang juga menjabat Direktur PDAM Jember ini.

“Sekarang sudah Oktober, praktis hanya ada bulan November-Desember untuk menggelar pertandingan dan ini tidak mungkin selesai bila Liga 3 Jatim digelar. Selain itu, banyak klub Liga 3 di Jatim yang mengandalkan dana dari APBD. Pada masa pandemi, di mana APBD banyak yang dialihkan untuk Covid-19, tentunya akan menyulitkan bagi klub. Ini dari alasan teknik penyelenggaraan, yang mana membuat kompetisi Liga 3 Jatim akan sulit digelar,” beber Amir.

Sementara itu, Manajer Persid Jember Adi Setiawan mengungkapkan, Persid Jember sebenarnya sudah siap menggelar seleksi pemain dan merekrut jajaran pelatih. Namun, keputusan mutlak gelaran Liga 3 memang berada di tangan Asprov. “Kami tetap taat pada aturan liga jika kompetisi tidak digelar. Tetapi untuk tetap menjaga stamina, kami mengagendakan pertandingan internal. Tetap ada obat kekecewaan para pemain dan suporter,” ujar Adi.

Meski Liga 3 batal digelar tahun ini, dirinya mengaku tak merasa dirugikan dengan ketiadaan kompetisi ini. “Ya karena memang situasinya sekarang ini kan force majeure pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Adi menambahkan, sebelum keputusan tersebut diambil, Persid belum mengeluarkan uang untuk DP pemain atau pelatih. “Masih belum untuk itu,” ungkap pria yang juga menjabat Direktur PDAM Jember ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/