Liga 3 Resmi Tak Diputar

Persid Agendakan Laga Pelipur Lara

TAK JADI MERUMPUT: Salah satu laga yang diikuti oleh Persid Jember (kostum hitam) sebelum pandemi. Setelah sempat tak ada kabar selama beberapa waktu, Asprov PSSI Jatim resmi tak memutar kompetisi amatir Liga 3, tahun ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengurus baru sudah dibentuk. Rencana seleksi pemain sudah digagas. Jajaran pelatih bakal disiapkan. Sayangnya, langkah Persid Jember untuk beradu gocekan bola di lapangan hijau terpaksa urung dilakukan. Hal ini menyusul adanya keputusan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur yang mengumumkan bahwa kompetisi amatir Liga 3 tahun ini resmi ditiadakan.

Keputusan tersebut diambil setelah Exco PSSI melakukan rapat yang digelar secara virtual beberapa hari lalu, mengingat situasi kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda. “Setelah mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, baik itu pemerintah, aparat keamanan, kepolisian, juga adanya surat dari KONI Jawa Timur, Asprov PSSI Jatim memutuskan Liga 3 dan kompetisi lainnya, terutama kelompok umur, untuk tahun 2020 ini kami tiadakan,” jelas Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Tak adanya gelaran kompetisi Liga 3 tahun ini, lanjut dia, juga sebagai bentuk ketaatan regulasi yang dikeluarkan pemerintah guna mencegah dan menanggulangi bersama-sama penularan Covid-19. terutama di wilayah Jawa Timur.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin menjelaskan, penyebab lain ditiadakannya kompetisi pada 2020 ini adalah terlalu mepetnya jadwal pertandingan dan persiapan klub Liga 3.

“Sekarang sudah Oktober, praktis hanya ada bulan November-Desember untuk menggelar pertandingan dan ini tidak mungkin selesai bila Liga 3 Jatim digelar. Selain itu, banyak klub Liga 3 di Jatim yang mengandalkan dana dari APBD. Pada masa pandemi, di mana APBD banyak yang dialihkan untuk Covid-19, tentunya akan menyulitkan bagi klub. Ini dari alasan teknik penyelenggaraan, yang mana membuat kompetisi Liga 3 Jatim akan sulit digelar,” beber Amir.

Sementara itu, Manajer Persid Jember Adi Setiawan mengungkapkan, Persid Jember sebenarnya sudah siap menggelar seleksi pemain dan merekrut jajaran pelatih. Namun, keputusan mutlak gelaran Liga 3 memang berada di tangan Asprov. “Kami tetap taat pada aturan liga jika kompetisi tidak digelar. Tetapi untuk tetap menjaga stamina, kami mengagendakan pertandingan internal. Tetap ada obat kekecewaan para pemain dan suporter,” ujar Adi.

Meski Liga 3 batal digelar tahun ini, dirinya mengaku tak merasa dirugikan dengan ketiadaan kompetisi ini. “Ya karena memang situasinya sekarang ini kan force majeure pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Adi menambahkan, sebelum keputusan tersebut diambil, Persid belum mengeluarkan uang untuk DP pemain atau pelatih. “Masih belum untuk itu,” ungkap pria yang juga menjabat Direktur PDAM Jember ini.

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Muchammad Ainul Budi