alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Jember Pilih Atlet Terbaik untuk Porprov

Mobile_AP_Rectangle 1

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Atlet renang Jember akhirnya bisa merasakan sensasi berkompetisi lagi dalam seleksi cabor renang Jember untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim di kolam renang Tirta Balawara Markas Yonif Raider 509 Kostrad, kemarin (12/9). Dalam ajang yang bakal mengirimkan wakil terbaik Jember ini, peserta seleksi tersebut secara usia masih muda. Jauh dari batas usia maksimal Porprov, yaitu 21 tahun.

Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jember Tri Laksono mengatakan, seleksi yang digelar dua hari, 11–12 September, tersebut diikuti total 40 peserta. Walau seleksi digelar dua hari saja, tapi semangat para perenang begitu tinggi. Terlebih lagi, setidaknya dua tahun penuh mereka tidak pernah mencicipi kompetisi renang akibat pandemi.

Bahkan, diketahui juga ajang seleksi tersebut seperti laga pelipur lara bagi para perenang Jember. Selain akibat pandemi, pada 2019 kemarin renang menjadi salah satu cabor yang tidak dikirim ke Porprov Jatim oleh Kontingen Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hasil seleksi tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Titot ini, masih belum menentukan siapa saja yang lolos untuk masuk training center alias TC. “Lihat kuota TC-nya berapa. Kami juga masih menggodok dari hasil limit peserta,” imbuhnya. Meski demikian, dia memastikan Jember akan berlaga dalam nomor pertandingan gaya dada putra/putri, kupu-kupu putra/putri, bebas putra/putri, dan gaya punggung putra/putri.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, dari seluruh peserta yang ikut, masih terbilang cukup muda. Hal itu diakui oleh Titot, bahwa seluruh peserta masih pelajar. “Paling senior itu SMA kelas 2,” tuturnya.

- Advertisement -

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Atlet renang Jember akhirnya bisa merasakan sensasi berkompetisi lagi dalam seleksi cabor renang Jember untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim di kolam renang Tirta Balawara Markas Yonif Raider 509 Kostrad, kemarin (12/9). Dalam ajang yang bakal mengirimkan wakil terbaik Jember ini, peserta seleksi tersebut secara usia masih muda. Jauh dari batas usia maksimal Porprov, yaitu 21 tahun.

Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jember Tri Laksono mengatakan, seleksi yang digelar dua hari, 11–12 September, tersebut diikuti total 40 peserta. Walau seleksi digelar dua hari saja, tapi semangat para perenang begitu tinggi. Terlebih lagi, setidaknya dua tahun penuh mereka tidak pernah mencicipi kompetisi renang akibat pandemi.

Bahkan, diketahui juga ajang seleksi tersebut seperti laga pelipur lara bagi para perenang Jember. Selain akibat pandemi, pada 2019 kemarin renang menjadi salah satu cabor yang tidak dikirim ke Porprov Jatim oleh Kontingen Jember.

Hasil seleksi tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Titot ini, masih belum menentukan siapa saja yang lolos untuk masuk training center alias TC. “Lihat kuota TC-nya berapa. Kami juga masih menggodok dari hasil limit peserta,” imbuhnya. Meski demikian, dia memastikan Jember akan berlaga dalam nomor pertandingan gaya dada putra/putri, kupu-kupu putra/putri, bebas putra/putri, dan gaya punggung putra/putri.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, dari seluruh peserta yang ikut, masih terbilang cukup muda. Hal itu diakui oleh Titot, bahwa seluruh peserta masih pelajar. “Paling senior itu SMA kelas 2,” tuturnya.

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Atlet renang Jember akhirnya bisa merasakan sensasi berkompetisi lagi dalam seleksi cabor renang Jember untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim di kolam renang Tirta Balawara Markas Yonif Raider 509 Kostrad, kemarin (12/9). Dalam ajang yang bakal mengirimkan wakil terbaik Jember ini, peserta seleksi tersebut secara usia masih muda. Jauh dari batas usia maksimal Porprov, yaitu 21 tahun.

Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jember Tri Laksono mengatakan, seleksi yang digelar dua hari, 11–12 September, tersebut diikuti total 40 peserta. Walau seleksi digelar dua hari saja, tapi semangat para perenang begitu tinggi. Terlebih lagi, setidaknya dua tahun penuh mereka tidak pernah mencicipi kompetisi renang akibat pandemi.

Bahkan, diketahui juga ajang seleksi tersebut seperti laga pelipur lara bagi para perenang Jember. Selain akibat pandemi, pada 2019 kemarin renang menjadi salah satu cabor yang tidak dikirim ke Porprov Jatim oleh Kontingen Jember.

Hasil seleksi tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Titot ini, masih belum menentukan siapa saja yang lolos untuk masuk training center alias TC. “Lihat kuota TC-nya berapa. Kami juga masih menggodok dari hasil limit peserta,” imbuhnya. Meski demikian, dia memastikan Jember akan berlaga dalam nomor pertandingan gaya dada putra/putri, kupu-kupu putra/putri, bebas putra/putri, dan gaya punggung putra/putri.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, dari seluruh peserta yang ikut, masih terbilang cukup muda. Hal itu diakui oleh Titot, bahwa seluruh peserta masih pelajar. “Paling senior itu SMA kelas 2,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/