alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Persiapan Fisik dan Asupan Gizi Penting sebelum Lari Marathon

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Olahraga lari marathon merupakan salah satu olahraga yang banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan. Kini olahraga tersebut mulai menjadi bagian dari gaya hidup.

BACA JUGA : Donald Trump dan Elon Musk Semakin Memanas di Medsos

Meski demikian sejumlah hal perlu diperhatikan sebelum melakukan olahraga lari marathon, tak hanya persiapan latihan fisik melainkan juga pemenuhan gizi yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan individu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ahli Gizi Ni Komang Ayu Tria Utami A.Md.Gz mengatakan, porsi ideal asupan nutrisi setiap orang berbeda tergantung dari jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan kondisi kesehatan fisik.

Ayu mengatakan sebelum mengikuti ajang marathon disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli nutrisi atau ahli gizi guna merancang sebuah rencana asupan nutrisi yang komprehensif dan berlandaskan analisa terhadap kondisi fisik masing-masing pelari.

“Ingat! Pola makan yang kaya nutrisi dan jadwal makan teratur sangat penting dalam persiapan menuju lari marathon,” kata dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Kasih Ibu seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Ajang lari marathon tersebut, menurut Ayu, bukanlah acara lari santai sehingga diperlukan kerja sama antara tubuh prima, fisik mantap, dan mental kuat. Oleh sebab itu, latihan fisik, stretching session, dan ketenangan pikiran saja tidaklah cukup.

“Harus juga dibantu dengan fuel yang ideal sesuai dengan kebutuhan fisik dari masing-masing peserta,” ujarnya.

Sejumlah asupan gizi yang perlu diperhatikan salah satunya termasuk memastikan kandungan protein cukup 10-12 persen, lemak 1-20 persen, hidrat arang 60-70 persen, dari total kalori, serta cairan gula dikonsumsi dalam konsentrasi rendah.

Selain itu, dianjurkan untuk memilih makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi, terutama karbohidrat kompleks (nasi, mie, atau bihun). Hindari karbohidrat sederhana (coklat, minuman manis atau gula, sirup, hingga air soda) baik di masa latihan menuju marathon hingga menit-menit menjelang marathon.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Olahraga lari marathon merupakan salah satu olahraga yang banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan. Kini olahraga tersebut mulai menjadi bagian dari gaya hidup.

BACA JUGA : Donald Trump dan Elon Musk Semakin Memanas di Medsos

Meski demikian sejumlah hal perlu diperhatikan sebelum melakukan olahraga lari marathon, tak hanya persiapan latihan fisik melainkan juga pemenuhan gizi yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan individu.

Ahli Gizi Ni Komang Ayu Tria Utami A.Md.Gz mengatakan, porsi ideal asupan nutrisi setiap orang berbeda tergantung dari jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan kondisi kesehatan fisik.

Ayu mengatakan sebelum mengikuti ajang marathon disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli nutrisi atau ahli gizi guna merancang sebuah rencana asupan nutrisi yang komprehensif dan berlandaskan analisa terhadap kondisi fisik masing-masing pelari.

“Ingat! Pola makan yang kaya nutrisi dan jadwal makan teratur sangat penting dalam persiapan menuju lari marathon,” kata dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Kasih Ibu seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Ajang lari marathon tersebut, menurut Ayu, bukanlah acara lari santai sehingga diperlukan kerja sama antara tubuh prima, fisik mantap, dan mental kuat. Oleh sebab itu, latihan fisik, stretching session, dan ketenangan pikiran saja tidaklah cukup.

“Harus juga dibantu dengan fuel yang ideal sesuai dengan kebutuhan fisik dari masing-masing peserta,” ujarnya.

Sejumlah asupan gizi yang perlu diperhatikan salah satunya termasuk memastikan kandungan protein cukup 10-12 persen, lemak 1-20 persen, hidrat arang 60-70 persen, dari total kalori, serta cairan gula dikonsumsi dalam konsentrasi rendah.

Selain itu, dianjurkan untuk memilih makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi, terutama karbohidrat kompleks (nasi, mie, atau bihun). Hindari karbohidrat sederhana (coklat, minuman manis atau gula, sirup, hingga air soda) baik di masa latihan menuju marathon hingga menit-menit menjelang marathon.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Olahraga lari marathon merupakan salah satu olahraga yang banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan. Kini olahraga tersebut mulai menjadi bagian dari gaya hidup.

BACA JUGA : Donald Trump dan Elon Musk Semakin Memanas di Medsos

Meski demikian sejumlah hal perlu diperhatikan sebelum melakukan olahraga lari marathon, tak hanya persiapan latihan fisik melainkan juga pemenuhan gizi yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan individu.

Ahli Gizi Ni Komang Ayu Tria Utami A.Md.Gz mengatakan, porsi ideal asupan nutrisi setiap orang berbeda tergantung dari jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan kondisi kesehatan fisik.

Ayu mengatakan sebelum mengikuti ajang marathon disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli nutrisi atau ahli gizi guna merancang sebuah rencana asupan nutrisi yang komprehensif dan berlandaskan analisa terhadap kondisi fisik masing-masing pelari.

“Ingat! Pola makan yang kaya nutrisi dan jadwal makan teratur sangat penting dalam persiapan menuju lari marathon,” kata dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Kasih Ibu seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Ajang lari marathon tersebut, menurut Ayu, bukanlah acara lari santai sehingga diperlukan kerja sama antara tubuh prima, fisik mantap, dan mental kuat. Oleh sebab itu, latihan fisik, stretching session, dan ketenangan pikiran saja tidaklah cukup.

“Harus juga dibantu dengan fuel yang ideal sesuai dengan kebutuhan fisik dari masing-masing peserta,” ujarnya.

Sejumlah asupan gizi yang perlu diperhatikan salah satunya termasuk memastikan kandungan protein cukup 10-12 persen, lemak 1-20 persen, hidrat arang 60-70 persen, dari total kalori, serta cairan gula dikonsumsi dalam konsentrasi rendah.

Selain itu, dianjurkan untuk memilih makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi, terutama karbohidrat kompleks (nasi, mie, atau bihun). Hindari karbohidrat sederhana (coklat, minuman manis atau gula, sirup, hingga air soda) baik di masa latihan menuju marathon hingga menit-menit menjelang marathon.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/