alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Euforia Porprov Meredup!

- SK Pelaksanaan Turun Terlambat

- Penyiapan Penyambutan Tersisa Satu Setengah Bulan

Mobile_AP_Rectangle 1

Ardi menilai, sebenarnya Jember sudah menyiapkan berbagai opsi untuk menyemarakkan penyambutan Porprov tersebut. Namun, karena ketetapan pelaksanaan yang baru turun itu, berimbas pada minimnya euforia penyambutan Porprov.

Lebih jauh, politisi Partai Gerindra ini menilai, euforia penyambutan itu penting dilakukan. Hal itu sebagai salah satu pembuktian bahwa Jember benar-benar siap selaku tuan rumah yang menyelenggarakan Porprov. “Kita harus segera start. Kita meminta seluruh stakeholder terlibat dalam gebyar Porprov ini, agar tampak wah dan diketahui masyarakat luas,” serunya.

Sementara itu, supporting kegiatan Porprov, Adi Kurniawan, menepis tudingan bahwa euforia menyambut Porprov masih adem ayem. Menurut dia, beberapa di antaranya sudah jauh-jauh hari diupayakan Pemkab Jember. “Beberapa mobil kepala dinas kan sekarang sudah banyak yang di-branding Porprov, itu salah satunya,” kata dia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adi menguraikan, euforia itu diakuinya tidak bisa dilakukan sepihak oleh pemerintah. Namun, juga oleh berbagai unsur lapisan masyarakat. Termasuk awak media dan masyarakat luas. “Secara umum, euforia ini bisa diciptakan dari kita semua secara komprehensif dan bahu-membahu. Mau ada event apa pun, kalau tidak ada publish, juga tidak akan menjadi apa-apa,” katanya.

Lebih jauh, lanjut dia, dalam waktu dekat euforia itu perlu dimunculkan tidak hanya di tingkat daerah. Namun, juga di level nasional bahkan hingga internasional. Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa semua upaya itu bergantung pada peran stakeholder masing-masing, sesuai kewenangannya. “Termasuk hotel yang akan menjadi penginapan atlet beserta ofisial juga pasti akan men-support kita semua, untuk menyemarakkan Porprov ini,” tukas Adi. (mau/c2/nur)

- Advertisement -

Ardi menilai, sebenarnya Jember sudah menyiapkan berbagai opsi untuk menyemarakkan penyambutan Porprov tersebut. Namun, karena ketetapan pelaksanaan yang baru turun itu, berimbas pada minimnya euforia penyambutan Porprov.

Lebih jauh, politisi Partai Gerindra ini menilai, euforia penyambutan itu penting dilakukan. Hal itu sebagai salah satu pembuktian bahwa Jember benar-benar siap selaku tuan rumah yang menyelenggarakan Porprov. “Kita harus segera start. Kita meminta seluruh stakeholder terlibat dalam gebyar Porprov ini, agar tampak wah dan diketahui masyarakat luas,” serunya.

Sementara itu, supporting kegiatan Porprov, Adi Kurniawan, menepis tudingan bahwa euforia menyambut Porprov masih adem ayem. Menurut dia, beberapa di antaranya sudah jauh-jauh hari diupayakan Pemkab Jember. “Beberapa mobil kepala dinas kan sekarang sudah banyak yang di-branding Porprov, itu salah satunya,” kata dia.

Adi menguraikan, euforia itu diakuinya tidak bisa dilakukan sepihak oleh pemerintah. Namun, juga oleh berbagai unsur lapisan masyarakat. Termasuk awak media dan masyarakat luas. “Secara umum, euforia ini bisa diciptakan dari kita semua secara komprehensif dan bahu-membahu. Mau ada event apa pun, kalau tidak ada publish, juga tidak akan menjadi apa-apa,” katanya.

Lebih jauh, lanjut dia, dalam waktu dekat euforia itu perlu dimunculkan tidak hanya di tingkat daerah. Namun, juga di level nasional bahkan hingga internasional. Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa semua upaya itu bergantung pada peran stakeholder masing-masing, sesuai kewenangannya. “Termasuk hotel yang akan menjadi penginapan atlet beserta ofisial juga pasti akan men-support kita semua, untuk menyemarakkan Porprov ini,” tukas Adi. (mau/c2/nur)

Ardi menilai, sebenarnya Jember sudah menyiapkan berbagai opsi untuk menyemarakkan penyambutan Porprov tersebut. Namun, karena ketetapan pelaksanaan yang baru turun itu, berimbas pada minimnya euforia penyambutan Porprov.

Lebih jauh, politisi Partai Gerindra ini menilai, euforia penyambutan itu penting dilakukan. Hal itu sebagai salah satu pembuktian bahwa Jember benar-benar siap selaku tuan rumah yang menyelenggarakan Porprov. “Kita harus segera start. Kita meminta seluruh stakeholder terlibat dalam gebyar Porprov ini, agar tampak wah dan diketahui masyarakat luas,” serunya.

Sementara itu, supporting kegiatan Porprov, Adi Kurniawan, menepis tudingan bahwa euforia menyambut Porprov masih adem ayem. Menurut dia, beberapa di antaranya sudah jauh-jauh hari diupayakan Pemkab Jember. “Beberapa mobil kepala dinas kan sekarang sudah banyak yang di-branding Porprov, itu salah satunya,” kata dia.

Adi menguraikan, euforia itu diakuinya tidak bisa dilakukan sepihak oleh pemerintah. Namun, juga oleh berbagai unsur lapisan masyarakat. Termasuk awak media dan masyarakat luas. “Secara umum, euforia ini bisa diciptakan dari kita semua secara komprehensif dan bahu-membahu. Mau ada event apa pun, kalau tidak ada publish, juga tidak akan menjadi apa-apa,” katanya.

Lebih jauh, lanjut dia, dalam waktu dekat euforia itu perlu dimunculkan tidak hanya di tingkat daerah. Namun, juga di level nasional bahkan hingga internasional. Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa semua upaya itu bergantung pada peran stakeholder masing-masing, sesuai kewenangannya. “Termasuk hotel yang akan menjadi penginapan atlet beserta ofisial juga pasti akan men-support kita semua, untuk menyemarakkan Porprov ini,” tukas Adi. (mau/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/