alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Prediksi PS Tira vs Persebaya: Ujian Saat Pincang di Belakang

Mobile_AP_Rectangle 1

FOTO LIGA-INDONESIA.ID
BERAT: Persebaya Surabaya menghadapi laga berat kontra PS Tira tanpa diperkuat sejumlah pilar di lini belakang.

RADARJEMBER.ID : Persebaya Surabaya mendapat ujian tak ringan pada pekan keempat Liga 1 2018. Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu harus bertandang ke markas PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (13/4) sore WIB, dalam kondisi pincang di belakang. Tiga pilar lini pertahanan absen lantaran cedera.

Defender asal Brasil, Otavio Dutra, menepi sekitar dua pekan akibat cedera saat Persebaya kalah 1-2 dari Barito Putera pada pekan ketiga. Bek muda Rachmat Irianto bahkan harus memarkir kakinya selama tiga bulan setelah mengalami cedera patah tulang metatarsal, juga saat melawan Barito. Sementara itu, Fandry Imbiri juga belum pulih dari cedera.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jelas, kondisi tersebut tidak ideal untuk menghadapi PS Tira di markasnya. Terlebih, PS Tira memiliki motivasi tinggi untuk mengobati luka setelah pada pekan ketiga kalah dari tuan rumah Persipura Jayapura.

Besar kemungkinan Alfredo Vera akan memainkan bek M Syaifudin dan diduetkan dengan rekrutan anyar Izaac Wanggai. Cukup rentan memang karena keduanya bukan pilihan utama di lini belakang. Terlebih, posisi asli Izaac Wanggai adalah gelandang.

Meski begitu, Bajul Ijo – julukan Persebaya, enggan menyerah sebelum bertanding. Mereka tetap menunjukkan optimisme tinggi lantaran termotivasi untuk menebus kekalahan di Gelora Bung Tomo saat menjamu Barito. Alfredo Vera pun berjanji tetap memainkan strategi ofensif untuk bisa meraih kemenangan.

Dalam latihan jelang laga nanti, Alfredo Vera fokus pada penyelesaian akhir. Sepertinya pelatih asal Argentina itu memegang prinsip bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Memang, dalam tiga laga awal, lini penyerangan Bajul Ijo terbilang masih melempem.

“Untuk melawan PS Tira, kami fokus mengasah ketajaman,” beber Alfredo Vera.
Sementara itu, manajer Chairul Basalamah mengakui bahwa laga nanti tak akan mudah, terutama setelah lini belakang pincang. Meski begitu, dia menegaskan para pemain akan tampil habis-habisan demi meraih hasil terbaik.
“Tidak mudah bagi kami karena pilar utama di pertahanan absen. Mudah-mudahan bisa maksimal. Para pemain bertekad habis-habisan,” ucapnya.

- Advertisement -

FOTO LIGA-INDONESIA.ID
BERAT: Persebaya Surabaya menghadapi laga berat kontra PS Tira tanpa diperkuat sejumlah pilar di lini belakang.

RADARJEMBER.ID : Persebaya Surabaya mendapat ujian tak ringan pada pekan keempat Liga 1 2018. Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu harus bertandang ke markas PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (13/4) sore WIB, dalam kondisi pincang di belakang. Tiga pilar lini pertahanan absen lantaran cedera.

Defender asal Brasil, Otavio Dutra, menepi sekitar dua pekan akibat cedera saat Persebaya kalah 1-2 dari Barito Putera pada pekan ketiga. Bek muda Rachmat Irianto bahkan harus memarkir kakinya selama tiga bulan setelah mengalami cedera patah tulang metatarsal, juga saat melawan Barito. Sementara itu, Fandry Imbiri juga belum pulih dari cedera.

Jelas, kondisi tersebut tidak ideal untuk menghadapi PS Tira di markasnya. Terlebih, PS Tira memiliki motivasi tinggi untuk mengobati luka setelah pada pekan ketiga kalah dari tuan rumah Persipura Jayapura.

Besar kemungkinan Alfredo Vera akan memainkan bek M Syaifudin dan diduetkan dengan rekrutan anyar Izaac Wanggai. Cukup rentan memang karena keduanya bukan pilihan utama di lini belakang. Terlebih, posisi asli Izaac Wanggai adalah gelandang.

Meski begitu, Bajul Ijo – julukan Persebaya, enggan menyerah sebelum bertanding. Mereka tetap menunjukkan optimisme tinggi lantaran termotivasi untuk menebus kekalahan di Gelora Bung Tomo saat menjamu Barito. Alfredo Vera pun berjanji tetap memainkan strategi ofensif untuk bisa meraih kemenangan.

Dalam latihan jelang laga nanti, Alfredo Vera fokus pada penyelesaian akhir. Sepertinya pelatih asal Argentina itu memegang prinsip bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Memang, dalam tiga laga awal, lini penyerangan Bajul Ijo terbilang masih melempem.

“Untuk melawan PS Tira, kami fokus mengasah ketajaman,” beber Alfredo Vera.
Sementara itu, manajer Chairul Basalamah mengakui bahwa laga nanti tak akan mudah, terutama setelah lini belakang pincang. Meski begitu, dia menegaskan para pemain akan tampil habis-habisan demi meraih hasil terbaik.
“Tidak mudah bagi kami karena pilar utama di pertahanan absen. Mudah-mudahan bisa maksimal. Para pemain bertekad habis-habisan,” ucapnya.

FOTO LIGA-INDONESIA.ID
BERAT: Persebaya Surabaya menghadapi laga berat kontra PS Tira tanpa diperkuat sejumlah pilar di lini belakang.

RADARJEMBER.ID : Persebaya Surabaya mendapat ujian tak ringan pada pekan keempat Liga 1 2018. Tim asuhan Angel Alfredo Vera itu harus bertandang ke markas PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (13/4) sore WIB, dalam kondisi pincang di belakang. Tiga pilar lini pertahanan absen lantaran cedera.

Defender asal Brasil, Otavio Dutra, menepi sekitar dua pekan akibat cedera saat Persebaya kalah 1-2 dari Barito Putera pada pekan ketiga. Bek muda Rachmat Irianto bahkan harus memarkir kakinya selama tiga bulan setelah mengalami cedera patah tulang metatarsal, juga saat melawan Barito. Sementara itu, Fandry Imbiri juga belum pulih dari cedera.

Jelas, kondisi tersebut tidak ideal untuk menghadapi PS Tira di markasnya. Terlebih, PS Tira memiliki motivasi tinggi untuk mengobati luka setelah pada pekan ketiga kalah dari tuan rumah Persipura Jayapura.

Besar kemungkinan Alfredo Vera akan memainkan bek M Syaifudin dan diduetkan dengan rekrutan anyar Izaac Wanggai. Cukup rentan memang karena keduanya bukan pilihan utama di lini belakang. Terlebih, posisi asli Izaac Wanggai adalah gelandang.

Meski begitu, Bajul Ijo – julukan Persebaya, enggan menyerah sebelum bertanding. Mereka tetap menunjukkan optimisme tinggi lantaran termotivasi untuk menebus kekalahan di Gelora Bung Tomo saat menjamu Barito. Alfredo Vera pun berjanji tetap memainkan strategi ofensif untuk bisa meraih kemenangan.

Dalam latihan jelang laga nanti, Alfredo Vera fokus pada penyelesaian akhir. Sepertinya pelatih asal Argentina itu memegang prinsip bahwa pertahanan terbaik adalah menyerang. Memang, dalam tiga laga awal, lini penyerangan Bajul Ijo terbilang masih melempem.

“Untuk melawan PS Tira, kami fokus mengasah ketajaman,” beber Alfredo Vera.
Sementara itu, manajer Chairul Basalamah mengakui bahwa laga nanti tak akan mudah, terutama setelah lini belakang pincang. Meski begitu, dia menegaskan para pemain akan tampil habis-habisan demi meraih hasil terbaik.
“Tidak mudah bagi kami karena pilar utama di pertahanan absen. Mudah-mudahan bisa maksimal. Para pemain bertekad habis-habisan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/