Persid Sudah Ajukan Anggaran

Akan Dikonsultasikan di Komisi B DPRD

MINTA ANGGARAN: Skuad Persid Jember saat sesi pemanasan sebelum bertanding dalam pertandingan kandang dalam Liga 3 tahun lalu, di Stadion JSG Ajung.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persid Jember dipastikan ikut dalam kompetisi amatir Liga 3 tahun ini. Untuk mengakomodasi segala kebutuhannya, mereka sudah meminta bantuan dana kepada Pemerintah Kabupaten Jember.

IKLAN

Hal itu dibenarkan oleh Sunardi, Ketua Yayasan Persid Jember (YPJ). Menurutnya, jika berkaitan pendanaan, Persid adalah milik masyarakat Jember. “Apalagi tingkatannya kan masih amatir. Belum profesional. Jadi, kami mengajukan anggaran kepada bupati,” tutur Sunardi.

Sebelumnya Bupati Jember dr Faida MMR mengatakan bahwa apabila ingin mengajukan anggaran untuk Persid, jangan mendadak sebelum pertandingan. Dia memberi sinyal, pengajuan jauh-jauh hari guna mengajukan anggaran tersebut. “Dengan demikian, kami optimistis bupati akan masih membantu Persid lagi,” imbuh Sunardi.

Selain itu, Sunardi juga bakal mengomunikasikan permasalahan Persid ke gedung DPRD Jember. Dia berharap, apabila Persid mendapatkan anggaran untuk mengarungi kompetisi amatir Liga 3 musim ini, pencapaian Persid bisa lebih baik ketimbang musim-musim sebelumnya. “Kami juga akan konsultasikan soal Persid ini dengan anggota dewan komisi B. Agar ke depannya saling mendorong untuk memperbaiki Persid,” tutur pria yang juga menjadi anggota DPRD Jember ini.

Seperti diketahui, selama dua tahun berturut-turut 2018 dan 2019 lalu, langkah Persid tidak jauh lebih baik. Pencapaian Iwan Sampurno dkk mentok di fase grup Jawa Timur. Mereka belum bisa lolos mencapai babak 16 besar Jatim. Apalagi kalau bicara target promosi Liga 2, masih jauh sekali.

Saat berlaga di Liga 3, pencapaian maksimal Persid waktu bermain di tahun 2017 lalu. Persid saat itu sempat lolos dari fase grup dengan status juara grup. Sayangnya, di babak 12 besar regional Jawa Timur, langkah mereka terhenti oleh The Lobster, julukan Deltras Sidoarjo, sekaligus memupuskan harapan Persid melangkah jauh lagi di tahun itu.

Di sisi lain, Persid sekarang ini juga membuka lebar-lebar untuk pelatih yang ingin mendaftar menangani tim ini. “Untuk pelatih yang mau daftar monggo, kami buka dan akurasi semuanya. Nanti kami putuskan bersama-sama dengan pemkab serta bupati agar Persid sesuai dengan harapan masyarakat, terutama rekan-rekan suporter,” pungkas Sunardi.

Musim lalu, Persid dipimpin oleh Achmad Jaenuri. Bersama Jaenuri, Persid masih belum dapat lolos fase grup di Liga 3 2019 kemarin. Sedangkan di tahun 2018, Persid dilatih oleh putra Rudy William Keltjes, yakni Steven Keltjes. Meski sempat moncer di awal musim, namun lagi-lagi Persid kembali melempem dalam beberapa pertandingan penentuan. Akhirnya, mereka belum bisa lolos dari babak penyisihan grup Jawa Timur waktu itu.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti