alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Bawa Persid U-17 Juara, sampai Tantangan Mental Bermain di Tim Senior

Putra daerah kebanyakan memiliki cita-cita membela klub lokal. Sebab, bermain untuk kota kelahiran merupakan kebanggaan tersendiri. Termasuk bagi Mohammad Firmansyah. Penjaga gawang muda asli Jember ini merasa bangga bisa membawa tim junior Persid juara. Prestasi inilah yang membawanya dipromosikan ke tim senior.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rasa bangga terhadap klub di kota kelahirannya sudah tak diragukan lagi. Mohammad Firmansyah merasa terhormat dapat mengenakan jersey Persid di lapangan. Apalagi, Firman sapaan akrabnya, sudah menorehkan tinta emas bersama skuad Persid junior.

Di musim pertamanya bergabung bersama Persid Jember U-17 dalam turnamen Piala Soeratin U-17, Firman dkk meraih prestasi membanggakan. Title kampiun Piala Soeratin U-17 zona Jawa Timur (Jatim) dibawa pulang ke Jember. Ini setelah skuad Persid junior menang atas PSBK Blitar dalam laga final di Stadion Brawijaya Kediri pada 2017 silam.

Sayangnya, mimpi Persid junior waktu itu untuk meraih gelar juara kedua di babak nasional Piala Soeratin harus kandas. Langkah mereka terhenti di babak delapan besar, setelah dikalahkan oleh tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. “Di putaran nasional itu saya beberapa kali dimainkan kiper inti. Tapi waktu lawan PSS saya absen, karena kondisi badan lagi tidak fit,” kata Firman.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski begitu, pengalaman satu tahun tersebut menjadi langkah awal bagi Firman. Sebab, bersama skuad junior, dirinya mulai mendapat banyak pengalaman. Apalagi, bergabung dengan tim yang dipersiapkan matang dan memiliki target lolos ke babak nasional sudah terpenuhi.

Alhamdulillah, waktu itu bisa mengantarkan tim juara zona Jatim. Itu menjadi pengalaman berharga buat saya,” ucap pemuda yang tinggal di Jalan Tidar, Lingkungan Karang Baru, Sumbersari, ini.

Setelah berhasil memberikan prestasi terbaik bersama tim junior. Firman terus melanjutkan karirnya di lapangan hijau. Dengan usia yang masih cukup belia, Firman akhirnya mengikuti seleksi di tim senior. Waktu itu, Persid Jember musim 2018 yang bakal berlaga di Liga 3 zona Jatim. Dia diseleksi langsung oleh pelatih nasional, macam Rudy William Keltjes dengan pelatih kepala putranya sendiri, Steven Keltjes.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rasa bangga terhadap klub di kota kelahirannya sudah tak diragukan lagi. Mohammad Firmansyah merasa terhormat dapat mengenakan jersey Persid di lapangan. Apalagi, Firman sapaan akrabnya, sudah menorehkan tinta emas bersama skuad Persid junior.

Di musim pertamanya bergabung bersama Persid Jember U-17 dalam turnamen Piala Soeratin U-17, Firman dkk meraih prestasi membanggakan. Title kampiun Piala Soeratin U-17 zona Jawa Timur (Jatim) dibawa pulang ke Jember. Ini setelah skuad Persid junior menang atas PSBK Blitar dalam laga final di Stadion Brawijaya Kediri pada 2017 silam.

Sayangnya, mimpi Persid junior waktu itu untuk meraih gelar juara kedua di babak nasional Piala Soeratin harus kandas. Langkah mereka terhenti di babak delapan besar, setelah dikalahkan oleh tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. “Di putaran nasional itu saya beberapa kali dimainkan kiper inti. Tapi waktu lawan PSS saya absen, karena kondisi badan lagi tidak fit,” kata Firman.

Meski begitu, pengalaman satu tahun tersebut menjadi langkah awal bagi Firman. Sebab, bersama skuad junior, dirinya mulai mendapat banyak pengalaman. Apalagi, bergabung dengan tim yang dipersiapkan matang dan memiliki target lolos ke babak nasional sudah terpenuhi.

Alhamdulillah, waktu itu bisa mengantarkan tim juara zona Jatim. Itu menjadi pengalaman berharga buat saya,” ucap pemuda yang tinggal di Jalan Tidar, Lingkungan Karang Baru, Sumbersari, ini.

Setelah berhasil memberikan prestasi terbaik bersama tim junior. Firman terus melanjutkan karirnya di lapangan hijau. Dengan usia yang masih cukup belia, Firman akhirnya mengikuti seleksi di tim senior. Waktu itu, Persid Jember musim 2018 yang bakal berlaga di Liga 3 zona Jatim. Dia diseleksi langsung oleh pelatih nasional, macam Rudy William Keltjes dengan pelatih kepala putranya sendiri, Steven Keltjes.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rasa bangga terhadap klub di kota kelahirannya sudah tak diragukan lagi. Mohammad Firmansyah merasa terhormat dapat mengenakan jersey Persid di lapangan. Apalagi, Firman sapaan akrabnya, sudah menorehkan tinta emas bersama skuad Persid junior.

Di musim pertamanya bergabung bersama Persid Jember U-17 dalam turnamen Piala Soeratin U-17, Firman dkk meraih prestasi membanggakan. Title kampiun Piala Soeratin U-17 zona Jawa Timur (Jatim) dibawa pulang ke Jember. Ini setelah skuad Persid junior menang atas PSBK Blitar dalam laga final di Stadion Brawijaya Kediri pada 2017 silam.

Sayangnya, mimpi Persid junior waktu itu untuk meraih gelar juara kedua di babak nasional Piala Soeratin harus kandas. Langkah mereka terhenti di babak delapan besar, setelah dikalahkan oleh tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. “Di putaran nasional itu saya beberapa kali dimainkan kiper inti. Tapi waktu lawan PSS saya absen, karena kondisi badan lagi tidak fit,” kata Firman.

Meski begitu, pengalaman satu tahun tersebut menjadi langkah awal bagi Firman. Sebab, bersama skuad junior, dirinya mulai mendapat banyak pengalaman. Apalagi, bergabung dengan tim yang dipersiapkan matang dan memiliki target lolos ke babak nasional sudah terpenuhi.

Alhamdulillah, waktu itu bisa mengantarkan tim juara zona Jatim. Itu menjadi pengalaman berharga buat saya,” ucap pemuda yang tinggal di Jalan Tidar, Lingkungan Karang Baru, Sumbersari, ini.

Setelah berhasil memberikan prestasi terbaik bersama tim junior. Firman terus melanjutkan karirnya di lapangan hijau. Dengan usia yang masih cukup belia, Firman akhirnya mengikuti seleksi di tim senior. Waktu itu, Persid Jember musim 2018 yang bakal berlaga di Liga 3 zona Jatim. Dia diseleksi langsung oleh pelatih nasional, macam Rudy William Keltjes dengan pelatih kepala putranya sendiri, Steven Keltjes.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/