Hari Pertama Langsung Panen Tiga Medali

Atlet Wushu Diminta Tak Canggung Tampil di Depan Kamera

TAMPIL PERCAYA DIRI: Begitu kejuaraan Virtual Wushu Championship 2020 dimulai, tuan rumah Jember langsung sukses menyabet satu emas, satu perak, dan satu medali perunggu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 32 atlet wushu Garuda Jember berpartisipasi dalam kejuaraan Virtual Wushu Championship 2020, mulai tanggal 11 hingga 17 Oktober ini. Gelaran secara daring itu berlangsung di GOR Garuda Kaliwates. Di hari pertama kemarin, wushu Jember berhasil mendulang tiga medali. Perinciannya adalah satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Satu medali emas diraih oleh Muhammad Naufal Aryasatya Ardhani dari kategori Nan Quan-B putra. Sedangkan satu medali perunggu didapat oleh Chelsea Maya Wijaya di kategori Nan Quan-B putri.

Persaingan ketat sebenarnya terjadi di kategori Nan Quan-B putri. Poin Chelsea dan peringkat keempat Aqila Gaidah Fuaziah sama. Namun, juri B berkata lain untuk memberi poin plus kepada Chelsea. Padahal, Aqila Gaidah salah satu atlet unggulan di kategori tersebut, karena sudah menjadi langganan juara.

Sementara itu, Rina, salah satu pelatih wushu taolu Jember, mengatakan bahwa anak asuhnya sangat merasakan perbedaan pertandingan offline dan online. “Pastinya sangat berbeda dari pertandingan biasanya. Yang mereka tampil di pertandingan offline biasanya bertemu lawan di lapangan. Tapi karena pandemi ini, pertandingan digelar daring di sasana masing-masing,” kata Rina.

Disinggung apakah ada rasa grogi dalam kejuaraan daring seperti ini, Rina mengaku, beberapa anak asuhnya masih ada saja yang grogi. “Ada grogi juga pastinya di setiap pertandingan. Apalagi ini pertandingan pertama mereka, setelah sempat off selama pandemi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Di sisi lain, jajaran pelatih juga tak mengetahui detail kekuatan lawan dalam kejuaraan tersebut. Sebab, lawan pun kebanyakan sudah naik level permainannya. “Apalagi kalau si lawan sudah naik kelas. Dari kategori C ke B, atau dari B ke A. Yang nantinya mereka tentu menjadi lawan kami,” imbuhnya.

Editor: Hadi Sumarsono
Reporter: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Jumai