alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Senam Artistik Pesimistis Tatap Porprov 2023

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar JemberBaru pekan kemarin Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII selesai. Namun, cabor senam, khususnya artistik, justru pesimistis untuk tetap maju dalam Porprov Jatim VIII tahun depan. Pasalnya, cabor itu masih saja tidak memiliki peralatan pendukung.

BACA JUGA : Rangka Bangunan Kokoh Jadi Kendala Pembongkaran Jompo

Pada Porprov 2022 kemarin, senam artistik Jember menurunkan atlet di dua nomor pertandingan, rings dan meja lompat. Sayangnya, di dua laga tersebut tidak mendapatkan medali. Atlet Jember masih peringkat 10 besar dari 63 peserta. Di antaranya rings peringkat 7 dan meja lompat peringkat 6.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelatih senam artistik Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jember, Agus Priyono, mengatakan, salah satu alasan atlet belum bisa mendulang medali karena kekurangan alat. Karena  alasan itu pula, untuk Porprov 2023 pihaknya tidak yakin hasilnya lebih baik dari Porprov sebelumnya. “Untuk persiapan Porprov 2023, bila tetap tidak punya gedung dan tidak punya alat, maka sulit untuk bersaing meraih medali di Porprov 2023,” ujar Agus.

Pria yang kini berusia 57 tahun itu menambahkan, selama ini latihan hanya mengandalkan fasilitas dari sekolah dan kerap dilakukan di sekolah. “Jika musim hujan dan ada kegiatan sekolah, maka latihan tidak bisa dilakukan,” terangnya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar JemberBaru pekan kemarin Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII selesai. Namun, cabor senam, khususnya artistik, justru pesimistis untuk tetap maju dalam Porprov Jatim VIII tahun depan. Pasalnya, cabor itu masih saja tidak memiliki peralatan pendukung.

BACA JUGA : Rangka Bangunan Kokoh Jadi Kendala Pembongkaran Jompo

Pada Porprov 2022 kemarin, senam artistik Jember menurunkan atlet di dua nomor pertandingan, rings dan meja lompat. Sayangnya, di dua laga tersebut tidak mendapatkan medali. Atlet Jember masih peringkat 10 besar dari 63 peserta. Di antaranya rings peringkat 7 dan meja lompat peringkat 6.

Pelatih senam artistik Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jember, Agus Priyono, mengatakan, salah satu alasan atlet belum bisa mendulang medali karena kekurangan alat. Karena  alasan itu pula, untuk Porprov 2023 pihaknya tidak yakin hasilnya lebih baik dari Porprov sebelumnya. “Untuk persiapan Porprov 2023, bila tetap tidak punya gedung dan tidak punya alat, maka sulit untuk bersaing meraih medali di Porprov 2023,” ujar Agus.

Pria yang kini berusia 57 tahun itu menambahkan, selama ini latihan hanya mengandalkan fasilitas dari sekolah dan kerap dilakukan di sekolah. “Jika musim hujan dan ada kegiatan sekolah, maka latihan tidak bisa dilakukan,” terangnya.

SUMBERSARI, Radar JemberBaru pekan kemarin Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII selesai. Namun, cabor senam, khususnya artistik, justru pesimistis untuk tetap maju dalam Porprov Jatim VIII tahun depan. Pasalnya, cabor itu masih saja tidak memiliki peralatan pendukung.

BACA JUGA : Rangka Bangunan Kokoh Jadi Kendala Pembongkaran Jompo

Pada Porprov 2022 kemarin, senam artistik Jember menurunkan atlet di dua nomor pertandingan, rings dan meja lompat. Sayangnya, di dua laga tersebut tidak mendapatkan medali. Atlet Jember masih peringkat 10 besar dari 63 peserta. Di antaranya rings peringkat 7 dan meja lompat peringkat 6.

Pelatih senam artistik Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jember, Agus Priyono, mengatakan, salah satu alasan atlet belum bisa mendulang medali karena kekurangan alat. Karena  alasan itu pula, untuk Porprov 2023 pihaknya tidak yakin hasilnya lebih baik dari Porprov sebelumnya. “Untuk persiapan Porprov 2023, bila tetap tidak punya gedung dan tidak punya alat, maka sulit untuk bersaing meraih medali di Porprov 2023,” ujar Agus.

Pria yang kini berusia 57 tahun itu menambahkan, selama ini latihan hanya mengandalkan fasilitas dari sekolah dan kerap dilakukan di sekolah. “Jika musim hujan dan ada kegiatan sekolah, maka latihan tidak bisa dilakukan,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/