alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Atlet Esport Siap Tempur di SEA Games Vietnam

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persiapan untuk pertandingan esport yang akan digelar pada SEA Games Vietnam dilakukan menjelang upacara pembukaan. Tampak para pekerja sibuk menyulap ruang pertemuan di lantai 1 National Convention Center, Hanoi, Vietnam, Rabu, menjadi arena pertempuran para atlet cabang olahraga esport. Menurut penyelenggara, ruangan tersebut akan menjadi tempat bertanding nomor Wild Rift dan PUBG Mobile, sementara nomor lainnya akan digelar di ruangan yang berbeda. “Persiapan saat ini sudah mencapai 80 persen. Esport akan digelar di tiga ruangan yang tersebar di lantai 1, 2 dan tiga NCC,” kata Andy dari 500bros Studio kepada ANTARA.

BACA JUGA : Emas Pertama Indonesia Tertunda Sehari pada SEA Games 2021 Hanoi

Sedangkan untuk kecepatan jaringan, seperti yang dilakukan ANTARA di area lokal atau WiFi lewat aplikasi Speedtest di sekitar arena pertandingan hasilnya, latensi internet tercatat rata-rata pada 8ms, angka yang baik untuk menggelar pertandingan esport. Latensi adalah jeda waktu yang dibutuhkan untuk mengantarkan data dari pengirim ke penerima. Sebagai gambaran, angka yang latensi semakin rendah akan semakin baik dalam memberikan pengalaman bermain esport.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dimulai dengan babak penyisihan Free Fire Jumat lusa 13 Mei, pertarungan para atlet esport akan berlangsung hingga 22 Mei atau sehari sebelum penutupan SEA Games Vietnam. Indonesia mengirimkan 38 atlet esport terbaik ke SEA Games Vietnam. Mereka akan berkompetisi pada lima nomor pertandingan, yaitu Mobile Legends (solo dan tim), Free Fire, FIFA Online dan Cross Fire.

Sejumlah atlet, menurut data yang diterima ANTARA, telah tiba di Hanoi, Senin, yaitu dari tim Free Fire dan FIFA Online 4. Sementara tim PUBG Mobile dijadwalkan tiba pada Jumat, tim Mobile Legends pada Minggu, dan rombongan terakhir tim Crossfire Selasa pekan depan. (*)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persiapan untuk pertandingan esport yang akan digelar pada SEA Games Vietnam dilakukan menjelang upacara pembukaan. Tampak para pekerja sibuk menyulap ruang pertemuan di lantai 1 National Convention Center, Hanoi, Vietnam, Rabu, menjadi arena pertempuran para atlet cabang olahraga esport. Menurut penyelenggara, ruangan tersebut akan menjadi tempat bertanding nomor Wild Rift dan PUBG Mobile, sementara nomor lainnya akan digelar di ruangan yang berbeda. “Persiapan saat ini sudah mencapai 80 persen. Esport akan digelar di tiga ruangan yang tersebar di lantai 1, 2 dan tiga NCC,” kata Andy dari 500bros Studio kepada ANTARA.

BACA JUGA : Emas Pertama Indonesia Tertunda Sehari pada SEA Games 2021 Hanoi

Sedangkan untuk kecepatan jaringan, seperti yang dilakukan ANTARA di area lokal atau WiFi lewat aplikasi Speedtest di sekitar arena pertandingan hasilnya, latensi internet tercatat rata-rata pada 8ms, angka yang baik untuk menggelar pertandingan esport. Latensi adalah jeda waktu yang dibutuhkan untuk mengantarkan data dari pengirim ke penerima. Sebagai gambaran, angka yang latensi semakin rendah akan semakin baik dalam memberikan pengalaman bermain esport.

Dimulai dengan babak penyisihan Free Fire Jumat lusa 13 Mei, pertarungan para atlet esport akan berlangsung hingga 22 Mei atau sehari sebelum penutupan SEA Games Vietnam. Indonesia mengirimkan 38 atlet esport terbaik ke SEA Games Vietnam. Mereka akan berkompetisi pada lima nomor pertandingan, yaitu Mobile Legends (solo dan tim), Free Fire, FIFA Online dan Cross Fire.

Sejumlah atlet, menurut data yang diterima ANTARA, telah tiba di Hanoi, Senin, yaitu dari tim Free Fire dan FIFA Online 4. Sementara tim PUBG Mobile dijadwalkan tiba pada Jumat, tim Mobile Legends pada Minggu, dan rombongan terakhir tim Crossfire Selasa pekan depan. (*)

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persiapan untuk pertandingan esport yang akan digelar pada SEA Games Vietnam dilakukan menjelang upacara pembukaan. Tampak para pekerja sibuk menyulap ruang pertemuan di lantai 1 National Convention Center, Hanoi, Vietnam, Rabu, menjadi arena pertempuran para atlet cabang olahraga esport. Menurut penyelenggara, ruangan tersebut akan menjadi tempat bertanding nomor Wild Rift dan PUBG Mobile, sementara nomor lainnya akan digelar di ruangan yang berbeda. “Persiapan saat ini sudah mencapai 80 persen. Esport akan digelar di tiga ruangan yang tersebar di lantai 1, 2 dan tiga NCC,” kata Andy dari 500bros Studio kepada ANTARA.

BACA JUGA : Emas Pertama Indonesia Tertunda Sehari pada SEA Games 2021 Hanoi

Sedangkan untuk kecepatan jaringan, seperti yang dilakukan ANTARA di area lokal atau WiFi lewat aplikasi Speedtest di sekitar arena pertandingan hasilnya, latensi internet tercatat rata-rata pada 8ms, angka yang baik untuk menggelar pertandingan esport. Latensi adalah jeda waktu yang dibutuhkan untuk mengantarkan data dari pengirim ke penerima. Sebagai gambaran, angka yang latensi semakin rendah akan semakin baik dalam memberikan pengalaman bermain esport.

Dimulai dengan babak penyisihan Free Fire Jumat lusa 13 Mei, pertarungan para atlet esport akan berlangsung hingga 22 Mei atau sehari sebelum penutupan SEA Games Vietnam. Indonesia mengirimkan 38 atlet esport terbaik ke SEA Games Vietnam. Mereka akan berkompetisi pada lima nomor pertandingan, yaitu Mobile Legends (solo dan tim), Free Fire, FIFA Online dan Cross Fire.

Sejumlah atlet, menurut data yang diterima ANTARA, telah tiba di Hanoi, Senin, yaitu dari tim Free Fire dan FIFA Online 4. Sementara tim PUBG Mobile dijadwalkan tiba pada Jumat, tim Mobile Legends pada Minggu, dan rombongan terakhir tim Crossfire Selasa pekan depan. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/