30.5 C
Jember
Friday, 9 June 2023

Persid Jember Mogok Latihan Jelang Liga 3

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Persid Jember saat ini sedang mengalami berbagai guncangan. Padahal, waktu terus berjalan dan pembukaan Liga 3 sudah di depan mata. Namun, para pemain klub yang digadang-gadang bisa jadi juara itu sedang dilanda kegelisahan.

BACA JUGA : Desain Besar Olahraga Nasional

Terhitung hingga saat ini para pemain Persid sedang mogok latihan. Padahal sebelumnya mereka telah melakukan uji coba dengan sesama tim Liga 3, (2/9) di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Alih-alih semakin gencar mempersiapkan diri untuk menghadapi Liga 3, yang terjadi saat ini justru pemain mogok latihan. Belum diketahui pasti sejak kapan para pemain melakukan aksi mogok latihan. Sebab, saat dikonfirmasi dari berbagai pihak, tidak ada yang memberikan komentar.

Tentu hal itu bisa berdampak pada kesiapan skuad Macan Raung tersebut untuk bertanding di Liga 3. “Kondisi internal sudah semakin tidak jelas,” ujar salah satu sumber kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam penuturannya, alasan kuat para pemain Persid mogok latihan karena gaji mereka tidak cair. Belum diketahui pasti pihak manajemen melakukan tindakan tersebut. Padahal dalam situasi seperti ini, pihak manajemen sigap membenahi kondisi internal yang bermasalah. “Sudah dua bulan gaji nunggak,” katanya.

Dikonfirmasi mengenai pemain yang mogok latihan, Pelatih Persid Slamet Sampurno enggan memberikan komentar terkait latihan. “Langsung ke manajemen saja,” kata Slamet.

Di sisi lain, hasil uji coba menurutnya sudah menunjukkan perkembangan yang bagus. Berbagai posisi juga banyak mengalami peningkatan. “Meski skor imbang (saat uji coba dengan Banyuwangi Putra, Red), namun para pemain banyak progres,” ujarnya.

Sementara itu, pihak manajemen Persid juga belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi. Jawa Pos Radar Jember sudah mendatangi mes Persid di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, namun manajemen tidak ada. Manajer Resky Pratama Hermansyah yang dikonfirmasi juga belum merespons. Demikian pula dengan Sekretaris Manajer Aulia Ruliansyah, belum memberikan keterangan. (mg5/c2/nur)

 

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Persid Jember saat ini sedang mengalami berbagai guncangan. Padahal, waktu terus berjalan dan pembukaan Liga 3 sudah di depan mata. Namun, para pemain klub yang digadang-gadang bisa jadi juara itu sedang dilanda kegelisahan.

BACA JUGA : Desain Besar Olahraga Nasional

Terhitung hingga saat ini para pemain Persid sedang mogok latihan. Padahal sebelumnya mereka telah melakukan uji coba dengan sesama tim Liga 3, (2/9) di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Alih-alih semakin gencar mempersiapkan diri untuk menghadapi Liga 3, yang terjadi saat ini justru pemain mogok latihan. Belum diketahui pasti sejak kapan para pemain melakukan aksi mogok latihan. Sebab, saat dikonfirmasi dari berbagai pihak, tidak ada yang memberikan komentar.

Tentu hal itu bisa berdampak pada kesiapan skuad Macan Raung tersebut untuk bertanding di Liga 3. “Kondisi internal sudah semakin tidak jelas,” ujar salah satu sumber kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam penuturannya, alasan kuat para pemain Persid mogok latihan karena gaji mereka tidak cair. Belum diketahui pasti pihak manajemen melakukan tindakan tersebut. Padahal dalam situasi seperti ini, pihak manajemen sigap membenahi kondisi internal yang bermasalah. “Sudah dua bulan gaji nunggak,” katanya.

Dikonfirmasi mengenai pemain yang mogok latihan, Pelatih Persid Slamet Sampurno enggan memberikan komentar terkait latihan. “Langsung ke manajemen saja,” kata Slamet.

Di sisi lain, hasil uji coba menurutnya sudah menunjukkan perkembangan yang bagus. Berbagai posisi juga banyak mengalami peningkatan. “Meski skor imbang (saat uji coba dengan Banyuwangi Putra, Red), namun para pemain banyak progres,” ujarnya.

Sementara itu, pihak manajemen Persid juga belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi. Jawa Pos Radar Jember sudah mendatangi mes Persid di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, namun manajemen tidak ada. Manajer Resky Pratama Hermansyah yang dikonfirmasi juga belum merespons. Demikian pula dengan Sekretaris Manajer Aulia Ruliansyah, belum memberikan keterangan. (mg5/c2/nur)

 

PATRANG, Radar Jember – Persid Jember saat ini sedang mengalami berbagai guncangan. Padahal, waktu terus berjalan dan pembukaan Liga 3 sudah di depan mata. Namun, para pemain klub yang digadang-gadang bisa jadi juara itu sedang dilanda kegelisahan.

BACA JUGA : Desain Besar Olahraga Nasional

Terhitung hingga saat ini para pemain Persid sedang mogok latihan. Padahal sebelumnya mereka telah melakukan uji coba dengan sesama tim Liga 3, (2/9) di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Alih-alih semakin gencar mempersiapkan diri untuk menghadapi Liga 3, yang terjadi saat ini justru pemain mogok latihan. Belum diketahui pasti sejak kapan para pemain melakukan aksi mogok latihan. Sebab, saat dikonfirmasi dari berbagai pihak, tidak ada yang memberikan komentar.

Tentu hal itu bisa berdampak pada kesiapan skuad Macan Raung tersebut untuk bertanding di Liga 3. “Kondisi internal sudah semakin tidak jelas,” ujar salah satu sumber kepada Jawa Pos Radar Jember.

Dalam penuturannya, alasan kuat para pemain Persid mogok latihan karena gaji mereka tidak cair. Belum diketahui pasti pihak manajemen melakukan tindakan tersebut. Padahal dalam situasi seperti ini, pihak manajemen sigap membenahi kondisi internal yang bermasalah. “Sudah dua bulan gaji nunggak,” katanya.

Dikonfirmasi mengenai pemain yang mogok latihan, Pelatih Persid Slamet Sampurno enggan memberikan komentar terkait latihan. “Langsung ke manajemen saja,” kata Slamet.

Di sisi lain, hasil uji coba menurutnya sudah menunjukkan perkembangan yang bagus. Berbagai posisi juga banyak mengalami peningkatan. “Meski skor imbang (saat uji coba dengan Banyuwangi Putra, Red), namun para pemain banyak progres,” ujarnya.

Sementara itu, pihak manajemen Persid juga belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi. Jawa Pos Radar Jember sudah mendatangi mes Persid di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, namun manajemen tidak ada. Manajer Resky Pratama Hermansyah yang dikonfirmasi juga belum merespons. Demikian pula dengan Sekretaris Manajer Aulia Ruliansyah, belum memberikan keterangan. (mg5/c2/nur)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca