alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Siapkan Sepuluh Atlet untuk Seleksi Tingkat Provinsi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember telah mengirimkan daftar nama lolos seleksi Timnas U-19 dan U-16, untuk selanjutnya ikut seleksi tingkat Asprov PSSI Jatim. Lima pesepak bola yang lolos seleksi tingkat Asprov PSSI Jember untuk U-16 di antaranya M Asas Zidan (Anak Manja), Ashadillah Naufal Cannavaro (Sonic Tanggul Putra), Sahrul Eka Saputra (Porsep Paleran), Ackmal Fausi (Putra Jaya), dan Alba Reyno Yanuar (Pordes FC). Sementara itu, yang lolos U-19 tingkat Jember dan bakal mengikuti seleksi tingkat Jatim yakni Showtu Wafif (Jember Putra), Novan Trio (Pordes FC), Ikhsan Maulana (Anak Manja), Eriec Dyar Cantona (IM), dan Vian Andanu Putra (Sonic Putra Tanggul).

Ketua Askab PSSI Jember Sutikno berharap besar pesepak bola Jember tersebut terus lolos hingga tingkat nasional. Selain sepuluh pemain tersebut, juga ada dua pesepak bola asal Jember yang telah menunggu di Surabaya untuk seleksi, yaitu Bramdani dan Rizki Setyawan. “Bramdani dan Rizki Setyawan sudah lolos terlebih dahulu,” paparnya.

Dua pesepak bola asal Jember itu, lanjut dia, tergabung dalam Persebaya Junior. Bahkan, Bramdani juga merupakan alumnus Garuda Select, yang pernah mengikuti pelatihan di Eropa. Kepada Jawa Pos Radar Jember, Bramdani mengakui dirinya telah mengikuti seleksi Timnas U-19 bersama rekan satu timnya dari Jember, yaitu Rizki Setyawan. “Kalau saya posisi sekarang di Surabaya, bukan di Jakarta,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Bendahara Askab PSSI Jember sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi Tingkat Kabupaten Jember Andik Slamet mengatakan, seleksi tersebut juga sekaligus memperbarui bank data pemain di Askab PSSI Jember. Selain itu, juga menyongsong persiapan tim sepak bola kontingen Jember di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. “Khusus yang terjaring di U-19 setidaknya mereka akan disiapkan untuk seleksi Porprov. Karena usia maksimal Porprov adalah 21 tahun,” paparnya.

Dia menegaskan, akibat pandemi Covid-19, tidak ada kegiatan olahraga resmi. Termasuk liga profesional ataupun di tingkat Askab. “Tahun 2020 ini tidak ada kompetisi sama sekali,” paparnya. Dalam regulasi, kompetisi yang wajib digelar oleh Askab PSSI se-Indonesia adalah kompetisi usia dini Piala Soeratin U-13 dan U-15. “Pesertanya ya klub internal yang berada di naungan Askab PSSI Jember,” jelasnya. Kompetisi Piala Soeratin U-13 dan U-15 pun juga telah dilaksanakan oleh Askab PSSI.

Sementara itu, seleksi terbuka ini dibuka untuk klub yang di bawah naungan Askab PSSI Jember. Tercatat 76 klub serta satu klub yang telah terafiliasi ikut serta. “Seleksi terbuka seperti Jember juga dilakukan di beberapa daerah seperti Tuban,” paparnya.

Askab PSSI sejatinya memiliki data pemain. Tapi, karena pandemi setahun penuh ini, pihaknya masih belum tahu bagaimana kondisi atlet sepak bola saat ini. “Karena pandemi, mereka rutin latihan atau tidak, serta kondisinya bagaimana, juga belum tahu. Sehingga, langkah baiknya adalah gelar seleksi terbuka untuk membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pesepak bola muda di Jember,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember telah mengirimkan daftar nama lolos seleksi Timnas U-19 dan U-16, untuk selanjutnya ikut seleksi tingkat Asprov PSSI Jatim. Lima pesepak bola yang lolos seleksi tingkat Asprov PSSI Jember untuk U-16 di antaranya M Asas Zidan (Anak Manja), Ashadillah Naufal Cannavaro (Sonic Tanggul Putra), Sahrul Eka Saputra (Porsep Paleran), Ackmal Fausi (Putra Jaya), dan Alba Reyno Yanuar (Pordes FC). Sementara itu, yang lolos U-19 tingkat Jember dan bakal mengikuti seleksi tingkat Jatim yakni Showtu Wafif (Jember Putra), Novan Trio (Pordes FC), Ikhsan Maulana (Anak Manja), Eriec Dyar Cantona (IM), dan Vian Andanu Putra (Sonic Putra Tanggul).

Ketua Askab PSSI Jember Sutikno berharap besar pesepak bola Jember tersebut terus lolos hingga tingkat nasional. Selain sepuluh pemain tersebut, juga ada dua pesepak bola asal Jember yang telah menunggu di Surabaya untuk seleksi, yaitu Bramdani dan Rizki Setyawan. “Bramdani dan Rizki Setyawan sudah lolos terlebih dahulu,” paparnya.

Dua pesepak bola asal Jember itu, lanjut dia, tergabung dalam Persebaya Junior. Bahkan, Bramdani juga merupakan alumnus Garuda Select, yang pernah mengikuti pelatihan di Eropa. Kepada Jawa Pos Radar Jember, Bramdani mengakui dirinya telah mengikuti seleksi Timnas U-19 bersama rekan satu timnya dari Jember, yaitu Rizki Setyawan. “Kalau saya posisi sekarang di Surabaya, bukan di Jakarta,” terangnya.

Sementara itu, Bendahara Askab PSSI Jember sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi Tingkat Kabupaten Jember Andik Slamet mengatakan, seleksi tersebut juga sekaligus memperbarui bank data pemain di Askab PSSI Jember. Selain itu, juga menyongsong persiapan tim sepak bola kontingen Jember di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. “Khusus yang terjaring di U-19 setidaknya mereka akan disiapkan untuk seleksi Porprov. Karena usia maksimal Porprov adalah 21 tahun,” paparnya.

Dia menegaskan, akibat pandemi Covid-19, tidak ada kegiatan olahraga resmi. Termasuk liga profesional ataupun di tingkat Askab. “Tahun 2020 ini tidak ada kompetisi sama sekali,” paparnya. Dalam regulasi, kompetisi yang wajib digelar oleh Askab PSSI se-Indonesia adalah kompetisi usia dini Piala Soeratin U-13 dan U-15. “Pesertanya ya klub internal yang berada di naungan Askab PSSI Jember,” jelasnya. Kompetisi Piala Soeratin U-13 dan U-15 pun juga telah dilaksanakan oleh Askab PSSI.

Sementara itu, seleksi terbuka ini dibuka untuk klub yang di bawah naungan Askab PSSI Jember. Tercatat 76 klub serta satu klub yang telah terafiliasi ikut serta. “Seleksi terbuka seperti Jember juga dilakukan di beberapa daerah seperti Tuban,” paparnya.

Askab PSSI sejatinya memiliki data pemain. Tapi, karena pandemi setahun penuh ini, pihaknya masih belum tahu bagaimana kondisi atlet sepak bola saat ini. “Karena pandemi, mereka rutin latihan atau tidak, serta kondisinya bagaimana, juga belum tahu. Sehingga, langkah baiknya adalah gelar seleksi terbuka untuk membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pesepak bola muda di Jember,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember telah mengirimkan daftar nama lolos seleksi Timnas U-19 dan U-16, untuk selanjutnya ikut seleksi tingkat Asprov PSSI Jatim. Lima pesepak bola yang lolos seleksi tingkat Asprov PSSI Jember untuk U-16 di antaranya M Asas Zidan (Anak Manja), Ashadillah Naufal Cannavaro (Sonic Tanggul Putra), Sahrul Eka Saputra (Porsep Paleran), Ackmal Fausi (Putra Jaya), dan Alba Reyno Yanuar (Pordes FC). Sementara itu, yang lolos U-19 tingkat Jember dan bakal mengikuti seleksi tingkat Jatim yakni Showtu Wafif (Jember Putra), Novan Trio (Pordes FC), Ikhsan Maulana (Anak Manja), Eriec Dyar Cantona (IM), dan Vian Andanu Putra (Sonic Putra Tanggul).

Ketua Askab PSSI Jember Sutikno berharap besar pesepak bola Jember tersebut terus lolos hingga tingkat nasional. Selain sepuluh pemain tersebut, juga ada dua pesepak bola asal Jember yang telah menunggu di Surabaya untuk seleksi, yaitu Bramdani dan Rizki Setyawan. “Bramdani dan Rizki Setyawan sudah lolos terlebih dahulu,” paparnya.

Dua pesepak bola asal Jember itu, lanjut dia, tergabung dalam Persebaya Junior. Bahkan, Bramdani juga merupakan alumnus Garuda Select, yang pernah mengikuti pelatihan di Eropa. Kepada Jawa Pos Radar Jember, Bramdani mengakui dirinya telah mengikuti seleksi Timnas U-19 bersama rekan satu timnya dari Jember, yaitu Rizki Setyawan. “Kalau saya posisi sekarang di Surabaya, bukan di Jakarta,” terangnya.

Sementara itu, Bendahara Askab PSSI Jember sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi Tingkat Kabupaten Jember Andik Slamet mengatakan, seleksi tersebut juga sekaligus memperbarui bank data pemain di Askab PSSI Jember. Selain itu, juga menyongsong persiapan tim sepak bola kontingen Jember di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. “Khusus yang terjaring di U-19 setidaknya mereka akan disiapkan untuk seleksi Porprov. Karena usia maksimal Porprov adalah 21 tahun,” paparnya.

Dia menegaskan, akibat pandemi Covid-19, tidak ada kegiatan olahraga resmi. Termasuk liga profesional ataupun di tingkat Askab. “Tahun 2020 ini tidak ada kompetisi sama sekali,” paparnya. Dalam regulasi, kompetisi yang wajib digelar oleh Askab PSSI se-Indonesia adalah kompetisi usia dini Piala Soeratin U-13 dan U-15. “Pesertanya ya klub internal yang berada di naungan Askab PSSI Jember,” jelasnya. Kompetisi Piala Soeratin U-13 dan U-15 pun juga telah dilaksanakan oleh Askab PSSI.

Sementara itu, seleksi terbuka ini dibuka untuk klub yang di bawah naungan Askab PSSI Jember. Tercatat 76 klub serta satu klub yang telah terafiliasi ikut serta. “Seleksi terbuka seperti Jember juga dilakukan di beberapa daerah seperti Tuban,” paparnya.

Askab PSSI sejatinya memiliki data pemain. Tapi, karena pandemi setahun penuh ini, pihaknya masih belum tahu bagaimana kondisi atlet sepak bola saat ini. “Karena pandemi, mereka rutin latihan atau tidak, serta kondisinya bagaimana, juga belum tahu. Sehingga, langkah baiknya adalah gelar seleksi terbuka untuk membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pesepak bola muda di Jember,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/