Sempat Beban Jadi Kapten Tim

 Pesepak Bola Putri Asal Bondowoso yang Bela Persebaya

PENGALAMAN BERTANDING: Pesepak bola putri asal Bondowoso, Feni Norrahmah, ketika membela Persebaya putri di kompetisi Liga 1 putri, tahun lalu. Dirinya menjadi salah satu pemain pilar di lini belakang Persebaya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Siapa sangka ada tiga pesepak bola putri asal Bondowoso yang bermain di kompetisi teratas Liga 1 putri, tahun lalu. Mereka adalah Feni Norrahmah, Izha Lely, dan Nabila Fitria. Mereka bertiga pun bermain di satu klub yang sama. Yakni Persebaya Putri.

Bakat-bakat pesepak bola putri asal Kota Tape ini tak dapat diremehkan. Ketiganya menjadi penggawa andalan di tim asuhan Pelatih Kepala Ridwan Anwar tersebut. Bahkan, Feni Norrahman menjadi kapten di beberapa laga Persebaya putri.

Terlebih, pemain yang tahun ini berusia 19 tahun tersebut pertama kali mencicipi kompetisi Liga 1 putri. Apalagi bisa membela klub sebesar Persebaya, walaupun di tim putrinya. “Kalau dibilang ketat ya ketat sih Liga 1 ini. Tapi sebelumnya kami sudah saling kenal antarpemain. Jadi dibawa enjoy saja,” ujar pelajar SMAN 1 Tenggarang itu.

Dia sempat disinggung mengenai apakah ada beban tersendiri membela Persebaya putri. Mengingat dirinya menjadi second captain di tim. “Kalau beban tidak ada. Hanya kalau diberi kepercayaan kapten itu menjadi beban tersendiri. Takut tidak bisa main bagus untuk tim. Apalagi saya juga terhitung pemain muda dibanding rekan-rekan lainnya,” beber Feni kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sebelum ber-jersey Persebaya, tahun 2018 perempuan yang akrab disapa Feni ini bergabung bersama PFA Bali dan 2017 dengan klub putri Surakarta Solo. Sebelum bergabung dengan Persebaya, Feni sebenarnya sempat mengikuti seleksi di Bali United (BU) putri. “Waktu itu lolos. Tapi tidak saya ambil, karena saat itu saya akan mengikuti ujian sekolah. TC di BU juga berbulan-bulan. Kemungkinan besar pihak sekolah tidak mengizinkan,” terang Feni.

Feni sempat ingin memutuskan untuk ikut liga tahun depan. Namun, tak berselang lama, Persebaya membuka slot pemain seleksi untuk Liga 1 2019. “Dapat kabar dari teman kalau Persebaya buka seleksi. Dari situ saya diajak teman untuk ikut. Alhamdulillah lolos,” ungkap pemain yang berposisi sebagai center back ini.

Beberapa bulan terakhir selama pandemi, Feni sempat kembali ke Surabaya. Guna persiapan untuk agenda salah satu turnamen. “Saya baru balik dari Surabaya. Kebetulan beberapa bulan terakhir kumpul untuk persiapan turnamen Kartini Cup. Tetapi masih dalam kondisi pandemi, turnamennya terpaksa diundur,” pungkas Feni.

 

Editor: Solikhul Huda
Reporter: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa