alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Dicari! Plt Ketua KONI

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hari ini, Komite Olahraga Indonesia (KONI) Jember menggelar rapat pleno untuk menentukan Plt ketua, seusai Abdul Haris Alfianto alias Alfin mundur dari jabatannya. Hanya, kandidat yang bakal didapuk menjabat Plt ketua hingga kemarin belum ada yang siap. Mereka tidak ingin menerima timangan sebagai pucuk pimpinan induk organisasi cabang olahraga (cabor) di Jember tersebut.

“Agenda rapat pleno KONI Jember besok (hari ini, Red). Dan semua pengurus diundang,” terang Aries Bawono, Humas KONI Jember. Agenda utama, kata dia, tidak lain untuk menentukan Plt Ketua KONI Jember.

Aries mengatakan, telah memiliki rencana siapa yang akan menggantikan Alfin sebagai Plt setelah mundur dari jabatannya sebagai Ketua KONI Jember. “Rencana itu Pak Sapto yang jadi Plt,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sapto Nugrogho adalah Bendahara KONI Jember. Namanya disebut oleh Alfin bakal menggantikannya sebagai nakhoda KONI. Sebelumnya, Alfin mengatakan, setelah dirinya mundur, sosok ketua harus diisi Plt dari Pengurus KONI Jember yang sah. Minimal, menurutnya, adalah pengurus harian.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Sapto Nugroho mengaku mundur dan tidak bisa menjadi Plt Ketua KONI Jember. Dia juga telah mengutarakan hal tersebut kepada ketua. Dia enggan menerima jadi Plt karena merasa tidak siap. “Terlalu berat,” ucapnya.

Dia juga menyarankan Alfin agar memilih sosok yang lain saja. Keputusan itu juga sudah dia rundingkan bersama anak-anaknya. Sebab, kata dia, anak-anaknya itu butuh waktu yang banyak dengan dirinya. Hal itu tidak lain karena Sapto baru saja kehilangan istri. “Saya konsentrasi sama anak-anak,” ucap pensiunan pegawai PDAM Jember tersebut.

Hal senada juga diutarakan oleh Indi Naidha. Bahkan, melalui akun medsosnya, dia menyatakan secara terbuka bahwa tidak berkenan menjadi Plt Ketua KONI Jember. “Untuk alasannya, ya tidak mau saja untuk jadi Plt,” ucap Indi ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon.

Padahal, jabatan di KONI Jember cukup strategis, yaitu Wakil Ketua I. Dalam AD/ART KONI, bila ketua berhalangan tetap, yang salah satunya karena mengundurkan diri, maka ketua umum dapat menunjuk Plt kepada unsur wakil ketua umum.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hari ini, Komite Olahraga Indonesia (KONI) Jember menggelar rapat pleno untuk menentukan Plt ketua, seusai Abdul Haris Alfianto alias Alfin mundur dari jabatannya. Hanya, kandidat yang bakal didapuk menjabat Plt ketua hingga kemarin belum ada yang siap. Mereka tidak ingin menerima timangan sebagai pucuk pimpinan induk organisasi cabang olahraga (cabor) di Jember tersebut.

“Agenda rapat pleno KONI Jember besok (hari ini, Red). Dan semua pengurus diundang,” terang Aries Bawono, Humas KONI Jember. Agenda utama, kata dia, tidak lain untuk menentukan Plt Ketua KONI Jember.

Aries mengatakan, telah memiliki rencana siapa yang akan menggantikan Alfin sebagai Plt setelah mundur dari jabatannya sebagai Ketua KONI Jember. “Rencana itu Pak Sapto yang jadi Plt,” jelasnya.

Sapto Nugrogho adalah Bendahara KONI Jember. Namanya disebut oleh Alfin bakal menggantikannya sebagai nakhoda KONI. Sebelumnya, Alfin mengatakan, setelah dirinya mundur, sosok ketua harus diisi Plt dari Pengurus KONI Jember yang sah. Minimal, menurutnya, adalah pengurus harian.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Sapto Nugroho mengaku mundur dan tidak bisa menjadi Plt Ketua KONI Jember. Dia juga telah mengutarakan hal tersebut kepada ketua. Dia enggan menerima jadi Plt karena merasa tidak siap. “Terlalu berat,” ucapnya.

Dia juga menyarankan Alfin agar memilih sosok yang lain saja. Keputusan itu juga sudah dia rundingkan bersama anak-anaknya. Sebab, kata dia, anak-anaknya itu butuh waktu yang banyak dengan dirinya. Hal itu tidak lain karena Sapto baru saja kehilangan istri. “Saya konsentrasi sama anak-anak,” ucap pensiunan pegawai PDAM Jember tersebut.

Hal senada juga diutarakan oleh Indi Naidha. Bahkan, melalui akun medsosnya, dia menyatakan secara terbuka bahwa tidak berkenan menjadi Plt Ketua KONI Jember. “Untuk alasannya, ya tidak mau saja untuk jadi Plt,” ucap Indi ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon.

Padahal, jabatan di KONI Jember cukup strategis, yaitu Wakil Ketua I. Dalam AD/ART KONI, bila ketua berhalangan tetap, yang salah satunya karena mengundurkan diri, maka ketua umum dapat menunjuk Plt kepada unsur wakil ketua umum.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hari ini, Komite Olahraga Indonesia (KONI) Jember menggelar rapat pleno untuk menentukan Plt ketua, seusai Abdul Haris Alfianto alias Alfin mundur dari jabatannya. Hanya, kandidat yang bakal didapuk menjabat Plt ketua hingga kemarin belum ada yang siap. Mereka tidak ingin menerima timangan sebagai pucuk pimpinan induk organisasi cabang olahraga (cabor) di Jember tersebut.

“Agenda rapat pleno KONI Jember besok (hari ini, Red). Dan semua pengurus diundang,” terang Aries Bawono, Humas KONI Jember. Agenda utama, kata dia, tidak lain untuk menentukan Plt Ketua KONI Jember.

Aries mengatakan, telah memiliki rencana siapa yang akan menggantikan Alfin sebagai Plt setelah mundur dari jabatannya sebagai Ketua KONI Jember. “Rencana itu Pak Sapto yang jadi Plt,” jelasnya.

Sapto Nugrogho adalah Bendahara KONI Jember. Namanya disebut oleh Alfin bakal menggantikannya sebagai nakhoda KONI. Sebelumnya, Alfin mengatakan, setelah dirinya mundur, sosok ketua harus diisi Plt dari Pengurus KONI Jember yang sah. Minimal, menurutnya, adalah pengurus harian.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Sapto Nugroho mengaku mundur dan tidak bisa menjadi Plt Ketua KONI Jember. Dia juga telah mengutarakan hal tersebut kepada ketua. Dia enggan menerima jadi Plt karena merasa tidak siap. “Terlalu berat,” ucapnya.

Dia juga menyarankan Alfin agar memilih sosok yang lain saja. Keputusan itu juga sudah dia rundingkan bersama anak-anaknya. Sebab, kata dia, anak-anaknya itu butuh waktu yang banyak dengan dirinya. Hal itu tidak lain karena Sapto baru saja kehilangan istri. “Saya konsentrasi sama anak-anak,” ucap pensiunan pegawai PDAM Jember tersebut.

Hal senada juga diutarakan oleh Indi Naidha. Bahkan, melalui akun medsosnya, dia menyatakan secara terbuka bahwa tidak berkenan menjadi Plt Ketua KONI Jember. “Untuk alasannya, ya tidak mau saja untuk jadi Plt,” ucap Indi ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon.

Padahal, jabatan di KONI Jember cukup strategis, yaitu Wakil Ketua I. Dalam AD/ART KONI, bila ketua berhalangan tetap, yang salah satunya karena mengundurkan diri, maka ketua umum dapat menunjuk Plt kepada unsur wakil ketua umum.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/