alexametrics
24.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Performa Atlet Masih Naik Turun

Belum Bisa Bicara di Porprov

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Performa naik turun terjadi di kancah bulu tangkis Jember membuat kompetisi tak bisa diprediksi. Setidaknya, inilah yang tampak dalam ajang Sirkuit Empat Kabupaten (Sirkab) 6-7 Maret lalu di Lapangan Rush Badminton. Tercatat sembilan atlet yang mampu naik podium.

Namun, capaian ini tak lebih baik dibandingkan dalam gelaran Sirkab bulan lalu di Banyuwangi, di mana ada 11 atlet Jember yang naik podium. Bahkan, tak sedikit atlet Jember yang saling bertemu di partai final. Pertemuan atlet sesama dari Jember salah satunya terjadi saat Haikal Ramadhan berjumpa dengan Aldi Hilman di partai puncak. Haikal yang di Sirkab Banyuwangi lalu keluar sebagai runner-up, akhirnya mampu menumbangkan rekan setimnya dalam dua set langsung dengan skor 21-19, 21-17.

Sementara itu, di laga puncak tunggal putra lainnya, persaingan antara pebulu tangkis Jember dengan Banyuwangi tersaji ketat. M Diqky, pebulu tangkis Jember, justru kalah terlebih dahulu di set pertama melawan Bagas Danuarga dengan skor 17-21. Meski mampu meraih kemenangan di set kedua dengan skor 21-19, Diqky yang juga turun di partai ganda campuran pun akhirnya terkuras energinya sehingga kalah di set ketiga dengan skor cukup jauh 10-21.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain Haikal yang keluar sebagai juara serta Diqky dan Aldi keluar sebagai runner-up, di sektor ganda campuran Haikal/Indy Efrita keluar sebagai juara. Sedangkan Diqky/Tiara sebagai runner-up. Selain itu, pebulu tangkis tunggal usia dini Adzra Dwiyaffa juga meraih juara. Begitu pula di sektor tunggal anak putra, dua atletnya, yakni Irfan Zaki dan Aditya, keluar di urutan kedua. Selain itu, juga ada Abkharin Fauziah yang keluar sebagai juara di tunggal remaja putri.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo mengatakan, kejuaraan Sirnas tersebut menjadi ajang laga persahabatan untuk kembali mengasah kemampuan atlet di tengah pandemi. Hasil Sirnas tersebut juga dijadikan sebagai bahan PBSI untuk evaluasi perkembangan atlet.

Dia mengaku, performa atlet masih naik turun. Hal itu dibuktikan dengan adanya atet yang mampu keluar sebagai juara dan ada yang hanya sebagai runner-up.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Performa naik turun terjadi di kancah bulu tangkis Jember membuat kompetisi tak bisa diprediksi. Setidaknya, inilah yang tampak dalam ajang Sirkuit Empat Kabupaten (Sirkab) 6-7 Maret lalu di Lapangan Rush Badminton. Tercatat sembilan atlet yang mampu naik podium.

Namun, capaian ini tak lebih baik dibandingkan dalam gelaran Sirkab bulan lalu di Banyuwangi, di mana ada 11 atlet Jember yang naik podium. Bahkan, tak sedikit atlet Jember yang saling bertemu di partai final. Pertemuan atlet sesama dari Jember salah satunya terjadi saat Haikal Ramadhan berjumpa dengan Aldi Hilman di partai puncak. Haikal yang di Sirkab Banyuwangi lalu keluar sebagai runner-up, akhirnya mampu menumbangkan rekan setimnya dalam dua set langsung dengan skor 21-19, 21-17.

Sementara itu, di laga puncak tunggal putra lainnya, persaingan antara pebulu tangkis Jember dengan Banyuwangi tersaji ketat. M Diqky, pebulu tangkis Jember, justru kalah terlebih dahulu di set pertama melawan Bagas Danuarga dengan skor 17-21. Meski mampu meraih kemenangan di set kedua dengan skor 21-19, Diqky yang juga turun di partai ganda campuran pun akhirnya terkuras energinya sehingga kalah di set ketiga dengan skor cukup jauh 10-21.

Selain Haikal yang keluar sebagai juara serta Diqky dan Aldi keluar sebagai runner-up, di sektor ganda campuran Haikal/Indy Efrita keluar sebagai juara. Sedangkan Diqky/Tiara sebagai runner-up. Selain itu, pebulu tangkis tunggal usia dini Adzra Dwiyaffa juga meraih juara. Begitu pula di sektor tunggal anak putra, dua atletnya, yakni Irfan Zaki dan Aditya, keluar di urutan kedua. Selain itu, juga ada Abkharin Fauziah yang keluar sebagai juara di tunggal remaja putri.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo mengatakan, kejuaraan Sirnas tersebut menjadi ajang laga persahabatan untuk kembali mengasah kemampuan atlet di tengah pandemi. Hasil Sirnas tersebut juga dijadikan sebagai bahan PBSI untuk evaluasi perkembangan atlet.

Dia mengaku, performa atlet masih naik turun. Hal itu dibuktikan dengan adanya atet yang mampu keluar sebagai juara dan ada yang hanya sebagai runner-up.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Performa naik turun terjadi di kancah bulu tangkis Jember membuat kompetisi tak bisa diprediksi. Setidaknya, inilah yang tampak dalam ajang Sirkuit Empat Kabupaten (Sirkab) 6-7 Maret lalu di Lapangan Rush Badminton. Tercatat sembilan atlet yang mampu naik podium.

Namun, capaian ini tak lebih baik dibandingkan dalam gelaran Sirkab bulan lalu di Banyuwangi, di mana ada 11 atlet Jember yang naik podium. Bahkan, tak sedikit atlet Jember yang saling bertemu di partai final. Pertemuan atlet sesama dari Jember salah satunya terjadi saat Haikal Ramadhan berjumpa dengan Aldi Hilman di partai puncak. Haikal yang di Sirkab Banyuwangi lalu keluar sebagai runner-up, akhirnya mampu menumbangkan rekan setimnya dalam dua set langsung dengan skor 21-19, 21-17.

Sementara itu, di laga puncak tunggal putra lainnya, persaingan antara pebulu tangkis Jember dengan Banyuwangi tersaji ketat. M Diqky, pebulu tangkis Jember, justru kalah terlebih dahulu di set pertama melawan Bagas Danuarga dengan skor 17-21. Meski mampu meraih kemenangan di set kedua dengan skor 21-19, Diqky yang juga turun di partai ganda campuran pun akhirnya terkuras energinya sehingga kalah di set ketiga dengan skor cukup jauh 10-21.

Selain Haikal yang keluar sebagai juara serta Diqky dan Aldi keluar sebagai runner-up, di sektor ganda campuran Haikal/Indy Efrita keluar sebagai juara. Sedangkan Diqky/Tiara sebagai runner-up. Selain itu, pebulu tangkis tunggal usia dini Adzra Dwiyaffa juga meraih juara. Begitu pula di sektor tunggal anak putra, dua atletnya, yakni Irfan Zaki dan Aditya, keluar di urutan kedua. Selain itu, juga ada Abkharin Fauziah yang keluar sebagai juara di tunggal remaja putri.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo mengatakan, kejuaraan Sirnas tersebut menjadi ajang laga persahabatan untuk kembali mengasah kemampuan atlet di tengah pandemi. Hasil Sirnas tersebut juga dijadikan sebagai bahan PBSI untuk evaluasi perkembangan atlet.

Dia mengaku, performa atlet masih naik turun. Hal itu dibuktikan dengan adanya atet yang mampu keluar sebagai juara dan ada yang hanya sebagai runner-up.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/