alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Masih Terkendala Pendanaan

Kembang Kempis Cabor Karate

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) masih menjadi permasalahan klasik bagi cabang olahraga di Jember. Minimnya sarpras untuk latihan maupun bertanding masih menjadi kendala selama ini. Seperti halnya untuk cabor bela diri, karate.

Menurut Sujatmiko, Ketua Harian Pengkab Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), selama ini pihaknya pun belum mendapat bantuan yang mereka butuhkan. “Mau pinjam matras saja susah. Selama ini belum ada bantuan matras dari pemerintah daerah. Akhirnya, kami pinjam ke beberapa perguruan yang punya matras,” tuturnya.

Sujatmiko menambahkan, selama ini perguruan karate atau dojo yang ada di Jember bergerak secara mandiri. Termasuk dalam hal pembinaan atlet, latihan rutin sehari-hari, hingga pembiayaan mengikuti sebuah kejuaraan. “Perguruan lainnya progresnya sama dalam masalah pendanaan. Selama ini, teman-teman dojo bergerak mandiri, ikut kejuaraan ya pakai biaya sendiri,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) masih menjadi permasalahan klasik bagi cabang olahraga di Jember. Minimnya sarpras untuk latihan maupun bertanding masih menjadi kendala selama ini. Seperti halnya untuk cabor bela diri, karate.

Menurut Sujatmiko, Ketua Harian Pengkab Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), selama ini pihaknya pun belum mendapat bantuan yang mereka butuhkan. “Mau pinjam matras saja susah. Selama ini belum ada bantuan matras dari pemerintah daerah. Akhirnya, kami pinjam ke beberapa perguruan yang punya matras,” tuturnya.

Sujatmiko menambahkan, selama ini perguruan karate atau dojo yang ada di Jember bergerak secara mandiri. Termasuk dalam hal pembinaan atlet, latihan rutin sehari-hari, hingga pembiayaan mengikuti sebuah kejuaraan. “Perguruan lainnya progresnya sama dalam masalah pendanaan. Selama ini, teman-teman dojo bergerak mandiri, ikut kejuaraan ya pakai biaya sendiri,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) masih menjadi permasalahan klasik bagi cabang olahraga di Jember. Minimnya sarpras untuk latihan maupun bertanding masih menjadi kendala selama ini. Seperti halnya untuk cabor bela diri, karate.

Menurut Sujatmiko, Ketua Harian Pengkab Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), selama ini pihaknya pun belum mendapat bantuan yang mereka butuhkan. “Mau pinjam matras saja susah. Selama ini belum ada bantuan matras dari pemerintah daerah. Akhirnya, kami pinjam ke beberapa perguruan yang punya matras,” tuturnya.

Sujatmiko menambahkan, selama ini perguruan karate atau dojo yang ada di Jember bergerak secara mandiri. Termasuk dalam hal pembinaan atlet, latihan rutin sehari-hari, hingga pembiayaan mengikuti sebuah kejuaraan. “Perguruan lainnya progresnya sama dalam masalah pendanaan. Selama ini, teman-teman dojo bergerak mandiri, ikut kejuaraan ya pakai biaya sendiri,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/