alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

PorProv di Depan Mata, Pemusatan Latihan Belum Ada Kepastian

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID– Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022 sudah di depan mata. Insan olahraga di Jember sudah bertanya-tanya kapan pemusatan latihan atau training center (TC) bakal dilangsungkan. Sebagai salah satu tuan rumah, persiapan yang dilakukan Jember seharusnya jauh lebih matang. Khususnya dalam menggembleng atlet yang bakal mengikuti ajang olahraga bergengsi di tingkat regional tersebut.

Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Jember Rahmad mempertanyakan kapan pelaksanaan TC digelar. Dia mengaku, sejauh ini dirinya belum mengetahui kejelasan waktu pelaksanaannya. Padahal, setelah mengikuti seleksi, para atlet yang terjaring masuk TC sudah menanti kapan pemusatan latihan itu dilaksanakan. “Saat ini para atlet sudah semangat. Bila tidak ada kepastian TC, maka atlet bisa bingung,” ucapnya.

Informasi yang didapat sebelumnya menyebutkan, TC diagendakan 18 kali pertemuan pada tahun ini. Mengenai hal itu, Rahmad menyangsikan kesesuaian rencana dengan tenggat waktu yang tersisa, karena saat ini sudah masuk pekan kedua Oktober. Jika agenda TC dilaksanakan dua kali seminggu, Sabtu dan Minggu, dia juga pesimistis agenda latihan bisa tuntas hingga akhir Desember. “Untuk cabor taekwondo, walau tidak ada TC, tapi kami tetap menyiapkan atlet. Hampir setiap malam kami latihan. Bahkan, untuk nomor poomsae atau seni, ada tambahan menu latihan,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember M Yusuf tidak menjawab secara gamblang keluhan cabor tentang kepastian waktu TC tersebut. Dia hanya menyatakan, pemusatan latihan akan dilaksanakan secepatnya. Dia menuturkan, ada beberapa problem yang menjadi alasan mengapa belum ada TC. Pertama, karena belum tuntasnya seluruh cabor menggelar seleksi. Juga lantaran perubahan besaran anggaran di Dispora. “Ada perombakan, sehingga banyak penyusutan anggaran,” paparnya.

Terkait kejelasan anggaran, pihaknya masih menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember. Awal besaran anggaran untuk persiapan Porprov yang melekat pada Dispora Rp 1,5 miliar. Kemudian, dalam pembahasan RAPBD di Komisi D DPRD Jember ditambah Rp 1 miliar, sehingga total menjadi Rp 2,5 miliar. Jumlah tersebut, direncanakan Rp 1 miliar untuk seleksi dan Rp 1,5 miliar untuk TC. “Memang betul awalnya seperti itu,” terang Yusuf.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID– Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022 sudah di depan mata. Insan olahraga di Jember sudah bertanya-tanya kapan pemusatan latihan atau training center (TC) bakal dilangsungkan. Sebagai salah satu tuan rumah, persiapan yang dilakukan Jember seharusnya jauh lebih matang. Khususnya dalam menggembleng atlet yang bakal mengikuti ajang olahraga bergengsi di tingkat regional tersebut.

Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Jember Rahmad mempertanyakan kapan pelaksanaan TC digelar. Dia mengaku, sejauh ini dirinya belum mengetahui kejelasan waktu pelaksanaannya. Padahal, setelah mengikuti seleksi, para atlet yang terjaring masuk TC sudah menanti kapan pemusatan latihan itu dilaksanakan. “Saat ini para atlet sudah semangat. Bila tidak ada kepastian TC, maka atlet bisa bingung,” ucapnya.

Informasi yang didapat sebelumnya menyebutkan, TC diagendakan 18 kali pertemuan pada tahun ini. Mengenai hal itu, Rahmad menyangsikan kesesuaian rencana dengan tenggat waktu yang tersisa, karena saat ini sudah masuk pekan kedua Oktober. Jika agenda TC dilaksanakan dua kali seminggu, Sabtu dan Minggu, dia juga pesimistis agenda latihan bisa tuntas hingga akhir Desember. “Untuk cabor taekwondo, walau tidak ada TC, tapi kami tetap menyiapkan atlet. Hampir setiap malam kami latihan. Bahkan, untuk nomor poomsae atau seni, ada tambahan menu latihan,” terangnya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember M Yusuf tidak menjawab secara gamblang keluhan cabor tentang kepastian waktu TC tersebut. Dia hanya menyatakan, pemusatan latihan akan dilaksanakan secepatnya. Dia menuturkan, ada beberapa problem yang menjadi alasan mengapa belum ada TC. Pertama, karena belum tuntasnya seluruh cabor menggelar seleksi. Juga lantaran perubahan besaran anggaran di Dispora. “Ada perombakan, sehingga banyak penyusutan anggaran,” paparnya.

Terkait kejelasan anggaran, pihaknya masih menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember. Awal besaran anggaran untuk persiapan Porprov yang melekat pada Dispora Rp 1,5 miliar. Kemudian, dalam pembahasan RAPBD di Komisi D DPRD Jember ditambah Rp 1 miliar, sehingga total menjadi Rp 2,5 miliar. Jumlah tersebut, direncanakan Rp 1 miliar untuk seleksi dan Rp 1,5 miliar untuk TC. “Memang betul awalnya seperti itu,” terang Yusuf.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID– Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022 sudah di depan mata. Insan olahraga di Jember sudah bertanya-tanya kapan pemusatan latihan atau training center (TC) bakal dilangsungkan. Sebagai salah satu tuan rumah, persiapan yang dilakukan Jember seharusnya jauh lebih matang. Khususnya dalam menggembleng atlet yang bakal mengikuti ajang olahraga bergengsi di tingkat regional tersebut.

Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Jember Rahmad mempertanyakan kapan pelaksanaan TC digelar. Dia mengaku, sejauh ini dirinya belum mengetahui kejelasan waktu pelaksanaannya. Padahal, setelah mengikuti seleksi, para atlet yang terjaring masuk TC sudah menanti kapan pemusatan latihan itu dilaksanakan. “Saat ini para atlet sudah semangat. Bila tidak ada kepastian TC, maka atlet bisa bingung,” ucapnya.

Informasi yang didapat sebelumnya menyebutkan, TC diagendakan 18 kali pertemuan pada tahun ini. Mengenai hal itu, Rahmad menyangsikan kesesuaian rencana dengan tenggat waktu yang tersisa, karena saat ini sudah masuk pekan kedua Oktober. Jika agenda TC dilaksanakan dua kali seminggu, Sabtu dan Minggu, dia juga pesimistis agenda latihan bisa tuntas hingga akhir Desember. “Untuk cabor taekwondo, walau tidak ada TC, tapi kami tetap menyiapkan atlet. Hampir setiap malam kami latihan. Bahkan, untuk nomor poomsae atau seni, ada tambahan menu latihan,” terangnya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember M Yusuf tidak menjawab secara gamblang keluhan cabor tentang kepastian waktu TC tersebut. Dia hanya menyatakan, pemusatan latihan akan dilaksanakan secepatnya. Dia menuturkan, ada beberapa problem yang menjadi alasan mengapa belum ada TC. Pertama, karena belum tuntasnya seluruh cabor menggelar seleksi. Juga lantaran perubahan besaran anggaran di Dispora. “Ada perombakan, sehingga banyak penyusutan anggaran,” paparnya.

Terkait kejelasan anggaran, pihaknya masih menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember. Awal besaran anggaran untuk persiapan Porprov yang melekat pada Dispora Rp 1,5 miliar. Kemudian, dalam pembahasan RAPBD di Komisi D DPRD Jember ditambah Rp 1 miliar, sehingga total menjadi Rp 2,5 miliar. Jumlah tersebut, direncanakan Rp 1 miliar untuk seleksi dan Rp 1,5 miliar untuk TC. “Memang betul awalnya seperti itu,” terang Yusuf.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/