Pra-Porprov 2018 dan Porprov 2019 Jadi Pembuktian Awal KONi

Wawan Dwi/Radar Jember KERJA KERAS: Ketua harian KONI Jawa Timur, M. Nabil (jas hijau, tiga dari kiri) dan Ketua Umum KONI Jember, Abdul Haris Afianto alias Alvin (batik biru, tiga dari kanan).

RADARJEMBER.ID- Ketua Umum KONI Jember, Abdul Haris Afianto alias Alvin, yang baru terpilih awal minggu ini, memikul harapan besar untuk memajukan olahraga di Jember. Perhelatan bergengsi Porprov 2019 yang didahului oleh Pra-Porprov 2018, akan menjadi pembuktian awal.

IKLAN

“Target kami minimal dari 20 besar bisa naik jadi 10 besar. Syukur-syukur kalau bisa 5 besar,” tutur Alvin. Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Jember untuk memilih ketum baru, memang disepakati dimajukan pada hari Minggu (05/08) kemarin, agar persiapan atlet-atlet Jember tidak terganggu.

Perihal target peringkat Jember dalam Porprov 2019 yang akan digelar pertengahan awal tahun depan, jadi bahasan bersama. Ketua harian KONI Jawa Timur M. Nabil yang hadir, sempat “menyindir” melorotnya prestasi Jember dalam Porprov 2015 lalu, yang digelar di Banyuwangi.

“Jember ini kecamatannya banyak, penduduknya besar, dalam Porprov di Banyuwangi kemarin cuma peringkat 17. Sedangkan Kediri Kota yang kecamatannya cuma 3, bisa peringkat 3. Kalau Surabaya dan Malang jadi juara umum, okelah itu sudah tidak bisa diganggu,” tutur Nabil.

Dalam Porprov 2015 di Banyuwangi lalu, Jember memang harus puas di peringkat 17 dengan torehan 5 medali emas, 9 perak, dan 7 perunggu yang jika diakumulasikan menjadi 45 poin. Jember bahkan disalip oleh daerah tetangga, Lumajang, di peringkat 12 dengan 52 poin. Apalagi, dengan Banyuwangi yang masuk 10 besar (peringkat 7 dengan 12 emas, 25 perak, dan 34 perunggu, total 132 poin).

“Pesan saya, Jember bisa mempersiapkan cabor-cabor unggulan tanpa mendiskreditkan cabor-cabor lain. Pengurus KONI (Jember) yang lebih tahu, cabor potensial mana yang bisa dikembangkan,” lanjut Nabil.

Terkait peringkat Jember tersebut, Bupati Faida menyatakan komitmen yang sama. “Di POPDA, Jember dari peringkat 11 sudah bisa jadi 5 besar. Mungkin lebih mudah dongkrak yang pelajar,” tutur Faida setengah berkelakar.

Untuk mendongkrak prestasi olahraga di Jember, Faida menyoroti masalah sarana-prasarana olahraga di Jember yang menurutnya masih minim. “Selama ini hibah, hibah terus, tapi sarana prasarananya tidak terpenuhi. Karena itu, kami ubah mekanismenya,” jelas Faida.

Melalui mekanisme belanja langsung, untuk perbaikan sarana prasarana, khususnya yang berada di ruang publik, Pemkab akan menyalurkannya melalui Dinas Cipta Karya. “Sedangkan untuk alat latihan, bisa lewat Dinas Pemuda dan Olahraga. Kita semua harus berkomitmen mengawal pembinaan atlet semua cabor di Jember,” tegas Faida.

Janji Tak Diskriminasi Cabor

Terkait saran pemilihan cabor unggulan, Alvin berjanji tidak akan meminggirkan cabor-cabor di Jember yang selama ini dianggap kurang berprestasi. “Mungkin mereka hanya belum menemukan jalannya saja, itu yang nanti akan kita bantu. Seperti sepak takraw, kalau di Lumajang kan meriah sekali, sampai tiap RW ada tim sepak takrwanya,” ungkap Alvin.

KONI Jember akan merancang strategi khusus untuk mencapai target dalam Porprov mendatang. Akan ada seleksi ketat dari ratusan atlet yang ada di Jember sebelum diberangkatkan ke Porprov maupun Pra-Porprov. “Kami tidak banyak-banyak kirim atlet, hanya yang benar-benar unggul. Jadi efisien,” tutur pria yang juga Ketua PABBSI, induk cabor angkat beban, angkat besi, dan binaraga ini.

Untuk merangsang prestasi atlet Jember, Alvin sedang berupaya mencarikan bonus bagi atlet yang berprestasi. Saat ini, Alvin sedang berupaya berkoordinasi dengan kalangan swasta. “Di Jember ini kan banyak sekali sektor usaha. Kami akan siapkan tim khusus di KONI untuk mencari bapak asuh dari swasta, tapi hanya menyangkut reward saja. Karena untuk pembinaan sudah ada anggaran dari KONI, baik dari hibah maupun belanja langsung,” pungkas Alvin.

Reporter : Adi Faizin
Editor : Hadi Sumarsono
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah
Fotografer: Dwi Siswanto

Reporter :

Fotografer :

Editor :