Gaji Pemain Bisa Dipotong Lagi

GAJI DISESUAIKAN: Giofani saat membela Kalteng Putra di kompetisi Liga 2 musim ini sebelum pandemi Covid-19. Saat kompetisi Liga 2 berjalan lagi Oktober mendatang, seluruh gaji pemain akan disesuaikan kembali.

RADAR, RADARJEMBER.ID – Gaji pemain untuk yang bergabung di klub Liga 1 dan Liga 2 menyambut kompetisi new normal akan tetap mendapat potongan. Hal ini menyusul penetapan keputusan yang didasari situasi pandemi Covid-19, dan membuat pemasukan klub Liga 1 dan Liga 2 menjadi jauh berkurang.

IKLAN

Sebelumnya PSSI menetapkan gaji pemain Liga 1 dan Liga 2 tak boleh di bawah UMR di wilayah masing-masing. Lalu melalui surat bernomor SKEP/48/III/2020, PSSI membolehkan klub Liga 1 dan Liga 2 membayar gaji pemain sebesar 25 persen dari nilai kontrak. Gaji sebesar 25 persen itu mencakup gaji bulan Maret, April, Mei, dan Juni saja. Setelah itu, PSSI kembali menetapkan pembayaran gaji pemain naik menjadi 50 hingga 60 persen saat kompetisi dimulai bulan Oktober mendatang.

Giofani, salah satu pemain asal Puger yang musim ini bergabung bersama klub Kalteng Putra di Liga 2, membenarkan informasi tersebut. “Informasi yang saya terima ya seperti itu dari klub. Kalteng Putra informasinya juga akan menerapkan gaji 50-60 persen itu,” tutur pemain yang berposisi sebagai playmaker ini.

Bahkan, lanjut dia, menurut wacana yang berkembang, batas 50 persen akan diperuntukkan bagi klub Liga 1, sedangkan batas 60 persen bagi klub Liga 2. Adapun bagi pemain yang memang bergaji kecil, PSSI mewajibkan pihak klub membayar paling tidak senilai UMR di domisili wilayah klub tersebut. “Kalau di Kalteng Putra, akan dibahas persoalan gaji kepada seluruh pemain waktu kami dikumpulkan untuk latihan rutin jelang kompetisi nantinya,” ungkap pemain yang kerap disapa Gio ini.

Meski begitu, Gio menambahkan, seluruh punggawa Kalteng Putra sudah mengetahui informasi penyesuaian gaji sewaktu kompetisi berjalan kembali nantinya. Sebelumnya, Giofani juga mendapat gaji 25 persen sesuai kontraknya di Lasker Isen Mulang, julukan Kalteng Putra, selama tiga bulan masa pandemi Covid-19.

Editor: Lintang Anis Bena Kinanti
Reporter: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa