alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Dana Pemain Bola Kurang!

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Salah satu cabor unggulan yang diandalkan Jember dalam pertandingan Porprov Jatim VII adalah sepak bola. Siapa sangka, hingga menjelang laga perdana pada 17 Juni mendatang, ternyata menyisakan PR, khususnya pada kebutuhan amunisi atlet.

Dana hibah dari APBD Jember yang digelontor ke tim Macan Raung muda itu tak dapat mengaver keseluruhan komposisi pemain. Hanya untuk 15 atlet saja. “Sepak bola ini 24 orang, tidak mungkin mengaver keseluruhan. Jadi, sisanya harus ditalangi mandiri,” kata Try Sandi Apriana, Ketua Askab PSSI Jember.

Dana untuk atlet sepak bola diberikan senilai Rp 600 ribu per atlet, per bulan. Peruntukannya khusus pada Porprov ini. Keterbatasan dana, diakui Try Sandi, menjadi asal-muasal tidak terkavernya keseluruhan atlet sepak bola dari total 30 orang, berikut ofisial dan pelatihnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, untuk menalangi kekurangan amunisi dana tersebut, mau tidak mau Askab harus peras keringat lebih, dengan mengandalkan sumbangan sukarela dan tidak mengikat. “Semaunya orang nyumbang, termasuk nyumbang kostum atau peralatan olahraga. Kami upayakan alternatif berbagai cara, dengan sumbangan sukarela,” aku Tri Sandi.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Salah satu cabor unggulan yang diandalkan Jember dalam pertandingan Porprov Jatim VII adalah sepak bola. Siapa sangka, hingga menjelang laga perdana pada 17 Juni mendatang, ternyata menyisakan PR, khususnya pada kebutuhan amunisi atlet.

Dana hibah dari APBD Jember yang digelontor ke tim Macan Raung muda itu tak dapat mengaver keseluruhan komposisi pemain. Hanya untuk 15 atlet saja. “Sepak bola ini 24 orang, tidak mungkin mengaver keseluruhan. Jadi, sisanya harus ditalangi mandiri,” kata Try Sandi Apriana, Ketua Askab PSSI Jember.

Dana untuk atlet sepak bola diberikan senilai Rp 600 ribu per atlet, per bulan. Peruntukannya khusus pada Porprov ini. Keterbatasan dana, diakui Try Sandi, menjadi asal-muasal tidak terkavernya keseluruhan atlet sepak bola dari total 30 orang, berikut ofisial dan pelatihnya.

Sementara, untuk menalangi kekurangan amunisi dana tersebut, mau tidak mau Askab harus peras keringat lebih, dengan mengandalkan sumbangan sukarela dan tidak mengikat. “Semaunya orang nyumbang, termasuk nyumbang kostum atau peralatan olahraga. Kami upayakan alternatif berbagai cara, dengan sumbangan sukarela,” aku Tri Sandi.

SUMBERSARI, Radar Jember – Salah satu cabor unggulan yang diandalkan Jember dalam pertandingan Porprov Jatim VII adalah sepak bola. Siapa sangka, hingga menjelang laga perdana pada 17 Juni mendatang, ternyata menyisakan PR, khususnya pada kebutuhan amunisi atlet.

Dana hibah dari APBD Jember yang digelontor ke tim Macan Raung muda itu tak dapat mengaver keseluruhan komposisi pemain. Hanya untuk 15 atlet saja. “Sepak bola ini 24 orang, tidak mungkin mengaver keseluruhan. Jadi, sisanya harus ditalangi mandiri,” kata Try Sandi Apriana, Ketua Askab PSSI Jember.

Dana untuk atlet sepak bola diberikan senilai Rp 600 ribu per atlet, per bulan. Peruntukannya khusus pada Porprov ini. Keterbatasan dana, diakui Try Sandi, menjadi asal-muasal tidak terkavernya keseluruhan atlet sepak bola dari total 30 orang, berikut ofisial dan pelatihnya.

Sementara, untuk menalangi kekurangan amunisi dana tersebut, mau tidak mau Askab harus peras keringat lebih, dengan mengandalkan sumbangan sukarela dan tidak mengikat. “Semaunya orang nyumbang, termasuk nyumbang kostum atau peralatan olahraga. Kami upayakan alternatif berbagai cara, dengan sumbangan sukarela,” aku Tri Sandi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/