Tarkam Desa Nostalgia Kejayaan Persid, Kades Sumberwringin Gelar Turnamen Terbuka

MERIAH: Di gelar dari pinggiran Jember, Kades Sumberwringin Cup diikuti ratusan pesepak bola muda.

RADARJEMBER.ID – Turnamen sepak bola dalam skala yang cukup besar tak hanya di pusat kota Jember. Seperti yang dilakukan Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono yang kemarin menggelar turnamen sepak bola terbuka bertajuk Kades Cup.

IKLAN

“Kami ingin memberi suguhan menarik bagi warga desa karena itu kami gelar Kades Cup dari pendanaan mandiri. Kami juga bekerjasama dengan Asskab PSSI Jember yang banyak membantu terutama di bidang teknis pertandingan,” tutur Kepala Desa Sumberwringin, Fathorrosi kepada Jawa Pos Radar Jember.
Tidak main-main. Turnamen tersebut diikuti oleh 32 tim, dengan 6 diantaranya merupakan tim internal Asskab PSSI Jember. Adapun 26 tim lainnya berasal dari Jember, Bondowoso bahkan hingga Banyuwangi. Setelah melalui pertandingan sengit, Jember Putra yang merupakan tim internal Asskab Jember berhasil keluar sebagai juara. Jember Putra berhasil mengalahkan Arseko Bondowoso di babak final
Turnamen sepak bola di Sumberwringin ini terakhir kali digelar pada tahun 2008 oleh pemuda desa setempat. Fathorrosi mengenang, sekitar tahun 2005, di desanya juga pernah digelar turnamen sepak bola dengan amat meriah. Saat itu, masih ada pemain asal Brazil, Wanderley Machado Da Silva Junior yang memperkuat Persid Jember. Terakhir, Wanderley menjadi pelatih Persipura, salah satu tim papan atas di Liga 1.
“Kompetisi sepak bola usia dini harus terus digalakkan agar, bisa turut memperkuat Persid sebagai tim kebanggaan warga Jember,” tutur Fathorrosi.
Harapan senada juga disampaikan Asosiasi PSSI Kabupaten (Asskab) Jember. “Saya senang karena yang ikut banyak pesepak bola muda. Saya harap dari sini, bisa muncul penerus pesepak bola nasional dari Jember seperti Bayu Gatra,” tutur Exco Asskab bidang kompetisi, Adi Purnomo.
Adi optimistis, di Jember sejatinya banyak bertaburan bibit-bibit pemain sepak bola. Namun untuk menemukan dan memolesnya, diperlukan kompetisi sepak bola usia dini secara regular. “Kalau dulu-dulu memang itu jarang diperhatikan. Karena itu di kepengurusan saat ini, kita terus upayakan,” jelas Adi.
Tahun ini, Asskab Jember sukses menggelar Piala Soeratin untuk usia di bawah 15 tahun dan 13 tahun. Kompetisi ini menjadi pelengkap dari Piala Soeratin U-17 yang digelar Assprov Jatim. “Kita juga kerjasama dan membantu Kemenpora untuk menggelar Piala Kemenpora U-12 dan U-14,” pungkas Adi. (*)

Reporter : Adi Faizin
Fotografer : Pemerintah Desa Sumberwringin for Radar Jember

Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :