alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Bupati Siap Buat Klub Sepak Bola Baru

Bila YPJ Tidak Serahkan Persid ke Pemkab

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto memberikan tenggat satu pekan untuk menentukan sikap apakah Yayasan Persid Jember (YPJ) dikembalikan ke Pemkab Jember atau tidak. Bila tetap ngotot tidak kembali ke pemerintah, maka bupati akan membentuk kesebelasan sendiri yang berkompetisi Liga Indonesia.

Pernyataan bupati tersebut tidak lain merupakan hasil pertemuan dengan YPJ yang diketuai oleh Suparno, kemarin (6/6), di Pendapa Wahyawibawagraha. Pertemuan yang singkat pada sore hari hingga Magrib itu tidak hanya dihadiri oleh Suparno, tapi juga seluruh anggota Pembina YPJ plus satu pengawas YPJ. Di antara anggota pembina YPJ yang hadir adalah Ahmad Halim, Agus Rizki, Wagino, Sirajuddin, serta Suparno sebagai Ketua Pembina dan Fani sebagai pengawas YPJ.

Kepada awak media, Hendy menyampaikan harus ada kerukunan dan kekompakan bersama dalam menangani Persid. “Sampai ada dua Persid, justru menjadi persoalan kami,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, sebelum memenangkan pertarungan di kompetisi sepak bola, tentu harus menangkan diri sendiri dulu, yaitu Persid tidak terjadi dualisme. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk bersatu,” katanya. Sehingga, kata dia, Persid harus dilepas semua.

Namun, bila bersikukuh tidak mau melepas ke Pemkab Jember, Hendy akan membuat kesebelasan baru yang berkompetisi di Liga Indonesia. “Tidak mau dilepas, tidak masalah. Kami akan buat yayasan baru, rumah baru,” paparnya.

Yayasan baru itu pun, kata dia, bisa diikuti personel Persid versi A ataupun versi B. Selain itu, dari klub selain Persid pun disilakan. Dengan begitu, dari yayasan baru tersebut akan segera membentuk tim dan didaftarkan kompetisi yang agenda pendaftarannya pada Juli.

“Bila masih tetap pertahankan Persid, ya silakan monggo. Pemkab buat sendiri, saya yang akan pimpin sendiri. Saya bikin nama sendiri agak panjang, yaitu Persatuan Sepak Bola Jember,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto memberikan tenggat satu pekan untuk menentukan sikap apakah Yayasan Persid Jember (YPJ) dikembalikan ke Pemkab Jember atau tidak. Bila tetap ngotot tidak kembali ke pemerintah, maka bupati akan membentuk kesebelasan sendiri yang berkompetisi Liga Indonesia.

Pernyataan bupati tersebut tidak lain merupakan hasil pertemuan dengan YPJ yang diketuai oleh Suparno, kemarin (6/6), di Pendapa Wahyawibawagraha. Pertemuan yang singkat pada sore hari hingga Magrib itu tidak hanya dihadiri oleh Suparno, tapi juga seluruh anggota Pembina YPJ plus satu pengawas YPJ. Di antara anggota pembina YPJ yang hadir adalah Ahmad Halim, Agus Rizki, Wagino, Sirajuddin, serta Suparno sebagai Ketua Pembina dan Fani sebagai pengawas YPJ.

Kepada awak media, Hendy menyampaikan harus ada kerukunan dan kekompakan bersama dalam menangani Persid. “Sampai ada dua Persid, justru menjadi persoalan kami,” paparnya.

Menurutnya, sebelum memenangkan pertarungan di kompetisi sepak bola, tentu harus menangkan diri sendiri dulu, yaitu Persid tidak terjadi dualisme. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk bersatu,” katanya. Sehingga, kata dia, Persid harus dilepas semua.

Namun, bila bersikukuh tidak mau melepas ke Pemkab Jember, Hendy akan membuat kesebelasan baru yang berkompetisi di Liga Indonesia. “Tidak mau dilepas, tidak masalah. Kami akan buat yayasan baru, rumah baru,” paparnya.

Yayasan baru itu pun, kata dia, bisa diikuti personel Persid versi A ataupun versi B. Selain itu, dari klub selain Persid pun disilakan. Dengan begitu, dari yayasan baru tersebut akan segera membentuk tim dan didaftarkan kompetisi yang agenda pendaftarannya pada Juli.

“Bila masih tetap pertahankan Persid, ya silakan monggo. Pemkab buat sendiri, saya yang akan pimpin sendiri. Saya bikin nama sendiri agak panjang, yaitu Persatuan Sepak Bola Jember,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto memberikan tenggat satu pekan untuk menentukan sikap apakah Yayasan Persid Jember (YPJ) dikembalikan ke Pemkab Jember atau tidak. Bila tetap ngotot tidak kembali ke pemerintah, maka bupati akan membentuk kesebelasan sendiri yang berkompetisi Liga Indonesia.

Pernyataan bupati tersebut tidak lain merupakan hasil pertemuan dengan YPJ yang diketuai oleh Suparno, kemarin (6/6), di Pendapa Wahyawibawagraha. Pertemuan yang singkat pada sore hari hingga Magrib itu tidak hanya dihadiri oleh Suparno, tapi juga seluruh anggota Pembina YPJ plus satu pengawas YPJ. Di antara anggota pembina YPJ yang hadir adalah Ahmad Halim, Agus Rizki, Wagino, Sirajuddin, serta Suparno sebagai Ketua Pembina dan Fani sebagai pengawas YPJ.

Kepada awak media, Hendy menyampaikan harus ada kerukunan dan kekompakan bersama dalam menangani Persid. “Sampai ada dua Persid, justru menjadi persoalan kami,” paparnya.

Menurutnya, sebelum memenangkan pertarungan di kompetisi sepak bola, tentu harus menangkan diri sendiri dulu, yaitu Persid tidak terjadi dualisme. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk bersatu,” katanya. Sehingga, kata dia, Persid harus dilepas semua.

Namun, bila bersikukuh tidak mau melepas ke Pemkab Jember, Hendy akan membuat kesebelasan baru yang berkompetisi di Liga Indonesia. “Tidak mau dilepas, tidak masalah. Kami akan buat yayasan baru, rumah baru,” paparnya.

Yayasan baru itu pun, kata dia, bisa diikuti personel Persid versi A ataupun versi B. Selain itu, dari klub selain Persid pun disilakan. Dengan begitu, dari yayasan baru tersebut akan segera membentuk tim dan didaftarkan kompetisi yang agenda pendaftarannya pada Juli.

“Bila masih tetap pertahankan Persid, ya silakan monggo. Pemkab buat sendiri, saya yang akan pimpin sendiri. Saya bikin nama sendiri agak panjang, yaitu Persatuan Sepak Bola Jember,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/