alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Suka Teknik Guntingan, Raih Medali Perunggu

Hobi belajar seni bela diri mendorong Puji Santoso untuk giat berlatih. Usahanya selama ini tak sia-sia. Dia mampu meraih medali dan bisa menjadi contoh bagi ribuan atlet pencak silat di Jember.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meraih sukses tidak bisa dilakukan dengan cara yang instan. Ada proses panjang yang harus ditempuh dan dari situ hasilnya akan terlihat. Hal ini yang dirasakan oleh Puji Santoso, sang pendekar pembela Jember asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas.

BACA JUGA : Prosesnya Legal, Keputusan Final

Selama ini, Puji dikenal sebagai anak yang gemar berlatih pencak silat. Bisa dibilang, dia sudah menggeluti dunia itu selama sepuluh tahun. Kekuatan dan kehebatannya ditempuh dengan waktu yang cukup lama. “Saya mulai berlatih sejak 2012,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Demi mimpi menggapai prestasi, Puji terus berlatih. Dia pun mendapat dukungan dari orang tuanya untuk ikut lomba-lomba, termasuk di ajang Porprov. Dia tekun berlatih bersama pembinanya. Mulai dari hal dasar sampai gerakan-gerakan yang sulit. Semua proses perlahan dia lalui. Bahkan rela mengorbankan waktu dan tenaga untuk menjaga konsistensi latihan.

Perjuangannya itu kemudian berbuah hasil saat ajang Porprov Jatim VII. Dia berhasil mengharumkan nama Jember dengan raihan medali perunggu. Puji merupakan salah satu atlet yang mewakili Jember untuk berlaga di Lumajang. Selama pertandingan, Puji Santoso memberikan performa yang baik. Seperti yang didapatkan saat menjalani latihan. “Kemarin alhamdulillah bisa membela Jember di tingkat dewasa pada Ajang Porprov Jatim VII di Lumajang,” katanya.

Raihan cabor pencak silat Jember memang tidak semoncer beberapa cabor lain. Pencak silat Jember menyabet satu medali perak dan enam perunggu. Satu di antara perunggu itu merupakan medali yang diraih Puji.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meraih sukses tidak bisa dilakukan dengan cara yang instan. Ada proses panjang yang harus ditempuh dan dari situ hasilnya akan terlihat. Hal ini yang dirasakan oleh Puji Santoso, sang pendekar pembela Jember asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas.

BACA JUGA : Prosesnya Legal, Keputusan Final

Selama ini, Puji dikenal sebagai anak yang gemar berlatih pencak silat. Bisa dibilang, dia sudah menggeluti dunia itu selama sepuluh tahun. Kekuatan dan kehebatannya ditempuh dengan waktu yang cukup lama. “Saya mulai berlatih sejak 2012,” katanya.

Demi mimpi menggapai prestasi, Puji terus berlatih. Dia pun mendapat dukungan dari orang tuanya untuk ikut lomba-lomba, termasuk di ajang Porprov. Dia tekun berlatih bersama pembinanya. Mulai dari hal dasar sampai gerakan-gerakan yang sulit. Semua proses perlahan dia lalui. Bahkan rela mengorbankan waktu dan tenaga untuk menjaga konsistensi latihan.

Perjuangannya itu kemudian berbuah hasil saat ajang Porprov Jatim VII. Dia berhasil mengharumkan nama Jember dengan raihan medali perunggu. Puji merupakan salah satu atlet yang mewakili Jember untuk berlaga di Lumajang. Selama pertandingan, Puji Santoso memberikan performa yang baik. Seperti yang didapatkan saat menjalani latihan. “Kemarin alhamdulillah bisa membela Jember di tingkat dewasa pada Ajang Porprov Jatim VII di Lumajang,” katanya.

Raihan cabor pencak silat Jember memang tidak semoncer beberapa cabor lain. Pencak silat Jember menyabet satu medali perak dan enam perunggu. Satu di antara perunggu itu merupakan medali yang diraih Puji.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meraih sukses tidak bisa dilakukan dengan cara yang instan. Ada proses panjang yang harus ditempuh dan dari situ hasilnya akan terlihat. Hal ini yang dirasakan oleh Puji Santoso, sang pendekar pembela Jember asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas.

BACA JUGA : Prosesnya Legal, Keputusan Final

Selama ini, Puji dikenal sebagai anak yang gemar berlatih pencak silat. Bisa dibilang, dia sudah menggeluti dunia itu selama sepuluh tahun. Kekuatan dan kehebatannya ditempuh dengan waktu yang cukup lama. “Saya mulai berlatih sejak 2012,” katanya.

Demi mimpi menggapai prestasi, Puji terus berlatih. Dia pun mendapat dukungan dari orang tuanya untuk ikut lomba-lomba, termasuk di ajang Porprov. Dia tekun berlatih bersama pembinanya. Mulai dari hal dasar sampai gerakan-gerakan yang sulit. Semua proses perlahan dia lalui. Bahkan rela mengorbankan waktu dan tenaga untuk menjaga konsistensi latihan.

Perjuangannya itu kemudian berbuah hasil saat ajang Porprov Jatim VII. Dia berhasil mengharumkan nama Jember dengan raihan medali perunggu. Puji merupakan salah satu atlet yang mewakili Jember untuk berlaga di Lumajang. Selama pertandingan, Puji Santoso memberikan performa yang baik. Seperti yang didapatkan saat menjalani latihan. “Kemarin alhamdulillah bisa membela Jember di tingkat dewasa pada Ajang Porprov Jatim VII di Lumajang,” katanya.

Raihan cabor pencak silat Jember memang tidak semoncer beberapa cabor lain. Pencak silat Jember menyabet satu medali perak dan enam perunggu. Satu di antara perunggu itu merupakan medali yang diraih Puji.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/