alexametrics
31.2 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Latihan Hindari Kontak Fisik

Dojang Belum Aktif, Pindah ke Koramil

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi korona membuat beberapa kegiatan olahraga terhenti, termasuk untuk latihan. Namun, di era adaptasi baru seperti sekarang ini, para taekwondoin Jember mulai kembali berlatih. Namun, masih banyak dojang di Jember yang tidak mengelar latihan, terutama yang berada di sarana publik.

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Jember Rahmat mengatakan, atlet taekwondo Jember sekarang sudah mulai kembali berlatih. Pada awal pandemi memang tidak ada latihan. Namun, kini semua mencoba beralih dengan kenormalan baru. Karena itu, Pengkab TI Jember kembali memperbolehkan dojang mengelar latihan.

Meski sudah diperbolehkan, ada beberapa dojang yang tidak bisa menggelar latihan lantaran lokasinya berada di akses publik. “Seperti di perbankan dan sekolah,” paparnya. Di antaranya yaitu dojang di Bank Mandiri, Telkom, SMAN 2, SMAN Arjasa, SMAN 3, hingga perguruan tinggi. Dojang yang berada di fasilitas tersebut ada yang pindah lokasi di koramil dan rumah pelatih.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengakui, memang ada perbedaan dari jumlah atlet yang latihan daripada sebelum Covid-19. “Biasanya setiap latihan jumlahnya 30 orang, tapi sekarang dibatasi menjadi 10 atlet. Semisal, Senin 10 atlet, Selasa 10 atlet, dan seterusnya,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi korona membuat beberapa kegiatan olahraga terhenti, termasuk untuk latihan. Namun, di era adaptasi baru seperti sekarang ini, para taekwondoin Jember mulai kembali berlatih. Namun, masih banyak dojang di Jember yang tidak mengelar latihan, terutama yang berada di sarana publik.

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Jember Rahmat mengatakan, atlet taekwondo Jember sekarang sudah mulai kembali berlatih. Pada awal pandemi memang tidak ada latihan. Namun, kini semua mencoba beralih dengan kenormalan baru. Karena itu, Pengkab TI Jember kembali memperbolehkan dojang mengelar latihan.

Meski sudah diperbolehkan, ada beberapa dojang yang tidak bisa menggelar latihan lantaran lokasinya berada di akses publik. “Seperti di perbankan dan sekolah,” paparnya. Di antaranya yaitu dojang di Bank Mandiri, Telkom, SMAN 2, SMAN Arjasa, SMAN 3, hingga perguruan tinggi. Dojang yang berada di fasilitas tersebut ada yang pindah lokasi di koramil dan rumah pelatih.

Dia mengakui, memang ada perbedaan dari jumlah atlet yang latihan daripada sebelum Covid-19. “Biasanya setiap latihan jumlahnya 30 orang, tapi sekarang dibatasi menjadi 10 atlet. Semisal, Senin 10 atlet, Selasa 10 atlet, dan seterusnya,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi korona membuat beberapa kegiatan olahraga terhenti, termasuk untuk latihan. Namun, di era adaptasi baru seperti sekarang ini, para taekwondoin Jember mulai kembali berlatih. Namun, masih banyak dojang di Jember yang tidak mengelar latihan, terutama yang berada di sarana publik.

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Jember Rahmat mengatakan, atlet taekwondo Jember sekarang sudah mulai kembali berlatih. Pada awal pandemi memang tidak ada latihan. Namun, kini semua mencoba beralih dengan kenormalan baru. Karena itu, Pengkab TI Jember kembali memperbolehkan dojang mengelar latihan.

Meski sudah diperbolehkan, ada beberapa dojang yang tidak bisa menggelar latihan lantaran lokasinya berada di akses publik. “Seperti di perbankan dan sekolah,” paparnya. Di antaranya yaitu dojang di Bank Mandiri, Telkom, SMAN 2, SMAN Arjasa, SMAN 3, hingga perguruan tinggi. Dojang yang berada di fasilitas tersebut ada yang pindah lokasi di koramil dan rumah pelatih.

Dia mengakui, memang ada perbedaan dari jumlah atlet yang latihan daripada sebelum Covid-19. “Biasanya setiap latihan jumlahnya 30 orang, tapi sekarang dibatasi menjadi 10 atlet. Semisal, Senin 10 atlet, Selasa 10 atlet, dan seterusnya,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/