alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Harmonisasi KONI-Pemkab Jember Jadi Harapan

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Isu hubungan antara KONI dengan Pemkab Jember menjadi salah satu tema yang membetot perhatian banyak pegiat olahraga di Jember pada Musorkab kali ini. Musorkab nantinya akan memilih Ketua Umum KONI Jember untuk masa jabatan 2018-2022. Selanjutnya, ketua umum terpilih akan memilih 3 orang anggota tim formatur untuk kemudian bersama-sama menyusun kepengurusan.

“Bagi saya, yang penting dia bisa membangun komunikasi dengan Pemkab Jember, sehingga pembinaan atlet bisa lebih lancar,” tutur Haryu Islamuddin, Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat Jember, induk cabang olahraga bela diri Tarung Derajat). Sebagaimana cabor lain di bawah KONI, Kodrat memiliki hak suara dalam Musorkab untuk memilih Ketua Umum KONI Jember pada Minggu (05/08) pagi ini.
Diakui Haryu, mekanisme pembinaan olahraga yang diterapkan oleh Pemkab Jember saat ini, memiliki kelebihan tersendiri. Ini seiring dengan semangat pemerintahan yang bersih.

“Kebijakan pencairan anggaran melalui transfer itu positif. Karena pelaporannya jelas dan kita pengurus cabor tidak punya beban moral kalau-kalau ada resiko hukumnya. Sistem ini juga menguntungkan cabor dan atlet karena tidak ada potongan-potongan,” jelas Haryu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski demikian, tagline tegak-lurus yang diterapkan bupati Jember saat ini, menurut Haryu harus ditegakkan sepenuhnya dalam anggaran pembinaan olahraga. “Karena itu, harapan saya, Ketua KONI yang akan terpilih bisa benar-benar bersinergi dengan Pemkab dan sekaligus juga cabor. Kepengurusannya juga efektif, tidak perlu terlalu gemuk seperti sekarang,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Dakwah IAIN Jember ini.

Sejauh ini, Ketua Umum PABBSI (induk cabor binaraga dan angkat besi), Abdul Haris Afianto dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musorkab KONI Jember. Pria yang akrab disapa Alvin ini menegaskan, akan membawa KONI Jember untuk harmonis dan sinergis dengan birokarsi selaku pemegang anggaran.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Isu hubungan antara KONI dengan Pemkab Jember menjadi salah satu tema yang membetot perhatian banyak pegiat olahraga di Jember pada Musorkab kali ini. Musorkab nantinya akan memilih Ketua Umum KONI Jember untuk masa jabatan 2018-2022. Selanjutnya, ketua umum terpilih akan memilih 3 orang anggota tim formatur untuk kemudian bersama-sama menyusun kepengurusan.

“Bagi saya, yang penting dia bisa membangun komunikasi dengan Pemkab Jember, sehingga pembinaan atlet bisa lebih lancar,” tutur Haryu Islamuddin, Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat Jember, induk cabang olahraga bela diri Tarung Derajat). Sebagaimana cabor lain di bawah KONI, Kodrat memiliki hak suara dalam Musorkab untuk memilih Ketua Umum KONI Jember pada Minggu (05/08) pagi ini.
Diakui Haryu, mekanisme pembinaan olahraga yang diterapkan oleh Pemkab Jember saat ini, memiliki kelebihan tersendiri. Ini seiring dengan semangat pemerintahan yang bersih.

“Kebijakan pencairan anggaran melalui transfer itu positif. Karena pelaporannya jelas dan kita pengurus cabor tidak punya beban moral kalau-kalau ada resiko hukumnya. Sistem ini juga menguntungkan cabor dan atlet karena tidak ada potongan-potongan,” jelas Haryu.

Meski demikian, tagline tegak-lurus yang diterapkan bupati Jember saat ini, menurut Haryu harus ditegakkan sepenuhnya dalam anggaran pembinaan olahraga. “Karena itu, harapan saya, Ketua KONI yang akan terpilih bisa benar-benar bersinergi dengan Pemkab dan sekaligus juga cabor. Kepengurusannya juga efektif, tidak perlu terlalu gemuk seperti sekarang,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Dakwah IAIN Jember ini.

Sejauh ini, Ketua Umum PABBSI (induk cabor binaraga dan angkat besi), Abdul Haris Afianto dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musorkab KONI Jember. Pria yang akrab disapa Alvin ini menegaskan, akan membawa KONI Jember untuk harmonis dan sinergis dengan birokarsi selaku pemegang anggaran.

RADARJEMBER.ID – Isu hubungan antara KONI dengan Pemkab Jember menjadi salah satu tema yang membetot perhatian banyak pegiat olahraga di Jember pada Musorkab kali ini. Musorkab nantinya akan memilih Ketua Umum KONI Jember untuk masa jabatan 2018-2022. Selanjutnya, ketua umum terpilih akan memilih 3 orang anggota tim formatur untuk kemudian bersama-sama menyusun kepengurusan.

“Bagi saya, yang penting dia bisa membangun komunikasi dengan Pemkab Jember, sehingga pembinaan atlet bisa lebih lancar,” tutur Haryu Islamuddin, Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat Jember, induk cabang olahraga bela diri Tarung Derajat). Sebagaimana cabor lain di bawah KONI, Kodrat memiliki hak suara dalam Musorkab untuk memilih Ketua Umum KONI Jember pada Minggu (05/08) pagi ini.
Diakui Haryu, mekanisme pembinaan olahraga yang diterapkan oleh Pemkab Jember saat ini, memiliki kelebihan tersendiri. Ini seiring dengan semangat pemerintahan yang bersih.

“Kebijakan pencairan anggaran melalui transfer itu positif. Karena pelaporannya jelas dan kita pengurus cabor tidak punya beban moral kalau-kalau ada resiko hukumnya. Sistem ini juga menguntungkan cabor dan atlet karena tidak ada potongan-potongan,” jelas Haryu.

Meski demikian, tagline tegak-lurus yang diterapkan bupati Jember saat ini, menurut Haryu harus ditegakkan sepenuhnya dalam anggaran pembinaan olahraga. “Karena itu, harapan saya, Ketua KONI yang akan terpilih bisa benar-benar bersinergi dengan Pemkab dan sekaligus juga cabor. Kepengurusannya juga efektif, tidak perlu terlalu gemuk seperti sekarang,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Dakwah IAIN Jember ini.

Sejauh ini, Ketua Umum PABBSI (induk cabor binaraga dan angkat besi), Abdul Haris Afianto dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musorkab KONI Jember. Pria yang akrab disapa Alvin ini menegaskan, akan membawa KONI Jember untuk harmonis dan sinergis dengan birokarsi selaku pemegang anggaran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/