Harmonisasi KONI-Pemkab Jember Jadi Harapan

Haryu Islamuddin (tengah), Ketua Kodrat (Keluarga Olahraga Tarung Derajat) Jember

RADARJEMBER.ID – Isu hubungan antara KONI dengan Pemkab Jember menjadi salah satu tema yang membetot perhatian banyak pegiat olahraga di Jember pada Musorkab kali ini. Musorkab nantinya akan memilih Ketua Umum KONI Jember untuk masa jabatan 2018-2022. Selanjutnya, ketua umum terpilih akan memilih 3 orang anggota tim formatur untuk kemudian bersama-sama menyusun kepengurusan.

IKLAN

“Bagi saya, yang penting dia bisa membangun komunikasi dengan Pemkab Jember, sehingga pembinaan atlet bisa lebih lancar,” tutur Haryu Islamuddin, Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat Jember, induk cabang olahraga bela diri Tarung Derajat). Sebagaimana cabor lain di bawah KONI, Kodrat memiliki hak suara dalam Musorkab untuk memilih Ketua Umum KONI Jember pada Minggu (05/08) pagi ini.
Diakui Haryu, mekanisme pembinaan olahraga yang diterapkan oleh Pemkab Jember saat ini, memiliki kelebihan tersendiri. Ini seiring dengan semangat pemerintahan yang bersih.

“Kebijakan pencairan anggaran melalui transfer itu positif. Karena pelaporannya jelas dan kita pengurus cabor tidak punya beban moral kalau-kalau ada resiko hukumnya. Sistem ini juga menguntungkan cabor dan atlet karena tidak ada potongan-potongan,” jelas Haryu.

Meski demikian, tagline tegak-lurus yang diterapkan bupati Jember saat ini, menurut Haryu harus ditegakkan sepenuhnya dalam anggaran pembinaan olahraga. “Karena itu, harapan saya, Ketua KONI yang akan terpilih bisa benar-benar bersinergi dengan Pemkab dan sekaligus juga cabor. Kepengurusannya juga efektif, tidak perlu terlalu gemuk seperti sekarang,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Dakwah IAIN Jember ini.

Sejauh ini, Ketua Umum PABBSI (induk cabor binaraga dan angkat besi), Abdul Haris Afianto dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musorkab KONI Jember. Pria yang akrab disapa Alvin ini menegaskan, akan membawa KONI Jember untuk harmonis dan sinergis dengan birokarsi selaku pemegang anggaran.

“Saya membawa aspirasi dari cabor yang menginginkan kepengurusan KONI Jember nantinya bisa harmonis dan sinergis dengan bupati. Karena ini demi kemajuan prestasi adek-adek atlet kita,” harap Alvin.

Alvin optimistis, KONI ke depan bisa dikelola semi mandiri dengan menggandeng partisipasi aktif pihak swasta. Pembinaan juga tidak lepas dari perhatian. “Kalau target bisa dicapai, saya kira Pemkab sebagai pengayom olahraga akan memberikan fasilitas yang mencukupi. Kita tunjukkan dulu bagaimana membenahi KONI dengan prestasi,” tutur Alvin. (*)

Penulis : Adi Faizin
Foto : Istimewa

Editor : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :