alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

PAW Dulu, Musorkablub Kemudian

KONI Jember setelah Alfin Mundur

Mobile_AP_Rectangle 1

Di kalangan pengurus cabor, nama Indi Naidha dan Agus Sakera sudah cukup dikenal. Indi memegang dua jabatan penting di dua organisasi. Yaitu sebagai Ketua Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Jember, sebelum bubar di tingkatan pusat. Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jember. Sedangkan Agus Sakera, tercatat sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Jember.

Sementara itu, terkait mundurnya Alfin, Sekretaris Umum KONI Jatim Suwanto menyambut baik, lantaran persoalan utama gejolak di tubuh KONI Jember telah selesai. Namun demikian, terjadinya kekosongan ketua harus segera diselesaikan. Berdasarkan AD/ART, untuk mengisi kekosongan tersebut tidak bisa langsung dengan menggelar Musorkablub. Melainkan dengan mekanisme PAW, kemudian menunjuk Plt Ketua KONI Jember dalam rapat pleno.

Suwanto meminta, setelah rapat pleno digelar, KONI Jember segera berkirim surat ke KONI Jatim. Ini supaya SK Plt segera diterbitkan. SK tugas baru tersebut juga berisi tugas utama, yaitu untuk menggelar Musorkablub. Dan bila lewat dari enam bulan Musorkablub tidak digelar, maka cabang olahraga (cabor) pengusung diperbolehkan menggelar Musorkablub sendiri. “Maksimal enam bulan waktu yang diberikan. Secepatnya lebih baik,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Suwanto sebenarnya ingin Musorkablub itu klir dan tidak menimbulkan persoalan. Dengan mundurnya Alfin, maka Musorkablub KONI Jember dinilainya akan lebih baik. Bila Alfin tetap bertahan, maka akan mengeluarkan energi banyak dan potensi konfliknya bisa semakin melebar. “Saran saya, setelah Plt ditunjuk, juga segera meminta petunjuk ke bupati, DPR, dan Dispora,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer :
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Di kalangan pengurus cabor, nama Indi Naidha dan Agus Sakera sudah cukup dikenal. Indi memegang dua jabatan penting di dua organisasi. Yaitu sebagai Ketua Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Jember, sebelum bubar di tingkatan pusat. Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jember. Sedangkan Agus Sakera, tercatat sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Jember.

Sementara itu, terkait mundurnya Alfin, Sekretaris Umum KONI Jatim Suwanto menyambut baik, lantaran persoalan utama gejolak di tubuh KONI Jember telah selesai. Namun demikian, terjadinya kekosongan ketua harus segera diselesaikan. Berdasarkan AD/ART, untuk mengisi kekosongan tersebut tidak bisa langsung dengan menggelar Musorkablub. Melainkan dengan mekanisme PAW, kemudian menunjuk Plt Ketua KONI Jember dalam rapat pleno.

Suwanto meminta, setelah rapat pleno digelar, KONI Jember segera berkirim surat ke KONI Jatim. Ini supaya SK Plt segera diterbitkan. SK tugas baru tersebut juga berisi tugas utama, yaitu untuk menggelar Musorkablub. Dan bila lewat dari enam bulan Musorkablub tidak digelar, maka cabang olahraga (cabor) pengusung diperbolehkan menggelar Musorkablub sendiri. “Maksimal enam bulan waktu yang diberikan. Secepatnya lebih baik,” paparnya.

Suwanto sebenarnya ingin Musorkablub itu klir dan tidak menimbulkan persoalan. Dengan mundurnya Alfin, maka Musorkablub KONI Jember dinilainya akan lebih baik. Bila Alfin tetap bertahan, maka akan mengeluarkan energi banyak dan potensi konfliknya bisa semakin melebar. “Saran saya, setelah Plt ditunjuk, juga segera meminta petunjuk ke bupati, DPR, dan Dispora,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer :
Redaktur : Mahrus Sholih

Di kalangan pengurus cabor, nama Indi Naidha dan Agus Sakera sudah cukup dikenal. Indi memegang dua jabatan penting di dua organisasi. Yaitu sebagai Ketua Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Jember, sebelum bubar di tingkatan pusat. Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jember. Sedangkan Agus Sakera, tercatat sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Jember.

Sementara itu, terkait mundurnya Alfin, Sekretaris Umum KONI Jatim Suwanto menyambut baik, lantaran persoalan utama gejolak di tubuh KONI Jember telah selesai. Namun demikian, terjadinya kekosongan ketua harus segera diselesaikan. Berdasarkan AD/ART, untuk mengisi kekosongan tersebut tidak bisa langsung dengan menggelar Musorkablub. Melainkan dengan mekanisme PAW, kemudian menunjuk Plt Ketua KONI Jember dalam rapat pleno.

Suwanto meminta, setelah rapat pleno digelar, KONI Jember segera berkirim surat ke KONI Jatim. Ini supaya SK Plt segera diterbitkan. SK tugas baru tersebut juga berisi tugas utama, yaitu untuk menggelar Musorkablub. Dan bila lewat dari enam bulan Musorkablub tidak digelar, maka cabang olahraga (cabor) pengusung diperbolehkan menggelar Musorkablub sendiri. “Maksimal enam bulan waktu yang diberikan. Secepatnya lebih baik,” paparnya.

Suwanto sebenarnya ingin Musorkablub itu klir dan tidak menimbulkan persoalan. Dengan mundurnya Alfin, maka Musorkablub KONI Jember dinilainya akan lebih baik. Bila Alfin tetap bertahan, maka akan mengeluarkan energi banyak dan potensi konfliknya bisa semakin melebar. “Saran saya, setelah Plt ditunjuk, juga segera meminta petunjuk ke bupati, DPR, dan Dispora,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer :
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/