alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kontrol Bola Bikin Mabuk Kepayang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sepak bola bukan saja olahraganya kaum adam. Perempuan pun punya kesempatan yang sama dalam bermain bola. Kesebelasan dan kompetisi sepak bola wanita juga mulai kerap digelar. Nah, bila ingin lihai bermain bola, perempuan perlu latihan mengontrol bola hingga mabuk kepayang atau sampai kelelahan.

Saat tim Jember Women (JW) berlatih di Stadion Notohadinegoro, terdengar suara jeritan dari beberapa perempuan. Jeritan itu bukan karena kaget atau ketakutan, tetapi cara untuk mengusir kelelahan. Latihan ini dikomando oleh pelatih Denny Arianto.

Pesepak bola putri tidak mendorong fisiknya untuk terus berlari. Mereka diam di satu tempat untuk melakukan gerakan kontrol bola. “Berat latihannya. Tidak pernah seperti ini,” ucap Eva, pemain JW asal Gumukmas. Pelajar SMA itu telah menyukai sepak bola sejak kecil. Tapi, baru terealisasi bermain bola sejak setahun lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Gerakan kontrol bola dalam sesi latihan tersebut tidak hanya memakai kaki dalam, tapi juga kaki luar, kaki kura-kura, hingga termasuk memeragakan gerakan mengecoh dengan bola diam di tempat. “Ini latihan dasar, boleh mengatakan kontrol bola ataupun mystery ball,” terangnya.

Sebagai pelatih sepak bola, menurut Deny, dirinya harus menanamkan hal dasar dalam bermain bola. Walau secara usia masuk remaja, yang biasanya pesepak bola sudah menguasai hal dasar dalam kontrol bola. Namun, untuk pesepak bola wanita ini berbeda. Sebab, banyak di antara mereka yang memulai latihan sepak bola bukan dari usia anak-anak. Melainkan telah masuk usia belasan tahun. Sehingga, hal dasar berupa kontrol bola wajib dikuasi.

Dia menjelaskan, keterampilan individual pemain adalah penguasaan teknik dasar bermain sepak bola dan kemampuan membuat variasi maupun kombinasinya. Berlatih berbagai variasi kontrol bola akan memberikan variasi dalam bermain bola. Seperti umpan, menggiring bola, menghentikan bola, sampai finishing, yaitu menendang bola. “Semuanya itu ada di latihan kontrol bola,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sepak bola bukan saja olahraganya kaum adam. Perempuan pun punya kesempatan yang sama dalam bermain bola. Kesebelasan dan kompetisi sepak bola wanita juga mulai kerap digelar. Nah, bila ingin lihai bermain bola, perempuan perlu latihan mengontrol bola hingga mabuk kepayang atau sampai kelelahan.

Saat tim Jember Women (JW) berlatih di Stadion Notohadinegoro, terdengar suara jeritan dari beberapa perempuan. Jeritan itu bukan karena kaget atau ketakutan, tetapi cara untuk mengusir kelelahan. Latihan ini dikomando oleh pelatih Denny Arianto.

Pesepak bola putri tidak mendorong fisiknya untuk terus berlari. Mereka diam di satu tempat untuk melakukan gerakan kontrol bola. “Berat latihannya. Tidak pernah seperti ini,” ucap Eva, pemain JW asal Gumukmas. Pelajar SMA itu telah menyukai sepak bola sejak kecil. Tapi, baru terealisasi bermain bola sejak setahun lalu.

Gerakan kontrol bola dalam sesi latihan tersebut tidak hanya memakai kaki dalam, tapi juga kaki luar, kaki kura-kura, hingga termasuk memeragakan gerakan mengecoh dengan bola diam di tempat. “Ini latihan dasar, boleh mengatakan kontrol bola ataupun mystery ball,” terangnya.

Sebagai pelatih sepak bola, menurut Deny, dirinya harus menanamkan hal dasar dalam bermain bola. Walau secara usia masuk remaja, yang biasanya pesepak bola sudah menguasai hal dasar dalam kontrol bola. Namun, untuk pesepak bola wanita ini berbeda. Sebab, banyak di antara mereka yang memulai latihan sepak bola bukan dari usia anak-anak. Melainkan telah masuk usia belasan tahun. Sehingga, hal dasar berupa kontrol bola wajib dikuasi.

Dia menjelaskan, keterampilan individual pemain adalah penguasaan teknik dasar bermain sepak bola dan kemampuan membuat variasi maupun kombinasinya. Berlatih berbagai variasi kontrol bola akan memberikan variasi dalam bermain bola. Seperti umpan, menggiring bola, menghentikan bola, sampai finishing, yaitu menendang bola. “Semuanya itu ada di latihan kontrol bola,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sepak bola bukan saja olahraganya kaum adam. Perempuan pun punya kesempatan yang sama dalam bermain bola. Kesebelasan dan kompetisi sepak bola wanita juga mulai kerap digelar. Nah, bila ingin lihai bermain bola, perempuan perlu latihan mengontrol bola hingga mabuk kepayang atau sampai kelelahan.

Saat tim Jember Women (JW) berlatih di Stadion Notohadinegoro, terdengar suara jeritan dari beberapa perempuan. Jeritan itu bukan karena kaget atau ketakutan, tetapi cara untuk mengusir kelelahan. Latihan ini dikomando oleh pelatih Denny Arianto.

Pesepak bola putri tidak mendorong fisiknya untuk terus berlari. Mereka diam di satu tempat untuk melakukan gerakan kontrol bola. “Berat latihannya. Tidak pernah seperti ini,” ucap Eva, pemain JW asal Gumukmas. Pelajar SMA itu telah menyukai sepak bola sejak kecil. Tapi, baru terealisasi bermain bola sejak setahun lalu.

Gerakan kontrol bola dalam sesi latihan tersebut tidak hanya memakai kaki dalam, tapi juga kaki luar, kaki kura-kura, hingga termasuk memeragakan gerakan mengecoh dengan bola diam di tempat. “Ini latihan dasar, boleh mengatakan kontrol bola ataupun mystery ball,” terangnya.

Sebagai pelatih sepak bola, menurut Deny, dirinya harus menanamkan hal dasar dalam bermain bola. Walau secara usia masuk remaja, yang biasanya pesepak bola sudah menguasai hal dasar dalam kontrol bola. Namun, untuk pesepak bola wanita ini berbeda. Sebab, banyak di antara mereka yang memulai latihan sepak bola bukan dari usia anak-anak. Melainkan telah masuk usia belasan tahun. Sehingga, hal dasar berupa kontrol bola wajib dikuasi.

Dia menjelaskan, keterampilan individual pemain adalah penguasaan teknik dasar bermain sepak bola dan kemampuan membuat variasi maupun kombinasinya. Berlatih berbagai variasi kontrol bola akan memberikan variasi dalam bermain bola. Seperti umpan, menggiring bola, menghentikan bola, sampai finishing, yaitu menendang bola. “Semuanya itu ada di latihan kontrol bola,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/