alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Kisah Ahmad Farid Fauzi yang Berhasil Mengantarkan Balung Juara

Balung menjadi kecamatan yang tersohor dalam sepak bola, karena telah meraih kampiun di kompetisi sepak bola antarkecamatan se-Jember. Dari seluruh pemain Balung, ada yang menarik perhatian dan menjadi bintang. Dia adalah Ahmad Farid Fauzi, yang mau pulang kampung untuk membela tanah kelahirannya setelah melanglang buana di kancah persepakbolaan Indonesia.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Ambon, Ambon,” begitulah ucapan terlontar dari pemain Balung saat memanggil Ahmad Farid Fauzi ini. Ambon adalah sapaan akrab Farid. Pada babak kedua di final kompetisi antarkecamatan se-Kabupaten Jember tersebut, Balung pada saat itu memang terdesak dan ketinggalan 1-0 atas Kalisat.  Ambon yang kerap melakukan rotasi posisi, gelandang serang, penyerang, hingga melebar ke sayap juga berupaya untuk membangun serangan.

Alhasil, Ambon menjadi penyelamat Balung dan mencetak gol untuk menyamakan kedudukan 1-1. Balung akhirnya menang adu penalti atas Kalisat. Dari kesuksesan Balung tersebut, ada cerita menarik dari pemainnya yang merupakan Eks pemain Persikota Tangerang. Pemain Eks Persikota yang sebelumnya juga didaulat sebagai kapten Persikota tidak lain adalah si Ambon atau Ahmad Farid Fauzi ini.

Farid Fauzi adalah pemain asli dari Kecamatan Balung, tepatnya dari Desa Balung Lor. Dia dikenal sebagai pemain serba bisa. Kadang dimainkan di posisi striker, sayap, juga gelandang. Putra asli Balung yang sudah melanglang buana di persepakbolaan Indonesia. Meski umurnya masih 24, dia sudah menjajal berbagi klub di Indonesia, seperti Mojokerto, Persema Malang, Kudus, juga Trenggalek. Panggilan Ambon sudah melekat padanya, hal ini karena rambut keritingnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Ambon, Ambon,” begitulah ucapan terlontar dari pemain Balung saat memanggil Ahmad Farid Fauzi ini. Ambon adalah sapaan akrab Farid. Pada babak kedua di final kompetisi antarkecamatan se-Kabupaten Jember tersebut, Balung pada saat itu memang terdesak dan ketinggalan 1-0 atas Kalisat.  Ambon yang kerap melakukan rotasi posisi, gelandang serang, penyerang, hingga melebar ke sayap juga berupaya untuk membangun serangan.

Alhasil, Ambon menjadi penyelamat Balung dan mencetak gol untuk menyamakan kedudukan 1-1. Balung akhirnya menang adu penalti atas Kalisat. Dari kesuksesan Balung tersebut, ada cerita menarik dari pemainnya yang merupakan Eks pemain Persikota Tangerang. Pemain Eks Persikota yang sebelumnya juga didaulat sebagai kapten Persikota tidak lain adalah si Ambon atau Ahmad Farid Fauzi ini.

Farid Fauzi adalah pemain asli dari Kecamatan Balung, tepatnya dari Desa Balung Lor. Dia dikenal sebagai pemain serba bisa. Kadang dimainkan di posisi striker, sayap, juga gelandang. Putra asli Balung yang sudah melanglang buana di persepakbolaan Indonesia. Meski umurnya masih 24, dia sudah menjajal berbagi klub di Indonesia, seperti Mojokerto, Persema Malang, Kudus, juga Trenggalek. Panggilan Ambon sudah melekat padanya, hal ini karena rambut keritingnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – “Ambon, Ambon,” begitulah ucapan terlontar dari pemain Balung saat memanggil Ahmad Farid Fauzi ini. Ambon adalah sapaan akrab Farid. Pada babak kedua di final kompetisi antarkecamatan se-Kabupaten Jember tersebut, Balung pada saat itu memang terdesak dan ketinggalan 1-0 atas Kalisat.  Ambon yang kerap melakukan rotasi posisi, gelandang serang, penyerang, hingga melebar ke sayap juga berupaya untuk membangun serangan.

Alhasil, Ambon menjadi penyelamat Balung dan mencetak gol untuk menyamakan kedudukan 1-1. Balung akhirnya menang adu penalti atas Kalisat. Dari kesuksesan Balung tersebut, ada cerita menarik dari pemainnya yang merupakan Eks pemain Persikota Tangerang. Pemain Eks Persikota yang sebelumnya juga didaulat sebagai kapten Persikota tidak lain adalah si Ambon atau Ahmad Farid Fauzi ini.

Farid Fauzi adalah pemain asli dari Kecamatan Balung, tepatnya dari Desa Balung Lor. Dia dikenal sebagai pemain serba bisa. Kadang dimainkan di posisi striker, sayap, juga gelandang. Putra asli Balung yang sudah melanglang buana di persepakbolaan Indonesia. Meski umurnya masih 24, dia sudah menjajal berbagi klub di Indonesia, seperti Mojokerto, Persema Malang, Kudus, juga Trenggalek. Panggilan Ambon sudah melekat padanya, hal ini karena rambut keritingnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/