alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Feni Lusiani, Atlet Jember Jago Bermain Bola Dengan Satu Kaki

Tim sepak bola Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Djember atau Persaid punya anggota sepak bola putri. Dia adalah Feni Lusiani. Perempuan yang memiliki satu kaki ini akhirnya menemukan kecintaannya terhadap dunia sepak bola

Mobile_AP_Rectangle 1

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Feni mengaku lahir dengan fisik sama dengan orang pada umumnya. Dia juga senang dengan kegiatan olahraga. “Semua aktivitas olahraga fisik itu saya suka,” paparnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, bidang olahraga yang disukai Feni adalah voli dan silat. Dia juga bercita-cita menjadi atlet voli ataupun silat. Baginya, dua olahraga itu merasuk hatinya. Bahkan, silat dan voli juga sama-sama mendukung. “Silat dan voli ini sama menunjang, yaitu tentang kekuatan kaki,” jelasnya.

Latihan lompatan bola voli juga mempermulus jurus tendangan silat. Kini, setelah satu kakinya tidak ada, gairah olahraga itu muncul, yaitu dengan kehadiran Persaid. Tapi semangat Feni untuk bangkit dan berkiprah dalam dunia olahraga kembali adalah berkat keluarga. “Saya ingin tunjukkan ke anak bahwa ibu seperti itu semangat berolahraga,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Nur Hariri

- Advertisement -

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Feni mengaku lahir dengan fisik sama dengan orang pada umumnya. Dia juga senang dengan kegiatan olahraga. “Semua aktivitas olahraga fisik itu saya suka,” paparnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, bidang olahraga yang disukai Feni adalah voli dan silat. Dia juga bercita-cita menjadi atlet voli ataupun silat. Baginya, dua olahraga itu merasuk hatinya. Bahkan, silat dan voli juga sama-sama mendukung. “Silat dan voli ini sama menunjang, yaitu tentang kekuatan kaki,” jelasnya.

Latihan lompatan bola voli juga mempermulus jurus tendangan silat. Kini, setelah satu kakinya tidak ada, gairah olahraga itu muncul, yaitu dengan kehadiran Persaid. Tapi semangat Feni untuk bangkit dan berkiprah dalam dunia olahraga kembali adalah berkat keluarga. “Saya ingin tunjukkan ke anak bahwa ibu seperti itu semangat berolahraga,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Nur Hariri

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Feni mengaku lahir dengan fisik sama dengan orang pada umumnya. Dia juga senang dengan kegiatan olahraga. “Semua aktivitas olahraga fisik itu saya suka,” paparnya.

Sebelum mengalami kecelakaan, bidang olahraga yang disukai Feni adalah voli dan silat. Dia juga bercita-cita menjadi atlet voli ataupun silat. Baginya, dua olahraga itu merasuk hatinya. Bahkan, silat dan voli juga sama-sama mendukung. “Silat dan voli ini sama menunjang, yaitu tentang kekuatan kaki,” jelasnya.

Latihan lompatan bola voli juga mempermulus jurus tendangan silat. Kini, setelah satu kakinya tidak ada, gairah olahraga itu muncul, yaitu dengan kehadiran Persaid. Tapi semangat Feni untuk bangkit dan berkiprah dalam dunia olahraga kembali adalah berkat keluarga. “Saya ingin tunjukkan ke anak bahwa ibu seperti itu semangat berolahraga,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/