alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Dua Petenis Jember Juara Pool

Dalam Ajang UTR Banyuwangi

Mobile_AP_Rectangle 1

BANYUWANGI, RADARJEMBER.ID – Dua petenis asal Jember, Ananda Rizki Putra Wahyu dan Oktavian Dwi berhasil keluar juara pool di kejuaraan Universal Tennis Ranting (UTR). Bahkan, keseluruhan atlet dari Jember yang berlaga tersebut tampil menggila, lantaran lama tak pernah mengikuti kompetisi akibat pandemi.

Dalam kejuaraan tenis UTR se-Jatim dan Bali yang digelar 28-29 di Banyuwangi tersebut terdapat 14 pool atau grup. Pertandingan digelar setengah kompetisi dan dengan format berbeda, sehingga terdapat 14 jawara pada masing-masing grup. Nah, dua di antaranya disabet oleh atlet Jember.

Sementara itu, paling banyak yang juara adalah dari Bali sebanyak enam atlet. Tuan rumah Banyuwangi sebanyak empat atlet, dan dua juara lagi dari Bondowoso. Dua nama petenis Jember yang berhasil menyabet adalah Ananda Rizki Putra Wahyu dan Oktavian Dwi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Prof Soetriono mengatakan, ajang UTR tersebut bisa dikatakan kompetisi pertama yang diikuti kala pandemi melanda. Mengirimkan 16 petenis baik putra maupun putri, hampir semua atlet tampil habis-habisan dalam pertandingan. “Semua atlet yang ikut UTR tampil ganas, karena mereka lama tidak ikut kejuaraan,” jelasnya.

Selain sebagai ajang pelipur lara untuk kembali ke pentas kejuaraan, laga ini juga dijadikan pemantauan perkembangan atlet selama ini. Dia mengakui, pada awal korona tidak ada latihan sama sekali. Latihan mulai digelar lagi di new normal dengan protokol kesehatan.

- Advertisement -

BANYUWANGI, RADARJEMBER.ID – Dua petenis asal Jember, Ananda Rizki Putra Wahyu dan Oktavian Dwi berhasil keluar juara pool di kejuaraan Universal Tennis Ranting (UTR). Bahkan, keseluruhan atlet dari Jember yang berlaga tersebut tampil menggila, lantaran lama tak pernah mengikuti kompetisi akibat pandemi.

Dalam kejuaraan tenis UTR se-Jatim dan Bali yang digelar 28-29 di Banyuwangi tersebut terdapat 14 pool atau grup. Pertandingan digelar setengah kompetisi dan dengan format berbeda, sehingga terdapat 14 jawara pada masing-masing grup. Nah, dua di antaranya disabet oleh atlet Jember.

Sementara itu, paling banyak yang juara adalah dari Bali sebanyak enam atlet. Tuan rumah Banyuwangi sebanyak empat atlet, dan dua juara lagi dari Bondowoso. Dua nama petenis Jember yang berhasil menyabet adalah Ananda Rizki Putra Wahyu dan Oktavian Dwi.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Prof Soetriono mengatakan, ajang UTR tersebut bisa dikatakan kompetisi pertama yang diikuti kala pandemi melanda. Mengirimkan 16 petenis baik putra maupun putri, hampir semua atlet tampil habis-habisan dalam pertandingan. “Semua atlet yang ikut UTR tampil ganas, karena mereka lama tidak ikut kejuaraan,” jelasnya.

Selain sebagai ajang pelipur lara untuk kembali ke pentas kejuaraan, laga ini juga dijadikan pemantauan perkembangan atlet selama ini. Dia mengakui, pada awal korona tidak ada latihan sama sekali. Latihan mulai digelar lagi di new normal dengan protokol kesehatan.

BANYUWANGI, RADARJEMBER.ID – Dua petenis asal Jember, Ananda Rizki Putra Wahyu dan Oktavian Dwi berhasil keluar juara pool di kejuaraan Universal Tennis Ranting (UTR). Bahkan, keseluruhan atlet dari Jember yang berlaga tersebut tampil menggila, lantaran lama tak pernah mengikuti kompetisi akibat pandemi.

Dalam kejuaraan tenis UTR se-Jatim dan Bali yang digelar 28-29 di Banyuwangi tersebut terdapat 14 pool atau grup. Pertandingan digelar setengah kompetisi dan dengan format berbeda, sehingga terdapat 14 jawara pada masing-masing grup. Nah, dua di antaranya disabet oleh atlet Jember.

Sementara itu, paling banyak yang juara adalah dari Bali sebanyak enam atlet. Tuan rumah Banyuwangi sebanyak empat atlet, dan dua juara lagi dari Bondowoso. Dua nama petenis Jember yang berhasil menyabet adalah Ananda Rizki Putra Wahyu dan Oktavian Dwi.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Prof Soetriono mengatakan, ajang UTR tersebut bisa dikatakan kompetisi pertama yang diikuti kala pandemi melanda. Mengirimkan 16 petenis baik putra maupun putri, hampir semua atlet tampil habis-habisan dalam pertandingan. “Semua atlet yang ikut UTR tampil ganas, karena mereka lama tidak ikut kejuaraan,” jelasnya.

Selain sebagai ajang pelipur lara untuk kembali ke pentas kejuaraan, laga ini juga dijadikan pemantauan perkembangan atlet selama ini. Dia mengakui, pada awal korona tidak ada latihan sama sekali. Latihan mulai digelar lagi di new normal dengan protokol kesehatan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/