alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Terpapar COVID-19, 10 Atlet Para-Renang Dikarantina

Mobile_AP_Rectangle 1

Semarang, RADARJEMBER.ID – Karena terdeteksi terpapar COVID-19, sebanyak 10 atlet para-renang harus menjalani karantina. Sepuluh atlet tersebut berasal dari beberapa negara yang sedianya berlaga pada ASEAN Para Games 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Dokter M Abdul Hakam di Semarang, menyebutkan temuan kasus COVID-19 itu didapati dari hasil swab antigen kepada para atlet.

“Kebetulan di Kota Semarang ada atlet cabang olahraga (para) renang ada di Jatidiri. Ada beberapa atlet saat dilakukan swab antigen positif,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejumlah atlet yang positif COVID-10 itu, kata dia, tidak mengalami gejala sehingga harus menjalani karantina di Balai Pelatihan Kesehatan, Kota Semarang. “Kurang lebih ada kurang 10-an. Tapi, mereka tanpa gejala,” tambahnya.

Hakam tidak mengungkapkan atlet yang terpapar COVID-19 dengan hanya menyebutkan mereka berasal dari berbagai negara.

Sesuai protokol kesehatan, atlet yang bertanding harus negatif COVID-19 sehingga atlet yang positif harus menjalani karantina dulu baru bisa kembali berlaga.

“Kalau positif kan tidak bisa bertanding karena melanggar peraturan. Sampai menunggu lima hari, negatif, setelah itu dia bisa melakukan kegiatan lagi,” jelasnya.

- Advertisement -

Semarang, RADARJEMBER.ID – Karena terdeteksi terpapar COVID-19, sebanyak 10 atlet para-renang harus menjalani karantina. Sepuluh atlet tersebut berasal dari beberapa negara yang sedianya berlaga pada ASEAN Para Games 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Dokter M Abdul Hakam di Semarang, menyebutkan temuan kasus COVID-19 itu didapati dari hasil swab antigen kepada para atlet.

“Kebetulan di Kota Semarang ada atlet cabang olahraga (para) renang ada di Jatidiri. Ada beberapa atlet saat dilakukan swab antigen positif,” katanya.

Sejumlah atlet yang positif COVID-10 itu, kata dia, tidak mengalami gejala sehingga harus menjalani karantina di Balai Pelatihan Kesehatan, Kota Semarang. “Kurang lebih ada kurang 10-an. Tapi, mereka tanpa gejala,” tambahnya.

Hakam tidak mengungkapkan atlet yang terpapar COVID-19 dengan hanya menyebutkan mereka berasal dari berbagai negara.

Sesuai protokol kesehatan, atlet yang bertanding harus negatif COVID-19 sehingga atlet yang positif harus menjalani karantina dulu baru bisa kembali berlaga.

“Kalau positif kan tidak bisa bertanding karena melanggar peraturan. Sampai menunggu lima hari, negatif, setelah itu dia bisa melakukan kegiatan lagi,” jelasnya.

Semarang, RADARJEMBER.ID – Karena terdeteksi terpapar COVID-19, sebanyak 10 atlet para-renang harus menjalani karantina. Sepuluh atlet tersebut berasal dari beberapa negara yang sedianya berlaga pada ASEAN Para Games 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Dokter M Abdul Hakam di Semarang, menyebutkan temuan kasus COVID-19 itu didapati dari hasil swab antigen kepada para atlet.

“Kebetulan di Kota Semarang ada atlet cabang olahraga (para) renang ada di Jatidiri. Ada beberapa atlet saat dilakukan swab antigen positif,” katanya.

Sejumlah atlet yang positif COVID-10 itu, kata dia, tidak mengalami gejala sehingga harus menjalani karantina di Balai Pelatihan Kesehatan, Kota Semarang. “Kurang lebih ada kurang 10-an. Tapi, mereka tanpa gejala,” tambahnya.

Hakam tidak mengungkapkan atlet yang terpapar COVID-19 dengan hanya menyebutkan mereka berasal dari berbagai negara.

Sesuai protokol kesehatan, atlet yang bertanding harus negatif COVID-19 sehingga atlet yang positif harus menjalani karantina dulu baru bisa kembali berlaga.

“Kalau positif kan tidak bisa bertanding karena melanggar peraturan. Sampai menunggu lima hari, negatif, setelah itu dia bisa melakukan kegiatan lagi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/