alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Optimistis Raih Maksimal di Porprov

Tim Voli Putra Dapat Suntikan Pemain

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Ditundanya pelaksanaan seleksi atlet seluruh cabang olahraga yang bakal berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), termasuk bola voli, tidak membuat atletnya berkecil hati. Lewat kerangka tim awal, tim voli Jember tetap melanjutkan latihan rutin di GOR PKPSO Kaliwates. Salah satunya digelar kemarin (1/8).

Mereka juga semakin percaya diri meraih hasil positif, karena hasil di laga uji coba yang pernah dijalani sebelum ini. Selain itu, tim voli Jember mendapatkan tambahan pemain quicker yang pernah merumput bersama Bank Sumsel di Proliga.

Prawoto, pelatih voli dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jember mengatakan, seleksi yang diagendakan akhir Juli lalu ditunda akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karenanya, otomatis jadwal puslatda yang seharusnya dilaksanakan setelah seleksi juga tertunda.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walau begitu, tambah Prawoto, para atlet voli yang menjadi kerangka awal tim Porprov Jatim tetap latihan rutin. “Kerangka tim kami sudah punya, tapi untuk seleksi tetap akan dilaksanakan. Untuk mencari siapa yang terbaik menjadi tim voli dari kontingen Jember,” tuturnya.

Menurut dia, atlet tetap latihan rutin seminggu tiga kali. Pasalnya, pada cabor voli latihan tidak boleh berhenti dan tidak bisa daring. Ditambah lagi, Jember bisa dikatakan ketinggalan dari kabupaten lain untuk persiapan menuju Porprov Jatim 2022 nanti. Karena itu, menurut Prawoto, banyak cabor secara mandiri mulai membentuk kerangka tim agar tidak terlalu ketinggalan dalam persiapan dari daerah lain.

Sebelum PPKM diberlakukan, tim voli Jember juga mengikuti ajang uji coba dengan daerah lain. Hasil yang mereka raih membuat Prawoto optimistis akan meraih hasil positif pula di Porprov. “Untuk putra hasilnya bagus,” terangnya. Dari hasil sparring dengan tujuh daerah di antaranya Tulungagung, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Mojokerto, dan Kota Kediri, bisa dikatakan Jember hanya kalah dengan Sidoarjo. Sementara pertandingan dengan daerah lainnya, Jember bisa berbicara banyak.

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Ditundanya pelaksanaan seleksi atlet seluruh cabang olahraga yang bakal berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), termasuk bola voli, tidak membuat atletnya berkecil hati. Lewat kerangka tim awal, tim voli Jember tetap melanjutkan latihan rutin di GOR PKPSO Kaliwates. Salah satunya digelar kemarin (1/8).

Mereka juga semakin percaya diri meraih hasil positif, karena hasil di laga uji coba yang pernah dijalani sebelum ini. Selain itu, tim voli Jember mendapatkan tambahan pemain quicker yang pernah merumput bersama Bank Sumsel di Proliga.

Prawoto, pelatih voli dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jember mengatakan, seleksi yang diagendakan akhir Juli lalu ditunda akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karenanya, otomatis jadwal puslatda yang seharusnya dilaksanakan setelah seleksi juga tertunda.

Walau begitu, tambah Prawoto, para atlet voli yang menjadi kerangka awal tim Porprov Jatim tetap latihan rutin. “Kerangka tim kami sudah punya, tapi untuk seleksi tetap akan dilaksanakan. Untuk mencari siapa yang terbaik menjadi tim voli dari kontingen Jember,” tuturnya.

Menurut dia, atlet tetap latihan rutin seminggu tiga kali. Pasalnya, pada cabor voli latihan tidak boleh berhenti dan tidak bisa daring. Ditambah lagi, Jember bisa dikatakan ketinggalan dari kabupaten lain untuk persiapan menuju Porprov Jatim 2022 nanti. Karena itu, menurut Prawoto, banyak cabor secara mandiri mulai membentuk kerangka tim agar tidak terlalu ketinggalan dalam persiapan dari daerah lain.

Sebelum PPKM diberlakukan, tim voli Jember juga mengikuti ajang uji coba dengan daerah lain. Hasil yang mereka raih membuat Prawoto optimistis akan meraih hasil positif pula di Porprov. “Untuk putra hasilnya bagus,” terangnya. Dari hasil sparring dengan tujuh daerah di antaranya Tulungagung, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Mojokerto, dan Kota Kediri, bisa dikatakan Jember hanya kalah dengan Sidoarjo. Sementara pertandingan dengan daerah lainnya, Jember bisa berbicara banyak.

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Ditundanya pelaksanaan seleksi atlet seluruh cabang olahraga yang bakal berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), termasuk bola voli, tidak membuat atletnya berkecil hati. Lewat kerangka tim awal, tim voli Jember tetap melanjutkan latihan rutin di GOR PKPSO Kaliwates. Salah satunya digelar kemarin (1/8).

Mereka juga semakin percaya diri meraih hasil positif, karena hasil di laga uji coba yang pernah dijalani sebelum ini. Selain itu, tim voli Jember mendapatkan tambahan pemain quicker yang pernah merumput bersama Bank Sumsel di Proliga.

Prawoto, pelatih voli dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jember mengatakan, seleksi yang diagendakan akhir Juli lalu ditunda akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karenanya, otomatis jadwal puslatda yang seharusnya dilaksanakan setelah seleksi juga tertunda.

Walau begitu, tambah Prawoto, para atlet voli yang menjadi kerangka awal tim Porprov Jatim tetap latihan rutin. “Kerangka tim kami sudah punya, tapi untuk seleksi tetap akan dilaksanakan. Untuk mencari siapa yang terbaik menjadi tim voli dari kontingen Jember,” tuturnya.

Menurut dia, atlet tetap latihan rutin seminggu tiga kali. Pasalnya, pada cabor voli latihan tidak boleh berhenti dan tidak bisa daring. Ditambah lagi, Jember bisa dikatakan ketinggalan dari kabupaten lain untuk persiapan menuju Porprov Jatim 2022 nanti. Karena itu, menurut Prawoto, banyak cabor secara mandiri mulai membentuk kerangka tim agar tidak terlalu ketinggalan dalam persiapan dari daerah lain.

Sebelum PPKM diberlakukan, tim voli Jember juga mengikuti ajang uji coba dengan daerah lain. Hasil yang mereka raih membuat Prawoto optimistis akan meraih hasil positif pula di Porprov. “Untuk putra hasilnya bagus,” terangnya. Dari hasil sparring dengan tujuh daerah di antaranya Tulungagung, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Mojokerto, dan Kota Kediri, bisa dikatakan Jember hanya kalah dengan Sidoarjo. Sementara pertandingan dengan daerah lainnya, Jember bisa berbicara banyak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/