alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Pebalap Tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries Sukai Sirkuit JIEC

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID  – Saat pertama kali melihat desain sirkuit Jakarta E-Prix International Circuit (JIEC) yang berlokasi di Jakarta Utara, pebalap tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries mengaku jatuh hati pada pandangan pertama.

BACA JUGA : Hobi Fotografi, Nicholas Saputra Cari Fitur Kamera Paling Canggih

“Sebenarnya di Berlin seorang jurnalis menunjukkan kepada saya lay out (Sirkuit Jakarta E-Prix) untuk pertama kalinya, dan saya langsung bilang ‘Saya menyukainya.’ Dan, dia mengatakan ‘Bagaimana Anda bisa tahu begitu cepat,'” kata Nyck dalam temu sapa di Jakarta, Kamis malam.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami melihat banyak sirkuit di pusat kota sangat kecil dan sangat ketat tapi sebenarnya trek ini lay out-nya sedikit secara ukuran tidak lebih besar dalam hal jarak, tapi bentuk tikungan sedikit lebih tidak ketat seperti beberapa trek yang dimiliki Formula E,” ujarnya menambahkan.

Menurut Nyck, desain tersebut akan membuat terciptanya momentum yang tidak terduga-duga dalam balapan. Namun, dia mengatakan sangat positif mengenai hal itu seperti halnya dia sangat bersemangat sejak tiba di Indonesia, tanah kelahiran kakeknya, pada Rabu (1/6).

“Setiap hari sejak kami mendarat saya tersenyum menerima sambutan hangat seperti itu. Benar-benar luar biasa dan acara kami banyak dibicarakan adalah hal yang kami dambakan, jadi terimakasih untuk itu,” kata pebalap keturunan Belanda-Indonesia itu.

Untuk persiapan balapan, yang diprediksi akan berjalan dengan lintasan basah dikarenakan hujan, pebalap berusia 27 tahun itu mengatakan telah berkoordinasi dengan “ahli cuaca” timnya yang berbasis di Jerman.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID  – Saat pertama kali melihat desain sirkuit Jakarta E-Prix International Circuit (JIEC) yang berlokasi di Jakarta Utara, pebalap tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries mengaku jatuh hati pada pandangan pertama.

BACA JUGA : Hobi Fotografi, Nicholas Saputra Cari Fitur Kamera Paling Canggih

“Sebenarnya di Berlin seorang jurnalis menunjukkan kepada saya lay out (Sirkuit Jakarta E-Prix) untuk pertama kalinya, dan saya langsung bilang ‘Saya menyukainya.’ Dan, dia mengatakan ‘Bagaimana Anda bisa tahu begitu cepat,'” kata Nyck dalam temu sapa di Jakarta, Kamis malam.

“Kami melihat banyak sirkuit di pusat kota sangat kecil dan sangat ketat tapi sebenarnya trek ini lay out-nya sedikit secara ukuran tidak lebih besar dalam hal jarak, tapi bentuk tikungan sedikit lebih tidak ketat seperti beberapa trek yang dimiliki Formula E,” ujarnya menambahkan.

Menurut Nyck, desain tersebut akan membuat terciptanya momentum yang tidak terduga-duga dalam balapan. Namun, dia mengatakan sangat positif mengenai hal itu seperti halnya dia sangat bersemangat sejak tiba di Indonesia, tanah kelahiran kakeknya, pada Rabu (1/6).

“Setiap hari sejak kami mendarat saya tersenyum menerima sambutan hangat seperti itu. Benar-benar luar biasa dan acara kami banyak dibicarakan adalah hal yang kami dambakan, jadi terimakasih untuk itu,” kata pebalap keturunan Belanda-Indonesia itu.

Untuk persiapan balapan, yang diprediksi akan berjalan dengan lintasan basah dikarenakan hujan, pebalap berusia 27 tahun itu mengatakan telah berkoordinasi dengan “ahli cuaca” timnya yang berbasis di Jerman.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID  – Saat pertama kali melihat desain sirkuit Jakarta E-Prix International Circuit (JIEC) yang berlokasi di Jakarta Utara, pebalap tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries mengaku jatuh hati pada pandangan pertama.

BACA JUGA : Hobi Fotografi, Nicholas Saputra Cari Fitur Kamera Paling Canggih

“Sebenarnya di Berlin seorang jurnalis menunjukkan kepada saya lay out (Sirkuit Jakarta E-Prix) untuk pertama kalinya, dan saya langsung bilang ‘Saya menyukainya.’ Dan, dia mengatakan ‘Bagaimana Anda bisa tahu begitu cepat,'” kata Nyck dalam temu sapa di Jakarta, Kamis malam.

“Kami melihat banyak sirkuit di pusat kota sangat kecil dan sangat ketat tapi sebenarnya trek ini lay out-nya sedikit secara ukuran tidak lebih besar dalam hal jarak, tapi bentuk tikungan sedikit lebih tidak ketat seperti beberapa trek yang dimiliki Formula E,” ujarnya menambahkan.

Menurut Nyck, desain tersebut akan membuat terciptanya momentum yang tidak terduga-duga dalam balapan. Namun, dia mengatakan sangat positif mengenai hal itu seperti halnya dia sangat bersemangat sejak tiba di Indonesia, tanah kelahiran kakeknya, pada Rabu (1/6).

“Setiap hari sejak kami mendarat saya tersenyum menerima sambutan hangat seperti itu. Benar-benar luar biasa dan acara kami banyak dibicarakan adalah hal yang kami dambakan, jadi terimakasih untuk itu,” kata pebalap keturunan Belanda-Indonesia itu.

Untuk persiapan balapan, yang diprediksi akan berjalan dengan lintasan basah dikarenakan hujan, pebalap berusia 27 tahun itu mengatakan telah berkoordinasi dengan “ahli cuaca” timnya yang berbasis di Jerman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/