alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Lintasan Atletik JSG Rawan Sebabkan Cedera

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember Sport Garden (JSG) menjadi stadion paling megah dan kebanggaan masyarakat Jember. Pesepak bola Jember pun ingin berlaga di rumput JSG. Namun, itu tidak untuk para atlet lari. Sebab, bila memilih JSG membuat sprinter akan rawan mengalami cedera.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, lintasan atletik di stadion JSG tidak seperti lintasan atletik di stadion-stadion besar pada umumnya. Garis lintasan tidak ada. Bahkan, landasannya pun seperti jalan raya, yaitu aspal. “Kalau untuk lintasan lari atletik ya tidak cocok,” ucap Rixki Saputra, pelatih atlet paralimpik.

Atlet paralimpik, yaitu kejuaraan olahraga bagi penyandang disabilitas, memilih JSG sebagai tempat latihan karena merupakan stadion besar dan kebanggaan warga Jember. Karena itu, atlet diharapkan kian semangat berlatih. Selain itu, juga membiasakan untuk merasakan suasana stadion besar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, kata dia, ada satu yang kurang pas, yaitu tentang lintasan lari. “Aspal ini kan terlalu keras, sehingga rawan cedera untuk atlet lari,” jelasnya. Lintasan lari untuk kejuaraan atletik adalah dari karet ataupun gravel. “Biasanya dari karet keras atau gravel, setidaknya,” tuturnya.

Catatan Jawa Pos Radar Jember, lintasan lari di Stadion JSG yang terbuat dari aspal tersebut bukan dibangun baru-baru ini. Melainkan sejak JSG kali pertama dibangun. Bahkan, pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jatim, ketika Jember sebagai tuan rumah pada 2016 lalu, lintasan JSG juga tidak dipakai sama sekali dalam kejuaraan lari. Justru memakai lintasan lari di stadion milik Universitas Jember (Unej).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember Sport Garden (JSG) menjadi stadion paling megah dan kebanggaan masyarakat Jember. Pesepak bola Jember pun ingin berlaga di rumput JSG. Namun, itu tidak untuk para atlet lari. Sebab, bila memilih JSG membuat sprinter akan rawan mengalami cedera.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, lintasan atletik di stadion JSG tidak seperti lintasan atletik di stadion-stadion besar pada umumnya. Garis lintasan tidak ada. Bahkan, landasannya pun seperti jalan raya, yaitu aspal. “Kalau untuk lintasan lari atletik ya tidak cocok,” ucap Rixki Saputra, pelatih atlet paralimpik.

Atlet paralimpik, yaitu kejuaraan olahraga bagi penyandang disabilitas, memilih JSG sebagai tempat latihan karena merupakan stadion besar dan kebanggaan warga Jember. Karena itu, atlet diharapkan kian semangat berlatih. Selain itu, juga membiasakan untuk merasakan suasana stadion besar.

Namun, kata dia, ada satu yang kurang pas, yaitu tentang lintasan lari. “Aspal ini kan terlalu keras, sehingga rawan cedera untuk atlet lari,” jelasnya. Lintasan lari untuk kejuaraan atletik adalah dari karet ataupun gravel. “Biasanya dari karet keras atau gravel, setidaknya,” tuturnya.

Catatan Jawa Pos Radar Jember, lintasan lari di Stadion JSG yang terbuat dari aspal tersebut bukan dibangun baru-baru ini. Melainkan sejak JSG kali pertama dibangun. Bahkan, pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jatim, ketika Jember sebagai tuan rumah pada 2016 lalu, lintasan JSG juga tidak dipakai sama sekali dalam kejuaraan lari. Justru memakai lintasan lari di stadion milik Universitas Jember (Unej).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember Sport Garden (JSG) menjadi stadion paling megah dan kebanggaan masyarakat Jember. Pesepak bola Jember pun ingin berlaga di rumput JSG. Namun, itu tidak untuk para atlet lari. Sebab, bila memilih JSG membuat sprinter akan rawan mengalami cedera.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, lintasan atletik di stadion JSG tidak seperti lintasan atletik di stadion-stadion besar pada umumnya. Garis lintasan tidak ada. Bahkan, landasannya pun seperti jalan raya, yaitu aspal. “Kalau untuk lintasan lari atletik ya tidak cocok,” ucap Rixki Saputra, pelatih atlet paralimpik.

Atlet paralimpik, yaitu kejuaraan olahraga bagi penyandang disabilitas, memilih JSG sebagai tempat latihan karena merupakan stadion besar dan kebanggaan warga Jember. Karena itu, atlet diharapkan kian semangat berlatih. Selain itu, juga membiasakan untuk merasakan suasana stadion besar.

Namun, kata dia, ada satu yang kurang pas, yaitu tentang lintasan lari. “Aspal ini kan terlalu keras, sehingga rawan cedera untuk atlet lari,” jelasnya. Lintasan lari untuk kejuaraan atletik adalah dari karet ataupun gravel. “Biasanya dari karet keras atau gravel, setidaknya,” tuturnya.

Catatan Jawa Pos Radar Jember, lintasan lari di Stadion JSG yang terbuat dari aspal tersebut bukan dibangun baru-baru ini. Melainkan sejak JSG kali pertama dibangun. Bahkan, pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jatim, ketika Jember sebagai tuan rumah pada 2016 lalu, lintasan JSG juga tidak dipakai sama sekali dalam kejuaraan lari. Justru memakai lintasan lari di stadion milik Universitas Jember (Unej).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/