alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kekuatan Atlet Disembunyikan

Petenis Jember Rawan Diintai Lawan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum adanya dana persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tidak membuat sejumlah cabang olahraga (cabor) mengendurkan semangat. Salah satunya cabor tenis lapangan. Bahkan, sejumlah petenis yang disiapkan untuk Porprov tersebut tidak diizinkan mengikuti laga persahabatan dengan daerah lain.

Sejumlah nama petenis Jember seperti Fauziah, Chofifah, hingga Delon, mulai berkumpul di lapangan tenis Universitas Jember (Unej) pada malam hari. Latihan malam tersebut tak sekadar latihan biasa, tapi atlet juga diajak berpikir bersama bagaimana bisa mendulang kesuksesan seperti pada Porprov Jatim IV tahun 2013 lalu di Madiun. “Porprov besok bermain di Jember, pasti bisa seperti Porprov sebelumnya. Termasuk Porprov di Madiun,” ucap Heri Riono, pelatih tim tenis Porprov Jember.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Soetriono mengatakan, cabor tenis lapangan dari kontingen Jember pernah berjaya dan keluar menjadi juara umum cabor tenis pada Porprov Jatim IV di Madiun 2013 lalu. Sehingga, dia berharap, pada Porprov 2022 di Jember, sebagai tuan rumah, pihaknya ingin mendulang prestasi yang sama seperti di Madiun tahun 2013 lalu, dengan keluar sebagai juara bertahan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelti Jember juga punya cara agar petenis Jember kembali mendulang medali di Porprov. Tidak sekadar latihan dan latihan, tapi juga berupaya agar tidak bisa dimonitoring oleh daerah lain. Artinya, kekuatan atlet tak bisa diteropong oleh tim lawan. “Jember ini rawan untuk diintai. Apalagi posisinya adalah tuan rumah,” ucapnya.

Karena itu, kata dia, atlet yang disiapkan untuk Porprov tidak diizinkan mengikuti kejuaraan atau laga persahabatan dengan daerah lain. Agenda latihan bersama dengan atlet luar daerah yaitu di Bondowoso, petenis andalan Jember tidak akan turun. Dia mengatakan, petenis Jember yang disiapkan untuk Porprov juga punya peringkat bagus di tingkat nasional. Bahkan, ada satu yang senior peringkat 32 nasional.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum adanya dana persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tidak membuat sejumlah cabang olahraga (cabor) mengendurkan semangat. Salah satunya cabor tenis lapangan. Bahkan, sejumlah petenis yang disiapkan untuk Porprov tersebut tidak diizinkan mengikuti laga persahabatan dengan daerah lain.

Sejumlah nama petenis Jember seperti Fauziah, Chofifah, hingga Delon, mulai berkumpul di lapangan tenis Universitas Jember (Unej) pada malam hari. Latihan malam tersebut tak sekadar latihan biasa, tapi atlet juga diajak berpikir bersama bagaimana bisa mendulang kesuksesan seperti pada Porprov Jatim IV tahun 2013 lalu di Madiun. “Porprov besok bermain di Jember, pasti bisa seperti Porprov sebelumnya. Termasuk Porprov di Madiun,” ucap Heri Riono, pelatih tim tenis Porprov Jember.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Soetriono mengatakan, cabor tenis lapangan dari kontingen Jember pernah berjaya dan keluar menjadi juara umum cabor tenis pada Porprov Jatim IV di Madiun 2013 lalu. Sehingga, dia berharap, pada Porprov 2022 di Jember, sebagai tuan rumah, pihaknya ingin mendulang prestasi yang sama seperti di Madiun tahun 2013 lalu, dengan keluar sebagai juara bertahan.

Pelti Jember juga punya cara agar petenis Jember kembali mendulang medali di Porprov. Tidak sekadar latihan dan latihan, tapi juga berupaya agar tidak bisa dimonitoring oleh daerah lain. Artinya, kekuatan atlet tak bisa diteropong oleh tim lawan. “Jember ini rawan untuk diintai. Apalagi posisinya adalah tuan rumah,” ucapnya.

Karena itu, kata dia, atlet yang disiapkan untuk Porprov tidak diizinkan mengikuti kejuaraan atau laga persahabatan dengan daerah lain. Agenda latihan bersama dengan atlet luar daerah yaitu di Bondowoso, petenis andalan Jember tidak akan turun. Dia mengatakan, petenis Jember yang disiapkan untuk Porprov juga punya peringkat bagus di tingkat nasional. Bahkan, ada satu yang senior peringkat 32 nasional.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum adanya dana persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tidak membuat sejumlah cabang olahraga (cabor) mengendurkan semangat. Salah satunya cabor tenis lapangan. Bahkan, sejumlah petenis yang disiapkan untuk Porprov tersebut tidak diizinkan mengikuti laga persahabatan dengan daerah lain.

Sejumlah nama petenis Jember seperti Fauziah, Chofifah, hingga Delon, mulai berkumpul di lapangan tenis Universitas Jember (Unej) pada malam hari. Latihan malam tersebut tak sekadar latihan biasa, tapi atlet juga diajak berpikir bersama bagaimana bisa mendulang kesuksesan seperti pada Porprov Jatim IV tahun 2013 lalu di Madiun. “Porprov besok bermain di Jember, pasti bisa seperti Porprov sebelumnya. Termasuk Porprov di Madiun,” ucap Heri Riono, pelatih tim tenis Porprov Jember.

Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Jember Soetriono mengatakan, cabor tenis lapangan dari kontingen Jember pernah berjaya dan keluar menjadi juara umum cabor tenis pada Porprov Jatim IV di Madiun 2013 lalu. Sehingga, dia berharap, pada Porprov 2022 di Jember, sebagai tuan rumah, pihaknya ingin mendulang prestasi yang sama seperti di Madiun tahun 2013 lalu, dengan keluar sebagai juara bertahan.

Pelti Jember juga punya cara agar petenis Jember kembali mendulang medali di Porprov. Tidak sekadar latihan dan latihan, tapi juga berupaya agar tidak bisa dimonitoring oleh daerah lain. Artinya, kekuatan atlet tak bisa diteropong oleh tim lawan. “Jember ini rawan untuk diintai. Apalagi posisinya adalah tuan rumah,” ucapnya.

Karena itu, kata dia, atlet yang disiapkan untuk Porprov tidak diizinkan mengikuti kejuaraan atau laga persahabatan dengan daerah lain. Agenda latihan bersama dengan atlet luar daerah yaitu di Bondowoso, petenis andalan Jember tidak akan turun. Dia mengatakan, petenis Jember yang disiapkan untuk Porprov juga punya peringkat bagus di tingkat nasional. Bahkan, ada satu yang senior peringkat 32 nasional.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/