alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Samsak, Santapan Empuk, Bikin Awet Muda

Jangan Terburu-buru Pukul Samsak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Olahraga bela diri kini mulai banyak digemari oleh perempuan. Bukan untuk menjadi atlet, tapi telah menjadi gaya hidup. Tujuan mereka berbeda-beda. Ada yang ingin menguruskan badan, melatih pertahanan, hingga menghilangkan stres. Salah satu cara akurat meluapkan emosi ke pacar, atasan, bos, hingga dosen. Samsak adalah tempat paling empuk untuk itu semua.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

Fatimah, perempuan yang ikut kelas muay thai di Bengkel Otot, mengaku, dia ikut kelas bela diri tujuannya untuk lebih sehat dan mengecilkan badan. Namun, ada hal yang di luar dugaannya saat memukul samsak. Yaitu dengan leluasa memukul untuk mengeluarkan amarah dan kekesalan. “Jadi, stres pekerjaan dan gak suka sama orang itu terlampiaskan di samsak,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal yang serupa juga dirasakan Farah. Mahasiswa Universitas Jember (Unej) ini cukup lega mengeluarkan kekesalannya terhadap dosen. “Kalau kesal sama seseorang, rasanya itu enak dengan memukul di samsak,” imbuhnya.

Sementara itu, Fery Liga Saputra, trainer Muay thai Bengkel Otot, mengatakan, memukul samsak tidak sekadar melancarkan pukulan. Namun, ada tekniknya. Untuk pukulan jap, tangan harus lurus, bahu berputar dan ikut ke depan. Bila tangan kanan yang dipakai untuk memukul, maka kaki kiri yang di depan. Sedangkan, kaki kanan di belakang dan pada saat memukul, kaki kanan sedikit jinjit.

Mengapa memukul samsak itu ada tekniknya? Hal itu untuk mengurangi risiko cedera. “Kalau salah pukul, pergelangan tangan bisa sakit. Walau samsak ini empuk, tapi berat untuk dipukul,” tuturnya. Namun, sebelum memulai latihan pukulan samsak, harus diajarkan japs strap dan menu latihan lainnya. “Biasanya yang latihan pukulan ke samsak itu adalah orang yang lama ikut kelas muay thai,” terangnya.

Sementara itu, menurut Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jember Ahmad Fatoni, samsak adalah menu latihan wajib bagi petinju. Bahkan, bila hanya latihan fisik, seperti lari, push-up, sit-up, hingga angkat beban, tanpa latihan memukul samsak, maka latihannya tidak ada artinya. “Jadi, setiap petinju itu setiap hari harus pukul samsak,” ucapnya. Terlebih lagi tinju adalah olahraga yang mengandalkan pukulan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Olahraga bela diri kini mulai banyak digemari oleh perempuan. Bukan untuk menjadi atlet, tapi telah menjadi gaya hidup. Tujuan mereka berbeda-beda. Ada yang ingin menguruskan badan, melatih pertahanan, hingga menghilangkan stres. Salah satu cara akurat meluapkan emosi ke pacar, atasan, bos, hingga dosen. Samsak adalah tempat paling empuk untuk itu semua.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

Fatimah, perempuan yang ikut kelas muay thai di Bengkel Otot, mengaku, dia ikut kelas bela diri tujuannya untuk lebih sehat dan mengecilkan badan. Namun, ada hal yang di luar dugaannya saat memukul samsak. Yaitu dengan leluasa memukul untuk mengeluarkan amarah dan kekesalan. “Jadi, stres pekerjaan dan gak suka sama orang itu terlampiaskan di samsak,” imbuhnya.

Hal yang serupa juga dirasakan Farah. Mahasiswa Universitas Jember (Unej) ini cukup lega mengeluarkan kekesalannya terhadap dosen. “Kalau kesal sama seseorang, rasanya itu enak dengan memukul di samsak,” imbuhnya.

Sementara itu, Fery Liga Saputra, trainer Muay thai Bengkel Otot, mengatakan, memukul samsak tidak sekadar melancarkan pukulan. Namun, ada tekniknya. Untuk pukulan jap, tangan harus lurus, bahu berputar dan ikut ke depan. Bila tangan kanan yang dipakai untuk memukul, maka kaki kiri yang di depan. Sedangkan, kaki kanan di belakang dan pada saat memukul, kaki kanan sedikit jinjit.

Mengapa memukul samsak itu ada tekniknya? Hal itu untuk mengurangi risiko cedera. “Kalau salah pukul, pergelangan tangan bisa sakit. Walau samsak ini empuk, tapi berat untuk dipukul,” tuturnya. Namun, sebelum memulai latihan pukulan samsak, harus diajarkan japs strap dan menu latihan lainnya. “Biasanya yang latihan pukulan ke samsak itu adalah orang yang lama ikut kelas muay thai,” terangnya.

Sementara itu, menurut Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jember Ahmad Fatoni, samsak adalah menu latihan wajib bagi petinju. Bahkan, bila hanya latihan fisik, seperti lari, push-up, sit-up, hingga angkat beban, tanpa latihan memukul samsak, maka latihannya tidak ada artinya. “Jadi, setiap petinju itu setiap hari harus pukul samsak,” ucapnya. Terlebih lagi tinju adalah olahraga yang mengandalkan pukulan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Olahraga bela diri kini mulai banyak digemari oleh perempuan. Bukan untuk menjadi atlet, tapi telah menjadi gaya hidup. Tujuan mereka berbeda-beda. Ada yang ingin menguruskan badan, melatih pertahanan, hingga menghilangkan stres. Salah satu cara akurat meluapkan emosi ke pacar, atasan, bos, hingga dosen. Samsak adalah tempat paling empuk untuk itu semua.

Baca Juga : Tabungan Raib Ratusan Juta, Pertanyakan Jaminan Keamanan Bank BUMN

Fatimah, perempuan yang ikut kelas muay thai di Bengkel Otot, mengaku, dia ikut kelas bela diri tujuannya untuk lebih sehat dan mengecilkan badan. Namun, ada hal yang di luar dugaannya saat memukul samsak. Yaitu dengan leluasa memukul untuk mengeluarkan amarah dan kekesalan. “Jadi, stres pekerjaan dan gak suka sama orang itu terlampiaskan di samsak,” imbuhnya.

Hal yang serupa juga dirasakan Farah. Mahasiswa Universitas Jember (Unej) ini cukup lega mengeluarkan kekesalannya terhadap dosen. “Kalau kesal sama seseorang, rasanya itu enak dengan memukul di samsak,” imbuhnya.

Sementara itu, Fery Liga Saputra, trainer Muay thai Bengkel Otot, mengatakan, memukul samsak tidak sekadar melancarkan pukulan. Namun, ada tekniknya. Untuk pukulan jap, tangan harus lurus, bahu berputar dan ikut ke depan. Bila tangan kanan yang dipakai untuk memukul, maka kaki kiri yang di depan. Sedangkan, kaki kanan di belakang dan pada saat memukul, kaki kanan sedikit jinjit.

Mengapa memukul samsak itu ada tekniknya? Hal itu untuk mengurangi risiko cedera. “Kalau salah pukul, pergelangan tangan bisa sakit. Walau samsak ini empuk, tapi berat untuk dipukul,” tuturnya. Namun, sebelum memulai latihan pukulan samsak, harus diajarkan japs strap dan menu latihan lainnya. “Biasanya yang latihan pukulan ke samsak itu adalah orang yang lama ikut kelas muay thai,” terangnya.

Sementara itu, menurut Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jember Ahmad Fatoni, samsak adalah menu latihan wajib bagi petinju. Bahkan, bila hanya latihan fisik, seperti lari, push-up, sit-up, hingga angkat beban, tanpa latihan memukul samsak, maka latihannya tidak ada artinya. “Jadi, setiap petinju itu setiap hari harus pukul samsak,” ucapnya. Terlebih lagi tinju adalah olahraga yang mengandalkan pukulan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/