alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Matangkan Persiapan Venue, Guna Hadapi Porprov 2022

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak lama lagi, perhelatan olahraga melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 yang akan digelar di Kabupaten Jember segera dimulai. Segala persiapan pun mulai dilakukan. Salah satunya yang terpenting yakni kesiapan atlet yang akan berkompetisi pada ajang itu nantinya. Kemudian, sarana dan prasarana untuk para peserta.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember, serta jajaran lainnya semakin serius mendiskusikan segala persiapan tersebut. Seperti yang dilakukan pada Senin (28/2) kemarin, Bupati Hendy menjelaskan bahwa yang menjadi fokus utama bukanlah organisasi, melainkan kesiapan venue yang dimiliki. “Venue harus matang dan sesuai standar,” lanjutnya.

Menurut dia, pihaknya juga perlu memetakan sejumlah venue untuk pencak silat, atletik, dan tinju. Apa saja, di mana letaknya, dan kesiapannya bagaimana, termasuk kesiapan sarana dan prasarana lainnya. Setidaknya ada kejelasan mengenai venue mana yang sudah siap ataupun belum. Termasuk memetakan apa saja kekurangannya, untuk kemudian ditindaklanjuti.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan itu, tentu membutuhkan penilaian yang sesuai standar.  Harus ada pemantauan langsung dari KONI provinsi melalui asesmen. Semuanya harus sesuai standar. “Jangan sampai kita siap, tapi ternyata kurang tepat,” paparnya.

Contohnya seperti pemantauan rumput di lapangan JSG, beberapa waktu lalu, yang sebelumnya dinilai kurang bagus. Ternyata setelah dicek oleh Dispora Provinsi, hanya butuh tambahan sedikit dan tak terlalu memakan banyak dana. Ia menginginkan agar cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya minim dikompetisikan di Jember juga bisa digelar di Jember. Ini demi memicu semangat masyarakat, khususnya atlet yang selama ini tidak memiliki wadah. “Selain itu, saya juga berupaya supaya ajang panjat tebing bisa di Jember,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak lama lagi, perhelatan olahraga melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 yang akan digelar di Kabupaten Jember segera dimulai. Segala persiapan pun mulai dilakukan. Salah satunya yang terpenting yakni kesiapan atlet yang akan berkompetisi pada ajang itu nantinya. Kemudian, sarana dan prasarana untuk para peserta.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember, serta jajaran lainnya semakin serius mendiskusikan segala persiapan tersebut. Seperti yang dilakukan pada Senin (28/2) kemarin, Bupati Hendy menjelaskan bahwa yang menjadi fokus utama bukanlah organisasi, melainkan kesiapan venue yang dimiliki. “Venue harus matang dan sesuai standar,” lanjutnya.

Menurut dia, pihaknya juga perlu memetakan sejumlah venue untuk pencak silat, atletik, dan tinju. Apa saja, di mana letaknya, dan kesiapannya bagaimana, termasuk kesiapan sarana dan prasarana lainnya. Setidaknya ada kejelasan mengenai venue mana yang sudah siap ataupun belum. Termasuk memetakan apa saja kekurangannya, untuk kemudian ditindaklanjuti.

Untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan itu, tentu membutuhkan penilaian yang sesuai standar.  Harus ada pemantauan langsung dari KONI provinsi melalui asesmen. Semuanya harus sesuai standar. “Jangan sampai kita siap, tapi ternyata kurang tepat,” paparnya.

Contohnya seperti pemantauan rumput di lapangan JSG, beberapa waktu lalu, yang sebelumnya dinilai kurang bagus. Ternyata setelah dicek oleh Dispora Provinsi, hanya butuh tambahan sedikit dan tak terlalu memakan banyak dana. Ia menginginkan agar cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya minim dikompetisikan di Jember juga bisa digelar di Jember. Ini demi memicu semangat masyarakat, khususnya atlet yang selama ini tidak memiliki wadah. “Selain itu, saya juga berupaya supaya ajang panjat tebing bisa di Jember,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak lama lagi, perhelatan olahraga melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 yang akan digelar di Kabupaten Jember segera dimulai. Segala persiapan pun mulai dilakukan. Salah satunya yang terpenting yakni kesiapan atlet yang akan berkompetisi pada ajang itu nantinya. Kemudian, sarana dan prasarana untuk para peserta.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember, serta jajaran lainnya semakin serius mendiskusikan segala persiapan tersebut. Seperti yang dilakukan pada Senin (28/2) kemarin, Bupati Hendy menjelaskan bahwa yang menjadi fokus utama bukanlah organisasi, melainkan kesiapan venue yang dimiliki. “Venue harus matang dan sesuai standar,” lanjutnya.

Menurut dia, pihaknya juga perlu memetakan sejumlah venue untuk pencak silat, atletik, dan tinju. Apa saja, di mana letaknya, dan kesiapannya bagaimana, termasuk kesiapan sarana dan prasarana lainnya. Setidaknya ada kejelasan mengenai venue mana yang sudah siap ataupun belum. Termasuk memetakan apa saja kekurangannya, untuk kemudian ditindaklanjuti.

Untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan itu, tentu membutuhkan penilaian yang sesuai standar.  Harus ada pemantauan langsung dari KONI provinsi melalui asesmen. Semuanya harus sesuai standar. “Jangan sampai kita siap, tapi ternyata kurang tepat,” paparnya.

Contohnya seperti pemantauan rumput di lapangan JSG, beberapa waktu lalu, yang sebelumnya dinilai kurang bagus. Ternyata setelah dicek oleh Dispora Provinsi, hanya butuh tambahan sedikit dan tak terlalu memakan banyak dana. Ia menginginkan agar cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya minim dikompetisikan di Jember juga bisa digelar di Jember. Ini demi memicu semangat masyarakat, khususnya atlet yang selama ini tidak memiliki wadah. “Selain itu, saya juga berupaya supaya ajang panjat tebing bisa di Jember,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/