alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Seleksi Atletik Porprov dari Jember Nihil Kejutan

Hasil Lompatan Atlet Jomplang

Mobile_AP_Rectangle 1

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Cabang olahraga (cabor) atletik telah menuntaskan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Seleksi hari keempat di SMA Bima Ambulu ini khusus untuk nomor lompat tinggi. Lagi-lagi, proses seleksi itu tidak ada kejutan karena hasil masing-masing atlet sangat jomplang. M Basofi, atlet lompat tinggi yang turun di Porprov 2019, tetap menjadi nomor satu dengan loncatan tertinggi 1,5 meter.

Lompatan Basofi tersebut masih lebih rendah dari hasil Porprov 2016 lalu. “Tetap Basofi yang tertinggi, tapi hasilnya lebih bagus Porprov 2016 yang mencapai 1,6 meter,” tutur Wahman Sumanjaya, pelatih yang juga ketua panitia pelaksana tim seleksi cabor atletik. Menurutnya, pandemi juga berdampak terhadap para atlet. Namun, dampak itu terasa bagi atlet atletik di luar binaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jember.

Wahman mengakui, meski hasil seleksi cukup bagus, tapi memang tidak ada kejutan. Mengapa demikian? Karena pada masa pandemi dengan sekolah daring membuat guru olahraga tidak bisa memantau atletnya, juga susah menemukan siswa yang berpotensi jadi atlet atletik. “Sedangkan atlet PASI terus latihan, sehingga hasilnya terlalu jauh,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Apalagi, kata dia, yang mengikuti seleksi tidak begitu banyak. Menurut Wahman, ini juga ada kaitannya dengan banyaknya guru olahraga yang selama dua tahun belakangan tidak menemukan atlet. Dia menjelaskan, setiap satu nomor seleksi yang masuk pemusatan latihan daerah (puslatda) adalah dua orang. Meski demikian, dua atlet yang masuk puslatda tersebut tidak ada garansi bakal ikut ke Porprov Jatim tahun depan. “Lihat limitnya, kalau bagus akan dikirim ke Porprov,” terangnya.

Tim penyeleksi dalam seleksi cabor atletik, Riki Suherman, mengatakan, seleksi tahap pertama yang berpusat di Brigif Raider 9 Kostrad, Sabtu (28/8) akhir pekan kemarin, menyeleksi lari. Dan hari kedua lempar lembing. Sementara, tolak peluru serta lompat jauh menempati MAN 2 Jember. “Seleksi terakhir di Ambulu untuk lompat tinggi,” jelasnya.

- Advertisement -

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Cabang olahraga (cabor) atletik telah menuntaskan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Seleksi hari keempat di SMA Bima Ambulu ini khusus untuk nomor lompat tinggi. Lagi-lagi, proses seleksi itu tidak ada kejutan karena hasil masing-masing atlet sangat jomplang. M Basofi, atlet lompat tinggi yang turun di Porprov 2019, tetap menjadi nomor satu dengan loncatan tertinggi 1,5 meter.

Lompatan Basofi tersebut masih lebih rendah dari hasil Porprov 2016 lalu. “Tetap Basofi yang tertinggi, tapi hasilnya lebih bagus Porprov 2016 yang mencapai 1,6 meter,” tutur Wahman Sumanjaya, pelatih yang juga ketua panitia pelaksana tim seleksi cabor atletik. Menurutnya, pandemi juga berdampak terhadap para atlet. Namun, dampak itu terasa bagi atlet atletik di luar binaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jember.

Wahman mengakui, meski hasil seleksi cukup bagus, tapi memang tidak ada kejutan. Mengapa demikian? Karena pada masa pandemi dengan sekolah daring membuat guru olahraga tidak bisa memantau atletnya, juga susah menemukan siswa yang berpotensi jadi atlet atletik. “Sedangkan atlet PASI terus latihan, sehingga hasilnya terlalu jauh,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, yang mengikuti seleksi tidak begitu banyak. Menurut Wahman, ini juga ada kaitannya dengan banyaknya guru olahraga yang selama dua tahun belakangan tidak menemukan atlet. Dia menjelaskan, setiap satu nomor seleksi yang masuk pemusatan latihan daerah (puslatda) adalah dua orang. Meski demikian, dua atlet yang masuk puslatda tersebut tidak ada garansi bakal ikut ke Porprov Jatim tahun depan. “Lihat limitnya, kalau bagus akan dikirim ke Porprov,” terangnya.

Tim penyeleksi dalam seleksi cabor atletik, Riki Suherman, mengatakan, seleksi tahap pertama yang berpusat di Brigif Raider 9 Kostrad, Sabtu (28/8) akhir pekan kemarin, menyeleksi lari. Dan hari kedua lempar lembing. Sementara, tolak peluru serta lompat jauh menempati MAN 2 Jember. “Seleksi terakhir di Ambulu untuk lompat tinggi,” jelasnya.

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Cabang olahraga (cabor) atletik telah menuntaskan seleksi untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Seleksi hari keempat di SMA Bima Ambulu ini khusus untuk nomor lompat tinggi. Lagi-lagi, proses seleksi itu tidak ada kejutan karena hasil masing-masing atlet sangat jomplang. M Basofi, atlet lompat tinggi yang turun di Porprov 2019, tetap menjadi nomor satu dengan loncatan tertinggi 1,5 meter.

Lompatan Basofi tersebut masih lebih rendah dari hasil Porprov 2016 lalu. “Tetap Basofi yang tertinggi, tapi hasilnya lebih bagus Porprov 2016 yang mencapai 1,6 meter,” tutur Wahman Sumanjaya, pelatih yang juga ketua panitia pelaksana tim seleksi cabor atletik. Menurutnya, pandemi juga berdampak terhadap para atlet. Namun, dampak itu terasa bagi atlet atletik di luar binaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jember.

Wahman mengakui, meski hasil seleksi cukup bagus, tapi memang tidak ada kejutan. Mengapa demikian? Karena pada masa pandemi dengan sekolah daring membuat guru olahraga tidak bisa memantau atletnya, juga susah menemukan siswa yang berpotensi jadi atlet atletik. “Sedangkan atlet PASI terus latihan, sehingga hasilnya terlalu jauh,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, yang mengikuti seleksi tidak begitu banyak. Menurut Wahman, ini juga ada kaitannya dengan banyaknya guru olahraga yang selama dua tahun belakangan tidak menemukan atlet. Dia menjelaskan, setiap satu nomor seleksi yang masuk pemusatan latihan daerah (puslatda) adalah dua orang. Meski demikian, dua atlet yang masuk puslatda tersebut tidak ada garansi bakal ikut ke Porprov Jatim tahun depan. “Lihat limitnya, kalau bagus akan dikirim ke Porprov,” terangnya.

Tim penyeleksi dalam seleksi cabor atletik, Riki Suherman, mengatakan, seleksi tahap pertama yang berpusat di Brigif Raider 9 Kostrad, Sabtu (28/8) akhir pekan kemarin, menyeleksi lari. Dan hari kedua lempar lembing. Sementara, tolak peluru serta lompat jauh menempati MAN 2 Jember. “Seleksi terakhir di Ambulu untuk lompat tinggi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/