alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Aspek Keaktifan Lima Tahun Dipertanyakan

Ardi Pujo Prabowo Layangkan Banding

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Upaya banding dari kubu salah satu calon ketua PSSI Jember, yaitu Ardi Pujo Prabowo, terus dilanjutkan. Sebelumnya, diketahui Joni Budi Utomo, Ketua Klub Macan Putih, melakukan interupsi karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Kala itu Joni mewakili Ardi dalam penetapan hasil verifikasi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember.

Sayangnya, Komisi Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember menilai upaya banding tersebut tidak sesuai kondisi. Lantaran calon yang mengajukan banding telah dinyatakan lolos verifikasi, sehingga dirasa tidak ada yang dirugikan.

Ketua Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Askab PSSI Jember Bambang Siswanto mengatakan, dirinya belum menerima banding baik secara tertulis maupun lisan hingga kemarin (30/4). Dia menjelaskan bahwa yang dikeluhkan tim calon ketua Ardi Pujo Prabowo sepatutnya bukan banding, melainkan keluhan. “Bukan banding itu. Banding apanya wong semua sudah lolos. Yang bersangkutan (Ardi Pujo Prabowo, Red) juga lolos verifikasinya,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, banding dinyatakan jika ada salah satu calon yang merasa dirugikan lantaran tidak lolos dari verifikasi. Untuk mengajukan banding, calon yang bersangkutan harus menyampaikannya sendiri. Sebab, dalam rapat hasil verifikasi, Kamis (29/4) lalu, yang menyatakan keberatan adalah tim pengusung. Bukan terkait ketidaklolosan, melainkan tentang persyaratan.

Menurut dia, jika ada yang merasa keberatan dengan persyaratan dalam formulir pendaftaran bakal calon, seharusnya disampaikan pada waktu menyerahkan formulir. “Formulir yang bersangkutan juga sudah dikirim. Persyaratannya semua juga telah diisi. Jadi, lucu kalau keberatan. Kalau keberatan dengan persyaratan, ya formulir tidak perlu diisi,” tegasnya.

Bambang sendiri tidak paham mengapa muncul keberatan saat pengumuman hasil verifikasi bakal calon ketua, wakil ketua, dan anggota komite eksekutif (exco). “Motivasinya kami tidak tahu. Seandainya tidak lolos, baru banding. Dia kan lolos,” paparnya.

Dia menjelaskan, tugas komisi pemilihan adalah melakukan verifikasi data berkas secara administrasi. Sementara, terkait pasal 34 ayat 4 dalam statuta PSSI, menurut Bambang, itu adalah ranah kongres PSSI pusat.

Dia membenarkan bahwa dalam statuta PSSI yang dimaksud terdapat kata-kata mengenai keaktifan dalam sepak bola setidaknya lima tahun. Namun, tidak dijelaskan secara spesifik mengenai keaktifan itu. “Sekarang yang dikatakan aktif dalam sepak bola itu seperti apa. Tidak menjelaskan secara spesifik,” ucapnya. Menurutnya, menonton sepak bola saja bisa dikatakan aktif, jika mengacu pada Statuta PSSI tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Upaya banding dari kubu salah satu calon ketua PSSI Jember, yaitu Ardi Pujo Prabowo, terus dilanjutkan. Sebelumnya, diketahui Joni Budi Utomo, Ketua Klub Macan Putih, melakukan interupsi karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Kala itu Joni mewakili Ardi dalam penetapan hasil verifikasi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember.

Sayangnya, Komisi Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember menilai upaya banding tersebut tidak sesuai kondisi. Lantaran calon yang mengajukan banding telah dinyatakan lolos verifikasi, sehingga dirasa tidak ada yang dirugikan.

Ketua Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Askab PSSI Jember Bambang Siswanto mengatakan, dirinya belum menerima banding baik secara tertulis maupun lisan hingga kemarin (30/4). Dia menjelaskan bahwa yang dikeluhkan tim calon ketua Ardi Pujo Prabowo sepatutnya bukan banding, melainkan keluhan. “Bukan banding itu. Banding apanya wong semua sudah lolos. Yang bersangkutan (Ardi Pujo Prabowo, Red) juga lolos verifikasinya,” ucapnya.

Dia menjelaskan, banding dinyatakan jika ada salah satu calon yang merasa dirugikan lantaran tidak lolos dari verifikasi. Untuk mengajukan banding, calon yang bersangkutan harus menyampaikannya sendiri. Sebab, dalam rapat hasil verifikasi, Kamis (29/4) lalu, yang menyatakan keberatan adalah tim pengusung. Bukan terkait ketidaklolosan, melainkan tentang persyaratan.

Menurut dia, jika ada yang merasa keberatan dengan persyaratan dalam formulir pendaftaran bakal calon, seharusnya disampaikan pada waktu menyerahkan formulir. “Formulir yang bersangkutan juga sudah dikirim. Persyaratannya semua juga telah diisi. Jadi, lucu kalau keberatan. Kalau keberatan dengan persyaratan, ya formulir tidak perlu diisi,” tegasnya.

Bambang sendiri tidak paham mengapa muncul keberatan saat pengumuman hasil verifikasi bakal calon ketua, wakil ketua, dan anggota komite eksekutif (exco). “Motivasinya kami tidak tahu. Seandainya tidak lolos, baru banding. Dia kan lolos,” paparnya.

Dia menjelaskan, tugas komisi pemilihan adalah melakukan verifikasi data berkas secara administrasi. Sementara, terkait pasal 34 ayat 4 dalam statuta PSSI, menurut Bambang, itu adalah ranah kongres PSSI pusat.

Dia membenarkan bahwa dalam statuta PSSI yang dimaksud terdapat kata-kata mengenai keaktifan dalam sepak bola setidaknya lima tahun. Namun, tidak dijelaskan secara spesifik mengenai keaktifan itu. “Sekarang yang dikatakan aktif dalam sepak bola itu seperti apa. Tidak menjelaskan secara spesifik,” ucapnya. Menurutnya, menonton sepak bola saja bisa dikatakan aktif, jika mengacu pada Statuta PSSI tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Upaya banding dari kubu salah satu calon ketua PSSI Jember, yaitu Ardi Pujo Prabowo, terus dilanjutkan. Sebelumnya, diketahui Joni Budi Utomo, Ketua Klub Macan Putih, melakukan interupsi karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Kala itu Joni mewakili Ardi dalam penetapan hasil verifikasi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember.

Sayangnya, Komisi Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember menilai upaya banding tersebut tidak sesuai kondisi. Lantaran calon yang mengajukan banding telah dinyatakan lolos verifikasi, sehingga dirasa tidak ada yang dirugikan.

Ketua Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Askab PSSI Jember Bambang Siswanto mengatakan, dirinya belum menerima banding baik secara tertulis maupun lisan hingga kemarin (30/4). Dia menjelaskan bahwa yang dikeluhkan tim calon ketua Ardi Pujo Prabowo sepatutnya bukan banding, melainkan keluhan. “Bukan banding itu. Banding apanya wong semua sudah lolos. Yang bersangkutan (Ardi Pujo Prabowo, Red) juga lolos verifikasinya,” ucapnya.

Dia menjelaskan, banding dinyatakan jika ada salah satu calon yang merasa dirugikan lantaran tidak lolos dari verifikasi. Untuk mengajukan banding, calon yang bersangkutan harus menyampaikannya sendiri. Sebab, dalam rapat hasil verifikasi, Kamis (29/4) lalu, yang menyatakan keberatan adalah tim pengusung. Bukan terkait ketidaklolosan, melainkan tentang persyaratan.

Menurut dia, jika ada yang merasa keberatan dengan persyaratan dalam formulir pendaftaran bakal calon, seharusnya disampaikan pada waktu menyerahkan formulir. “Formulir yang bersangkutan juga sudah dikirim. Persyaratannya semua juga telah diisi. Jadi, lucu kalau keberatan. Kalau keberatan dengan persyaratan, ya formulir tidak perlu diisi,” tegasnya.

Bambang sendiri tidak paham mengapa muncul keberatan saat pengumuman hasil verifikasi bakal calon ketua, wakil ketua, dan anggota komite eksekutif (exco). “Motivasinya kami tidak tahu. Seandainya tidak lolos, baru banding. Dia kan lolos,” paparnya.

Dia menjelaskan, tugas komisi pemilihan adalah melakukan verifikasi data berkas secara administrasi. Sementara, terkait pasal 34 ayat 4 dalam statuta PSSI, menurut Bambang, itu adalah ranah kongres PSSI pusat.

Dia membenarkan bahwa dalam statuta PSSI yang dimaksud terdapat kata-kata mengenai keaktifan dalam sepak bola setidaknya lima tahun. Namun, tidak dijelaskan secara spesifik mengenai keaktifan itu. “Sekarang yang dikatakan aktif dalam sepak bola itu seperti apa. Tidak menjelaskan secara spesifik,” ucapnya. Menurutnya, menonton sepak bola saja bisa dikatakan aktif, jika mengacu pada Statuta PSSI tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/