Radar Jember - Langkah kecil di kantor-kantor kecamatan itu ternyata berdampak besar. Sejak awal tahun diluncurkan, program Peta Cinta tercatat telah melayani puluhan ribu warga Jember yang mengurus pencetakan KTP elektronik maupun KIA.
Inovasi yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember ini menjadi jawaban atas persoalan klasik pelayanan adminduk.
Antrean panjang dan jarak tempuh yang jauh kini mulai terurai seiring dibukanya layanan cetak di 28 kecamatan.
Kepala Disdukcapil Jember, Bambang Saputro, menyebut animo masyarakat cukup tinggi sejak hari pertama diberlakukan.
Banyak warga yang sebelumnya menunda pencetakan, kini memanfaatkan kemudahan tersebut.
Menurutnya, distribusi 68 ribu blanko KTP ke seluruh kecamatan menjadi faktor penting kelancaran layanan.
“Stok yang memadai membuat proses pencetakan bisa dilakukan tanpa menunggu lama,” tuturnya.
Program ini resmi diluncurkan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik di daerah.
Pemerintah kabupaten menargetkan layanan adminduk semakin dekat dan merata.
Warga yang datanya telah terekam sebelumnya bisa langsung mencetak dokumen di kecamatan masing-masing.
Sementara pengajuan baru diproses dengan estimasi penyelesaian sekitar empat hari kerja.
Selain memangkas waktu tunggu, kehadiran Peta Cinta juga mengurangi beban biaya transportasi masyarakat, terutama dari wilayah pinggiran.
Dampaknya, kantor Disdukcapil pusat tidak lagi dipadati pemohon seperti sebelumnya.
Dengan capaian puluhan ribu layanan dalam waktu relatif singkat, Peta Cinta dinilai menjadi bukti bahwa pelayanan publik bisa bergerak lebih cepat dan responsif.
Pemerintah berharap kesadaran administrasi kependudukan warga terus meningkat seiring kemudahan yang telah tersedia. (ika/dhi)
Editor : M. Ainul Budi