LUMAJANG,- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang 2024 ternyata sukses memberikan solusi riil terhadap keberadaan Bank Sampah ASOKA Desa Karangsari.
Bank Sampah Asoka ini berada di desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Solusi ini berupa pembuatan aplikasi bank sampah yaitu Aplikasi PUSAKA(Pusat Sampah Karangsari) yang didalmnya terdapat market place, simpan pinjam, harga setiap jenis sampah dan total sampah yang sudah terurai, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengelola, menjual dan menginvestasikan hasil penjualan sampah dalam bentuk tabungan.
Tindak hanya simpan pinjam alokasi pembelian sembakopun tersedia di dalam aplikasi ini. Ketua Pengusul PPK Ormawa UKM KSPM Intitut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang, Meydia Dwi Anisa menjelaskan sebelum menentukan kegiatan ini pihaknya melalukan cek langsung ke lapangan ‘’ Di lapangan ditemukan Bank Sampah belum optimal,’’ jelasnya. Hal ini karena tidak termanajemen dengan baik sehingga masyarakat hanya menyetorkan tanpa adanya keberlanjutan kompensasi secara signifikan.
Solusinya adalah dengan didirikannya Rumah Sampah Digital ini masyarakat semakin cerdas dalam pemilahan dan pengelolaan sampah, karena sudah terakomodir pada aplikasi PUSAKA. Memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait menukar sampah bisa dijadikan produk yang diperjualkan. ‘’Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan tata cara penggunaan Aplikasi PUSAKA,’’tambahnya.
Kegiatan ini ada luaran wajib dan tambahan. ‘’ Luaran wajib dan tambahan ada beberapa item,’’ kata Dosen Pendamping PPK Ormawa Dr. Emmy Ermawati, S.E., M.M mengungkapkan. Yaitu, luaran wajib Buku Refleksi Kegiatan, Ringkasan Ekskutif, Media Publikasi dan Poster. Untuk luaran tambahan adalah Produk rill berupa berdirinya Rumah Sampah Digital yang dibekali dengan aplikasi PUSAKA (Pusat Sampah Karangsari).
Kemudian. Artikel ilmiah (Karya ilmu yang menyajikan fakta umum), publikasi media massa secara online melalui media sosial seperti instagram, youtube dan Modul atau manual pembelajaran cara penggunaan aplikasi PUSAKA dan bagaimana cara daur ulang sampah yang benar dan bernilai jual.
Sementara anggota dari kegiatan ini adalah: Dini Dwi Septi Anggraeni, Handika Bagus Candra , Meilita Dwi Saputri, Muhammad David Alviansyah, Muhammad Akmal Fakhredza, Nanda Vela Nia Andriyanti, Nur Amaliyah, Rizki Romadhona, dan Siti Nur Aisyatul Hasanah
Editor : Radar Digital